Bikin Celana Sendiri Rumus Mudah Membuat Pola Celana Sirwal Longgar Pemula

7 Juli 2026, 16:37 WIB

Membuat celana panjang sendiri sering kali dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi orang yang baru belajar menjahit otodidak karena rumitnya potongan pesak dan paha. Masalah nyata yang sering dihadapi adalah celana yang terasa sempit di bagian selangkangan atau justru terlalu ketat saat dipakai duduk. Jika Anda ingin mengatasinya, memahami cara membuat pola celana sirwal adalah solusi terbaik karena potongannya yang longgar dan konstruksinya yang jauh lebih sederhana daripada celana jin atau celana kerja konvensional.

Celana sirwal atau yang kerap dikenal sebagai celana cingkrang merupakan model celana pria yang memiliki potongan menggantung, berbentuk lebar, dan panjangnya berada di atas mata kaki. Berdasarkan catatan sejarah dari fitinline.com, jenis celana sirwal ini sudah lama digunakan secara tradisional di Indonesia sebagai celana pakaian Betawi, pakaian beladiri, hingga busana tukang sate. Mode pakaian longgar ini sebenarnya memiliki akar historis yang kuat dari negara-negara muslim Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Turki.

Menariknya, tren mengenakan celana longgar atau celana panjang secara umum mengalami evolusi besar dari masa ke masa. Berdasarkan data sejarah, sebelum abad ke-20, pakaian wanita hampir seluruhnya hanya terdiri dari gaun dan rok pendek. Baru pada awal abad ke-20, wanita mulai mengenakan celana panjang, meskipun saat itu masih sangat terbatas untuk aktivitas menunggang kuda atau naik sepeda saja. Kebebasan berpakaian ini terus berkembang hingga pada era 1930-an, beberapa aktris papan atas seperti Marlene Dietrich mulai berani melakukan sesi pemotretan dengan mengenakan celana panjang resmi.

Sebelum kita masuk ke dalam rumus penggambaran pola, Anda harus menyiapkan peralatan wajib agar proses pemotongan kain tidak meleset. Kunci keberhasilan belajar menjahit otodidak adalah presisi sejak tahap draf awal.

Dalam kasus yang sering saya temui, banyak pemula yang asal menggunakan penggaris lurus biasa untuk menggambar lengkungan pesak. Kesalahan umum ini membuat bentuk selangkangan menjadi tidak proporsional dan tidak nyaman dipakai. Oleh karena itu, pastikan Anda menyiapkan penggaris lengkung khusus jahit (penggaris panggul dan penggaris bebek).

  • Kertas pola (bisa menggunakan kertas koran atau kertas sampul cokelat)
  • Pita ukur (meteran kain) dan kapur jahit
  • Penggaris lurus panjang dan penggaris lengkung pola
  • Gunting kain yang tajam (jangan campur dengan gunting kertas)
  • Bahan kain yang mudah dijahit untuk pemula seperti katun kombed atau katun madinah

Pilihlah bahan kain katun yang tidak licin agar saat Anda memotong kain berdasarkan pola, serat kain tidak bergeser dan mengubah ukuran asli yang sudah draf.

Menghitung Ukuran Pola Celana Sirwal Pria

Langkah berikutnya adalah mengambil ukuran badan. Karena celana sirwal pria mengutamakan kenyamanan dan kelonggaran, Anda tidak perlu mengukur terlalu ketat seperti saat membuat celana formal.

Ada empat ukuran utama yang wajib Anda ambil dari tubuh pemakai atau dari celana contoh yang sudah pas. Mari kita bedah cara mengukurnya secara akurat.

Cara Mengukur Lingkar Pinggang dan Pinggul

Ukurlah lingkar pinggang pas pada bagian tempat biasa celana dikancingkan. Namun, karena sirwal biasanya menggunakan karet elastis penuh pada pinggangnya, patokan utama yang kita besarkan adalah lingkar pinggul. Ukur lingkar pinggul terbesar, lalu tambahkan kelonggaran sekitar 10 hingga 15 sentimeter agar celana mudah dipakai dan tidak tersangkut di paha saat ditarik ke atas.

Cara Mengukur Panjang Celana dan Lebar Paha

Panjang celana sirwal diukur dari pinggang ke bawah hingga di atas mata kaki, sesuai karakteristik utamanya yang menggantung. Untuk lebar paha, ukurlah lingkar paha terbesar lalu bagi dua dan tambahkan minimal 5 sentimeter untuk ruang gerak yang longgar khas jenis celana sirwal.

Panduan Standar Ukuran Celana Sirwal untuk Postur Tubuh Indonesia
Ukuran Standar Lingkar Pinggul (cm) Panjang Celana (cm) Lebar Bawah (cm)
S 100 80 22
M 106 83 24
L 112 85 25
XL 120 88 26
Tutorial pola sirwal ( pattern tutorials) | Sajarum

Panduan Menggambar Pola Dasar Sirwal Secara Praktis

Kini saatnya menggambar pola di atas kertas. Berbeda dengan celana jin yang memisahkan pola depan dan belakang dengan sangat detail, celana sirwal jenis standar bisa dibuat dengan satu pola dasar yang disamakan antara depan dan belakang, atau hanya dibedakan sedikit pada tinggi pesak belakang.

Mari kita mulai menggambar dengan mengikuti urutan langkah demi langkah di bawah ini secara logis.

  1. Buat garis tegak lurus di tepi kertas. Garis vertikal sebagai panjang celana, garis horizontal di bagian atas sebagai garis pinggang.
  2. Tentukan titik turun pesak. Rumus mudahnya adalah (1/3 dari lingkar pinggul yang sudah ditambah longgar) + 3 sentimeter. Tarik garis horizontal dari titik ini untuk menjadi garis paha.
  3. Pada garis paha, ukur selebar (1/4 lingkar pinggul) + 5 sentimeter untuk membuat lengkungan pesak keluar. Hubungkan titik ini ke garis pinggang atas menggunakan penggaris lengkung bebek.
  4. Tentukan lebar bagian bawah celana sesuai selera kelonggaran Anda, lalu hubungkan titik ujung paha ke titik ujung bawah celana menggunakan penggaris agak lengkung.
  5. Tambahkan sisa ruang pada bagian atas sekitar 5 sentimeter untuk lipatan ban pinggang tempat memasukkan karet elastis.

Dari pengalaman saya menangani penjahit baru, mereka sering lupa menambahkan kampuh atau sisa kain untuk jahitan saat memotong kain. Pola yang kita buat di atas adalah pola pas, jadi pastikan Anda memberikan jarak tambahan sebesar 1,5 hingga 2 sentimeter di sekeliling pola saat menggunting kain nanti.

Penyelesaian Akhir dan Proses Pemotongan Kain

Setelah pola kertas Anda selesai dibentuk, letakkan pola tersebut di atas kain yang sudah dilipat ganda. Sematkan jarum pentul di beberapa titik agar kertas pola tidak bergeser saat digunting.

Gunting kain dengan mengikuti bentuk pola yang sudah diberi jarak kampuh jahitan. Setelah itu, Anda bisa langsung melangkah ke mesin jahit untuk menyatukan kedua lembar kain, dimulai dari menjahit bagian pesak terlebih dahulu sebelum menyatukan bagian pipa kaki.

Perkembangan tren pakaian longgar terus meluas dari tahun ke tahun. Jika pada era 1960-an penggunaan celana wanita mulai diizinkan di lingkungan sekolah dan resmi menjadi bagian tren mode pada tahun 1970-an, kini di tahun 2026 celana longgar seperti sirwal tidak lagi hanya dipandang sebagai pakaian ibadah atau tradisional saja. Fleksibilitas desainnya membuat celana ini diadopsi luas sebagai pakaian santai harian yang stylish bagi pria urban.

Eksperimen mandiri dengan memotong kain murah terlebih dahulu seperti kain blacu atau sisa perca berukuran besar sangat disarankan untuk menguji ketepatan rumus pola yang Anda buat sebelum memotong bahan kain utama yang mahal. Memahami dasar anatomi celana sirwal ini akan mempermudah Anda dalam memodifikasi model pakaian longgar lainnya di masa depan.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang