Gejala Tensi Darah Rendah Mengganggu? Coba Redakan dengan Teknik Pijatan Ini

5 Juli 2026, 04:01 WIB

Gejala tensi darah rendah sering kali datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas harian Anda, mulai dari pandangan berkunang-kunang hingga lemas. Banyak orang mencari alternatif alami seperti cara mengatasi darah rendah dengan pijatan guna merangsang kembali sirkulasi darah agar lebih optimal. Tekanan darah rendah atau hipotensi secara medis dikategorikan oleh beberapa ahli ketika ukuran sistoliknya berada pada angka 90 dan diastoliknya berada pada ukuran 60 mmHg.

Kondisi ini berbeda dengan tekanan darah normal yang berada di antara 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg, sedangkan darah tinggi atau hipertensi berada di atas 140/90 mmHg.

Pijat refleksi dan akupresur dipercaya dapat membantu menyeimbangkan kembali sistem sirkulasi tubuh melalui stimulasi titik-titik saraf tertentu.

Pijatan pada titik refleksi tertentu dapat membantu meningkatkan aliran darah dan menstimulasi sistem saraf otonom untuk meregulasi tekanan darah secara alami.

Memahami Gejala Tensi Darah Rendah yang Sering Muncul

Sebelum melakukan terapi, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda ketika tubuh Anda mengalami penurunan tekanan darah secara drastis.

Banyak individu mengeluhkan rasa melayang atau bertanya "kenapa kepala pusing pas bangun tidur?" yang sering kali menjadi indikasi dari hipotensi ortostatik.

Tanda Utama Tekanan Darah Menurun

Gejala yang paling sering dirasakan meliputi pusing berputar, lemas di seluruh tubuh, konsentrasi berkurang, hingga kulit yang terasa dingin.

Dalam beberapa kasus yang lebih parah, penurunan tensi mendadak bisa menyebabkan pingsan karena otak kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah.

Pemicu Terjadinya Hipotensi

Faktor dehidrasi, kurang tidur, hingga posisi berdiri yang terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring sering menjadi pemicu utamanya. Memahami pemicu ini membantu Anda untuk mengombinasikan terapi pijat dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat setiap hari.

Pijat refleksi kaki merupakan salah satu metode tradisional yang populer untuk memicu respons penyembuhan alami dan memperlancar aliran darah. Dilansir dari Alodokter, terdapat area khusus di bagian kaki yang memiliki keterkaitan erat dengan pengaturan sirkulasi dan tekanan darah tubuh.

Titik Refleksi Pangkal Jempol Kaki

Ukuran titik refleksi kaki untuk menurunkan tekanan darah berada di sekitar 1–1,5 cm dari pangkal jempol kaki Anda.

Meskipun area ini sering digunakan sebagai titik pijat menurunkan darah tinggi, stimulasi di area yang sama juga membantu menyeimbangkan sistem sirkulasi bagi penderita darah rendah.

Cara memijatnya adalah dengan menekan area tersebut secara kuat selama 15 sec, melepaskannya selama 5 sec, lalu mengulangi gerakan tersebut selama 2 menit.

Manfaat Tambahan Refleksi Kaki

Melakukan pijatan di area kaki tidak hanya berdampak pada pembuluh darah, tetapi juga memberikan efek relaksasi yang sangat dalam.

Bagi Anda yang sering mengalami gangguan tidur akibat kondisi fisik tidak stabil, terapi ini juga kerap dimanfaatkan sebagai pijat refleksi kaki untuk insomnia.

5 Cara Mudah Mengatasi Tekanan Darah Rendah | Alodokter

Stimulasi Titik Akupresur Pergelangan Tangan dan Tubuh

Selain area kaki, bagian tubuh lain seperti pergelangan tangan memiliki titik energetik yang sangat efektif untuk merangsang detak jantung dan tekanan darah.

Metode akupresur ini sangat praktis karena bisa Anda lakukan sendiri secara mandiri di mana saja saat merasakan gejala mulai muncul.

Titik Nei Guan (PC 6)

Berdasarkan informasi medis dari Hellosehat, titik pijat PC 6 atau Nei Guan terletak di pergelangan tangan bagian dalam, tepatnya sekitar 4 cm dari lipatan pergelangan tangan.

Tekan titik ini menggunakan ibu jari dengan tekanan yang stabil namun lembut selama satu hingga dua menit sambil menarik napas dalam-dalam.

Stimulasi pada titik Nei Guan ini diketahui efektif untuk meredakan mual, pusing, serta menstabilkan kembali denyut nadi yang melemah.

Titik Tai Chong (LV 3) untuk Keseimbangan

Berdasarkan penelitian mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman, terdapat studi mengenai pijat pada titik Tai Chong (LV 3) yang terletak di punggung kaki.

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 12 responden diberikan pijat Tai Chong menggunakan ibu jari dengan durasi selama 15 menit. Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya perubahan signifikan pada tekanan darah, di mana tekanan sistolik responden berkurang sebanyak 5–33 mmHg dan tekanan diastolik berkurang sebanyak 3–18 mmHg. Meskipun studi ini berfokus pada penurunan, stimulasi pada titik akupresur ini bekerja secara adaptogenik untuk menormalisasi regulasi vaskular tubuh.

Titik ini juga kerap diidentifikasi sebagai titik akupresur sakit kepala darah tinggi karena kemampuannya dalam melancarkan sumbatan energi vaskular.

Panduan Praktis Melakukan Terapi Mandiri di Rumah

Agar mendapatkan hasil yang optimal dan aman, proses pemijatan harus dilakukan dengan teknik serta urutan yang benar.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda ikuti saat mempraktikkan cara menaikkan tensi darah yang drop melalui terapi pijat mandiri:

  • Pastikan Anda berada dalam posisi duduk atau berbaring yang rileks sebelum memulai pijatan.
  • Gunakan minyak pijat atau losion untuk mengurangi gesekan langsung pada kulit sensitif.
  • Mulailah dengan tekanan ringan pada titik PC 6 di pergelangan tangan selama 1 menit sebelum berpindah ke area kaki.
  • Lanjutkan pemijatan pada pangkal jempol kaki dengan ritme tekanan sesuai instruksi klinis.
  • Istirahat sejenak setelah terapi selesai dan hindari langsung berdiri secara mendadak.

Komparasi Parameter Tekanan Darah Berdasarkan Kondisi Medis

Untuk memudahkan Anda memahami batasan angka tensi, berikut adalah tabel klasifikasi tekanan darah yang dihimpun dari berbagai sumber medis otoritatif.

Klasifikasi Tekanan Darah Berdasarkan Batas Sistolik dan Diastolik
Kategori Tekanan Darah Batas Sistolik (mmHg) Batas Diastolik (mmHg)
Darah Rendah (Hipotensi) 90 60
Tekanan Darah Normal 90–120 60–80
Darah Tinggi (Hipertensi) 140 90

Langkah Pendamping untuk Menstabilkan Tekanan Darah

Terapi pijat akan memberikan hasil yang jauh lebih maksimal jika didukung oleh pemenuhan kebutuhan cairan tubuh harian secara disiplin. Menurut rekomendasi kesehatan yang dipublikasikan oleh Halodoc, penanganan darah rendah membutuhkan hidrasi yang cukup untuk meningkatkan volume darah.

Rekomendasi minum air putih untuk meningkatkan jumlah darah dan tekanan darah adalah minimal 8 gelas setiap hari. Selain mencukupi konsumsi air putih, penderita juga disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan porsi kecil namun lebih sering guna mencegah penurunan tekanan darah pascamakan.

Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan medis lebih lanjut atau jika gejala darah rendah Anda tidak kunjung membaik setelah melakukan terapi mandiri. Penerapan pijat refleksi pada titik yang tepat disertai dengan hidrasi yang konsisten sebanyak 8 gelas sehari menjadi kombinasi alami yang sangat baik untuk menjaga stabilitas sirkulasi darah Anda.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang