Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi merilis hasil undian Kejuaraan Dunia 2025 pada Rabu (13/8) sore. Pengumuman ini dikeluarkan dua pekan sebelum turnamen bergengsi tersebut resmi dimulai.
Sebanyak 12 wakil Indonesia dipastikan siap bertanding untuk memperebutkan gelar juara dunia. Seperti dikutip dari Papanskor, hasil undian ini menempatkan para pemain Indonesia di jalur yang menantang pada fase kedua atau ketiga.
Mayoritas wakil Indonesia di sektor ganda menempati posisi unggulan sehingga mendapatkan keuntungan bye di babak 64 besar. Pengecualian terjadi pada sektor ganda campuran, di mana Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari harus merangkak dari babak awal.
Rinov/Pitha yang sedang berusaha mengembalikan performa terbaiknya musim ini dijadwalkan langsung bertemu pasangan Taiwan, Ming Che Lu/Hung En-Tzu. Tantangan awal juga harus dihadapi oleh tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang langsung bersua wakil tuan rumah, Toma Junior Popov, di babak 64 besar.
Menanggapi hasil undian tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PP PBSI Eng Hian menyatakan bahwa hasil ini merupakan yang terbaik. Menurutnya, tidak ada lawan yang mudah dalam turnamen selevel Kejuaraan Dunia.
"Hasil undian harus diterima, tidak bisa memilih lawan karena yang ikut adalah semua yang terbaik," ujar Eng Hian, melalui siaran press Humas PP PBSI, Rabu (13/8).
Pihak pelatnas kini fokus memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan strategi berdasarkan peta kekuatan calon lawan.
"Sekarang bagaimana mempersiapkan diri sebaik mungkin, masih ada kurang lebih satu minggu sebelum keberangkatan. Karena undian sudah rilis jadi sudah bisa memetakan program latihan sesuai dengan calon-calon lawan," Eng Hian, menambahkan.
Kejuaraan Dunia 2025 sendiri bakal bergulir pada 25-31 Agustus di Adidas Arena atau Arena Porte de La Chapelle, Paris, Prancis. Venue pertandingan ini sebelumnya juga merupakan lokasi panggung bulutangkis pada Olimpiade Paris 2024.







