Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa lebih dari separuh penduduk miskin di Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sedangkan Kalimantan menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit, Selasa (5/8/2026).
Jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa mencapai 12,02 juta orang atau sekitar 52,42% dari total penduduk miskin nasional, menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud.
"Yang pertama jumlah penduduk miskin masih terkonsentrasi di pulau Jawa yaitu sebanyak 12,02 juta atau sekitar 52,42% dari keseluruhan penduduk miskin yang ada di Indonesia," ujar Edy.
Sementara itu, Kalimantan mencatat jumlah penduduk miskin paling rendah dibandingkan pulau-pulau besar lain dengan sekitar 870 ribu orang atau setara 3,79% dari total penduduk miskin di Indonesia.
Edy juga menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Indonesia mengalami penurunan jika dibandingkan dengan September 2025. Penurunan terdalam terjadi di Pulau Jawa dengan angka 0,21%.
"Jika dibandingkan dengan September 2025 penurunan tingkat kemiskinan terjadi di semua wilayah di Indonesia penurunan paling dalam terjadi di pulau Jawa yaitu turun sebesar 0,21%," tutur Edy.
Data BPS melaporkan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2026 turun menjadi 22,93 juta orang atau setara 8,07% dari total penduduk. Angka ini berkurang sebanyak 430 ribu orang dibandingkan September 2025, dilansir dari Detik Finance.







