Ramuan Tradisional untuk Menghilangkan Lebam dan Bengkap Tanpa Obat Kimia

20 Juni 2026, 15:55 WIB

Menemukan bagian tubuh mengalami memar atau bengkak setelah benturan tentu menimbulkan rasa tidak nyaman. Menggunakan ramuan tradisional untuk menghilangkan lebam seperti kombinasi beras dan kencur menjadi pilihan turun-temurun masyarakat Indonesia. Metode tradisional ini tidak hanya mengandalkan warisan leluhur semata, melainkan didukung oleh kandungan zat aktif di dalam bahan-bahannya.

Ramuan luar yang sering disebut sebagai parem ini bekerja dengan memanfaatkan sifat antiinflamasi alami. Memahami khasiat beras kencur secara mendalam membantu kita mengoptimalkan efektivitasnya saat diaplikasikan pada kulit. Artikel ini akan mengupas tuntas cara membuat beras kencur sendiri khusus untuk pemakaian luar pada area tubuh yang mengalami pembengkakan.

Secara ilmiah, beras memiliki nama latin Oryza sativa, sedangkan kencur dikenal dengan nama Kaempferia galanga L. Kombinasi keduanya menghasilkan sinergi zat aktif yang sangat baik untuk memulihkan jaringan tubuh yang cedera.

Berdasarkan data medis yang dilansir dari Alodokter, beras mengandung kalsium, fosfor, kalium, dan beberapa vitamin penting. Kandungan kalsium dan fosfor ini mendukung kesehatan jaringan, sementara kalium membantu mengatur keseimbangan cairan di area yang bengkak. Di sisi lain, rimpang kencur menyimpan kekayaan senyawa bioaktif yang melimpah. Informasi dari Good Doctor menyebutkan bahwa kencur mengandung flavonoid, kalium, fosfor, magnesium, zat besi, mangan, zinc, seng, paraeumarin, dan asam cinnamic.

Kandungan flavonoid dan asam cinnamic pada kencur memiliki sifat antiinflamasi yang kuat untuk meredakan peradangan, menurunkan pembengkakan, dan mengurangi rasa nyeri secara alami.

Meskipun jamu beras kencur sering dikonsumsi sebagai minuman kesehatan, aplikasi topikal berupa parem oles memberikan efek langsung pada area yang sakit. Efek hangat dari kencur merangsang sirkulasi darah sehingga cairan yang terperangkap di dalam jaringan bengkak dapat segera terserap kembali.

Cara Bikin Beras Kencur untuk Bengkak secara Tradisional

Membuat ramuan luar untuk mengatasi memar berbeda dengan membuat jamu untuk diminum. Versi oles atau parem membutuhkan tekstur yang lebih pekat agar dapat menempel dengan baik di atas permukaan kulit yang cedera.

Persiapan Bahan dan Alat

Untuk membuat ramuan tradisional ini, Anda hanya memerlukan dua bahan utama yang sangat mudah ditemukan di dapur. Pastikan kualitas bahan dalam kondisi baik agar zat aktifnya bekerja dengan maksimal.

  • 50 gram kencur segar (cuci bersih dan kupas kulitnya)
  • 100 gram beras putih berkualitas baik
  • Air bersih secukupnya untuk merendam
  • Cobek dan ulekan batu

Langkah-Langkah Pembuatan Parem

Proses pembuatan diawali dengan merendam beras putih di dalam air bersih. Berdasarkan panduan resep tradisional dari Cookpad, waktu perendaman beras untuk parem oles adalah sekitar 10–20 menit agar beras menjadi lunak saat dihaluskan.

Setelah tekstur beras mulai melunak, tiriskan airnya secara keseluruhan. Tempatkan beras tersebut ke dalam cobek batu, lalu tumbuk perlahan hingga hancur namun tidak perlu sampai menjadi tepung yang terlalu halus.

Langkah berikutnya adalah memasukkan 50 gram kencur yang sudah dikupas ke dalam cobek bersama beras. Ulek kedua bahan tersebut secara bersamaan hingga menyatu dan membentuk tekstur seperti pasta kental yang siap diaplikasikan.

Tutorial membuat parem beras kencur | devita fadh

Panduan Penggunaan dan Kandungan Nutrisi Ramuan

Mengaplikasikan ramuan tradisional ini harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan iritasi kulit. Bersihkan area yang bengkak terlebih dahulu menggunakan air hangat, kemudian keringkan dengan handuk lembut.

Ambil pasta beras kencur secukupnya, lalu oleskan secara merata di atas bagian tubuh yang memar atau bengkak. Biarkan ramuan tersebut mengering dengan sendirinya di atas kulit selama beberapa jam sebelum dibilas hingga bersih.

Untuk memahami lebih dalam mengenai kandungan yang ada di dalam kedua bahan alami ini, Anda dapat mencermati struktur nutrisi makro dan mikronya melalui data berikut.

Kandungan Unsur Kimia dan Nutrisi Alami Beras Kencur
Bahan Alami Nama Ilmiah Kandungan Nutrisi Utama
Beras Oryza sativa Kalsium, fosfor, kalium, vitamin
Kencur Kaempferia galanga L. Flavonoid, kalium, fosfor, magnesium
Kencur (Tambahan) Kaempferia galanga L. Zat besi, mangan, zinc, paraeumarin

Anjuran konsumsi jamu beras kencur untuk kesehatan secara umum adalah sebanyak 2 kali dalam sehari jika digunakan sebagai terapi dari dalam. Namun, untuk penggunaan luar berupa parem oles, Anda bisa mengaplikasikannya 1 hingga 2 kali sehari secara rutin hingga bengkak mengempis.

Manfaat Pendamping dan Batasan Medis Beras Kencur

Selain ampuh untuk mengatasi bengkak akibat benturan, beras kencur memiliki rekam jejak yang baik dalam dunia pengobatan tradisional. Komunitas medis lokal pun terus melakukan penelitian terhadap efektivitas tanaman rimpang ini. Sebagai contoh, hasil riset dari Universitas Gadjah Mada (UGM) membuktikan bahwa konsumsi beras kencur dapat mempercepat proses penyembuhan luka perineum akibat robekan pasca persalinan pada ibu melahirkan. Hal ini menunjukkan kekuatan regenerasi sel yang dipicu oleh kandungan kencur.

Walaupun ramuan ini sangat bermanfaat, penting untuk diingat bahwa parem beras kencur hanya berfungsi sebagai terapi pendamping untuk cedera ringan seperti memar, keseleo, atau bengkak permukaan. Ramuan herbal tidak ditujukan untuk mengobati patah tulang atau cedera sendi yang parah. Hindari mengoleskan pasta beras kencur di atas kulit yang memiliki luka terbuka, robek, atau berdarah.

Sifat hangat dari kencur dapat memicu rasa perih yang kuat dan berisiko menimbulkan iritasi jika mengenai jaringan kulit bagian dalam. Masyarakat juga sering memanfaatkan ramuan ini untuk berbagai keluhan pencernaan. Penggunaan cara mengatasi perut kembung dengan beras kencur biasanya dilakukan dengan meminum air perasan kencur yang telah direbus bersama bahan herbal pendukung lainnya.

Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan lebih lanjut jika pembengkakan tidak kunjung menyusut dalam waktu tiga hari. Penanganan mandiri di rumah harus dihentikan apabila muncul reaksi alergi kulit seperti ruam merah atau rasa gatal yang hebat setelah pemakaian parem.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang