BRI Salurkan KUR Perumahan Rp10 Komma 6 Triliun Per Juli 2026

29 Juli 2026, 06:16 WIB

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebesar Rp10,6 triliun atau 88,3 persen dari target pemerintah hingga Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Papanskor.

Penyaluran pembiayaan tersebut setara dengan 77.592 unit rumah, yang secara volume telah menembus 167 persen dari target awal sebanyak 46.230 unit. Kinerja ini menjadikan BRI sebagai penyalur terbesar dalam Program 3 Juta Rumah.

Dalam pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada Selasa (21/7), Direktur Utama BRI Hery Gunardi memaparkan perkembangan penyaluran program pembiayaan bersubsidi tersebut.

"Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89%. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan," ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.

Selain KUR Perumahan, BRI mengakselerasi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang menembus 19.075 unit per 20 Juli 2026. Dari total mandat pembiayaan perumahan nasional sebanyak 430.535 unit, BRI memegang porsi 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen.

Atas capaian tersebut, Kementerian PKP memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja perbankan pelat merah ini yang dinilai menjadi yang tertinggi di antara lembaga keuangan lainnya.

"Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan. Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Secara nasional, porsi plafon target KUR Perumahan BRI menyumbang 24 persen dari total alokasi nasional sebesar Rp50 triliun. Manajemen BRI optimistis tren positif penyaluran pembiayaan ber bunga rendah ini berlanjut hingga penghujung tahun.

“KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Jadi, pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6% per tahun atau sekitar 0,5% per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau.

Hal tersebut membuat masyarakat antusias. Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” jelas Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang