Skor AnTuTu Selisih Jauh, Ini Cara Membedakan Xiaomi Redmi Note 3 dan Note 3 Pro

10 Juli 2026, 06:10 WIB

Mengetahui cara membedakan note 3 dan note 3 pro menjadi tantangan tersendiri karena kedua perangkat ini memiliki desain bodi luar yang sangat identik. Banyak pengguna yang terkecoh saat membeli perangkat bekas di pasar sekunder karena kemiripan visual yang luar biasa di antara keduanya.

Meskipun tampak kembar dari luar, sektor dapur pacu dan kemampuan pemrosesan gambar kedua ponsel ini sebenarnya sangat berbeda jauh. Kesalahan dalam mengidentifikasi varian dapat membuat Anda mendapatkan performa yang tidak sesuai dengan ekspektasi atau salah dalam memilih firmware saat melakukan perbaikan software.

Sebagai praktisi yang sering menangani permasalahan perangkat Android lawas, saya berulang kali menemui pengguna yang salah mengira varian perangkat mereka. Mari kita bedah langkah demi langkah yang akurat untuk mengidentifikasi perbedaan kedua ponsel ini secara mendalam.

Membeli ponsel keluaran tahun 2016 pada masa sekarang tentu menuntut kejelian ekstra, terutama karena dukungan software resmi yang sudah lama berakhir. Xiaomi Redmi Note 3 versi standar pertama kali meluncur pada Maret 2016, kemudian disusul oleh Xiaomi Redmi Note 3 Pro tidak berselang lama setelahnya.

Dari pengalaman saya menangani perangkat ini, salah mengenali varian bisa berakibat fatal, terutama saat Anda berniat melakukan flashing rom atau modifikasi sistem. Kegagalan memahami jenis hardware di dalam bodi ponsel berpotensi menyebabkan perangkat mengalami mati total atau hard brick.

Perubahan kebijakan di Indonesia juga sempat memengaruhi peredaran unit ini di pasar lokal. Saat kedua ponsel ini beredar, syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN di Indonesia ditingkatkan menjadi 30% oleh pemerintah.

Regulasi TKDN sebesar 30% membuat beberapa varian resmi mengalami penyesuaian distribusi, sehingga varian garansi distributor menjadi sangat marak beredar dengan spesifikasi yang membingungkan bagi konsumen awam.

Oleh karena itu, Anda tidak bisa hanya mengandalkan tampilan fisik atau sekadar melihat tulisan di dus penjualan yang bisa saja ditukar oleh penjual nakal. Pemeriksaan harus masuk ke detail hardware dan performa sistem.

Langkah Tepat Membedakan Melalui Spesifikasi Hardware

Langkah paling valid untuk mengenali perbedaan kedua gawai ini adalah dengan memeriksa komponen internalnya secara langsung melalui aplikasi pihak ketiga atau menu informasi sistem. Sektor chipset dan kartu grafis merupakan pembeda paling mutlak yang tidak bisa dimanipulasi dengan mudah.

  1. Unduh aplikasi identifikasi hardware seperti CPU-Z atau AIDA64 melalui file APK resmi atau toko aplikasi yang tersedia.
  2. Buka aplikasi tersebut lalu masuk ke menu SoC atau System untuk melihat informasi mengenai otak pemrosesan ponsel.
  3. Periksa arsitektur prosesor yang tertanam di dalam perangkat Anda dengan saksama.
  4. Lihat bagian GPU untuk memastikan jenis pengolah grafis yang digunakan oleh mesin ponsel tersebut.

Xiaomi Redmi Note 3 versi standar ditenagai oleh prosesor Octa-core MediaTek Helio X10 dengan kecepatan clock mencapai 2.0GHz. Sektor grafis pada varian standar ini mengandalkan GPU PowerVR G6200 atau G600 700Mhz yang memiliki karakteristik pemrosesan berbeda.

Sementara itu, Xiaomi Redmi Note 3 Pro mengusung arsitektur yang sepenuhnya berbeda karena berpindah ke chipset besutan Qualcomm. Perbedaan chipset ini berdampak langsung pada manajemen suhu, efisiensi daya, serta kompatibilitas custom ROM di komunitas pihak ketiga.

Menguji Performa Menggunakan Aplikasi Benchmark

Jika Anda masih ragu setelah melihat nama chipset, melakukan pengujian performa secara langsung menggunakan aplikasi benchmark akan memberikan jawaban yang sangat tegas. Perbedaan generasi arsitektur di antara kedua chipset ini menghasilkan lompatan skor performa yang sangat signifikan.

Dalam pengujian riil, Xiaomi Redmi Note 3 standar yang memakai MediaTek Helio X10 menorehkan Skor AnTuTu Benchmark di angka 48.882. Angka ini mencerminkan kemampuan pemrosesan delapan inti murni pada masanya untuk kebutuhan harian.

Di sisi lain, Xiaomi Redmi Note 3 Pro menunjukkan keunggulan performa yang masif dengan raihan Skor AnTuTu Benchmark mencapai 75.552. Selisih skor yang mencapai hampir 30 ribu poin ini menjadi bukti otentik bahwa varian Pro memiliki efisiensi arsitektur yang jauh lebih superior.

Perbedaan Xiaomi redmi note 3 pro dengan yang biasa,dan kelebihannya(Indonesia) | AIO Gadget

Kesalahan umum yang saya lihat adalah pembaca hanya terpukau oleh jumlah inti atau octa-core pada varian standar. Padahal, pengujian benchmark membuktikan bahwa arsitektur pada versi Pro bekerja jauh lebih responsif untuk mengeksekusi komputasi berat.

Memeriksa Slot Kartu Memori dan Fitur Dual SIM

Metode fisik berikutnya yang dapat Anda praktikkan tanpa menghidupkan ponsel adalah dengan memeriksa kompartemen baki kartu SIM. Desain baki kartu pada kedua ponsel ini mencerminkan perbedaan fungsionalitas yang sangat krusial bagi penyimpanan data Anda.

Varian standar dengan chipset MediaTek tidak mendukung ekspansi memori eksternal sama sekali, sehingga Anda harus puas dengan kapasitas internal bawaan. Sebaliknya, varian Pro menggunakan sistem slot hibrida yang memungkinkan pengguna mengorbankan SIM 2 demi memasang kartu microSD.

Perbandingan Spesifikasi Fisik dan Komponen Utama

Meskipun dari segi dimensi luar kedua perangkat ini memiliki ukuran bodi yang sama persis yaitu 150 x 76 x 8.7 mm, ada detail komponen lain yang berbeda. Bagian sensor kamera belakang menjadi pembeda fisik kecil yang bisa diamati dengan mata telanjang jika Anda melihatnya secara saksama.

Varian standar menggunakan sensor kamera yang memiliki resolusi lebih rendah dibandingkan versi Pro. Selain itu, jika Anda melihat harga rilisnya dulu di pasaran, kedua perangkat ini ditempatkan pada segmen harga yang berbeda oleh produsennya.

Untuk memudahkan Anda dalam melihat perbedaan data terstruktur di antara kedua perangkat ini, silakan simak rincian komparasi yang telah saya rangkum berdasarkan data factual dari Miui Tutorial dan Bhinneka berikut ini.

Perbandingan Spesifikasi Inti Xiaomi Redmi Note 3 vs Redmi Note 3 Pro
Parameter Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 3 (Standar) Xiaomi Redmi Note 3 Pro
Chipset Utama MediaTek Helio X10 2.0GHz
Pengolah Grafis (GPU) PowerVR G6200 / G600 700Mhz
Skor AnTuTu Benchmark 48.882 75.552
Dimensi Bodi Fisik 150 x 76 x 8.7 mm 150 x 76 x 8.7 mm
Kisaran Harga Rilis Rp2.800.000

Data di atas memperlihatkan bahwa ruang dimensi luar tidak mengalami perubahan sama sekali karena Xiaomi memanfaatkan cetakan bodi yang sama demi menekan biaya produksi. Namun, lompatan performa pada versi Pro menjadi daya tarik utama yang membuatnya lebih diburu oleh para pencinta gadget tanah air.

Bagi Anda yang sedang memegang unit tanpa dus dan ingin memastikan variannya secara instan, periksalah menu Pengaturan kemudian pilih Tentang Telepon. Jika kolom prosesor menampilkan frekuensi Octa-core 2.0GHz dengan GPU PowerVR, maka dapat dipastikan perangkat tersebut adalah Xiaomi Redmi Note 3 standar versi MediaTek.

Rekomendasi Identifikasi Akhir untuk Pengguna

Langkah terbaik dalam memastikan varian gawai ini adalah dengan memadukan pengecekan software melalui aplikasi CPU-Z dan melihat fungsionalitas baki kartu memori secara langsung. Jangan pernah bertumpu pada informasi stiker bodi bagian belakang atau tampilan menu tentang ponsel yang sudah dimodifikasi oleh oknum penjual menggunakan rom replika.

Kombinasi antara pengecekan jenis GPU PowerVR G6200 serta tidak adanya slot kartu memori eksternal menjadi bukti mutlak bahwa perangkat tersebut merupakan varian MediaTek standar dengan harga rilis kisaran Rp2.800.000 pada masa lalunya. Melakukan pengecekan secara berlapis seperti ini akan melindungi Anda dari kerugian finansial akibat salah memilih varian handphone bekas di pasaran.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang