Lantai Mengkilap Tanpa Amis 7 Langkah Praktis Mengepel Keramik Rumah

3 Juli 2026, 22:12 WIB

Menjaga lantai rumah tetap bersih berkiilau sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak penghuni rumah. Pertanyaan yang sering muncul di benak kita adalah "gimana cara mengepel lantai biar mengkilap tanpa menyisakan rasa lengket?" Lantai keramik memiliki karakteristik unik karena terbuat dari tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi. Proses ini menghasilkan permukaan yang keras, tahan lama, tidak mudah lembap, serta memiliki permukaan yang halus.

Meski terlihat sangat rapat, keramik sebenarnya memiliki pori-pori mikroskopis yang dapat menyerap noda jika tidak dibersihkan dengan benar. Dengan perawatan yang tepat, lantai keramik dapat bertahan hingga puluhan tahun di rumah Anda.

Langkah awal yang sering diabaikan adalah pemilihan alat pembersih yang sesuai dengan jenis permukaan lantai. Kesalahan memilih sapu atau kain pel bisa membuat kotoran justru menyebar ke seluruh ruangan.

Memilih Jenis Sapu untuk Mengangkat Debu

Sebelum air pel menyentuh lantai, pastikan seluruh debu dan kotoran padat sudah terangkat sempurna dari permukaan keramik. Anda bisa memilih jenis sapu berdasarkan kenyamanan dan kebutuhan ruangan.

  • Sapu Ijuk: Terbuat dari serat pohon aren dengan bulu yang lentur sehingga mudah mengangkat debu kecil di sudut ruangan.
  • Sapu Sintetis atau Plastik: Cenderung lebih awet dibandingkan sapu ijuk, tidak mudah rusak, dan memiliki bulu yang tersusun rapi untuk kotoran yang lebih besar.

Memilih Alat Pel Berdaya Serap Tinggi

Dari pengalaman saya menangani berbagai jenis kebersihan rumah, pemilihan material kain pel sangat menentukan hasil akhir lantai. Hindari kain pel yang meninggalkan serat atau benang setelah digunakan.

Sangat disarankan menggunakan kain pel microfiber untuk hasil terbaik. Kapasitas serap kain pel microfiber sangat luar biasa karena mampu menyerap cairan sebanyak 7-8 kali berat kain tersebut dan mudah kering setelah diperas.

Berikut adalah perbandingan karakteristik alat pembersih yang umum digunakan untuk lantai rumah:

Karakteristik Alat Pembersih Lantai Rumah
Jenis Alat Pembersih Bahan Baku Utama Kelebihan Utama
Sapu Ijuk Serat pohon aren Bulu lentur mudah angkat debu kecil
Sapu Sintetis Plastik Lebih awet dan bulu tersusun rapi
Kain Pel Microfiber Serat microfiber Serap cairan 7-8 kali berat kain

Langkah Demi Langkah Mengepel Lantai Keramik

Prosedur mengepel tidak boleh dilakukan secara acak agar tidak memicu masalah baru pada permukaan lantai. Ikuti urutan logis berikut untuk mendapatkan hasil lantai keramik kinclong yang bertahan lama.

Cara Mengepel Lantai Keramik Agar Mengkilap | Zulaikha pratiwy

Metode pembersihan yang sistematis memastikan seluruh pori-pori mikroskopis keramik terbebas dari sisa lemak dan debu yang menempel.

Pertama, bersihkan lantai dari debu menggunakan sapu ijuk atau sapu sintetis. Pastikan area kolong furnitur dan sudut ruangan tidak terlewat dari proses penyapuan ini. Kedua, siapkan ember bersih lalu campurkan cairan pembersih lantai sesuai dengan takaran standar. Umumnya mencampurkan 120 ml cairan pembersih lantai untuk setiap 4 liter air hangat agar formula bekerja maksimal.

Ketiga, celupkan kain pel microfiber ke dalam ember lalu peras hingga kondisinya lembap, bukan basah kuyup. Kesalahan umum yang saya lihat adalah membiarkan kain pel terlalu basah sehingga air menggenang di lantai. Keempat, mulailah mengepel dari sudut terdalam ruangan menuju ke arah pintu keluar. Langkah berurutan ini mencegah Anda menginjak kembali area lantai keramik yang sudah bersih dan basah.

Trik Khusus Menggunakan Metode Air Panas

Bagi Anda yang menginginkan kebersihan ekstra, ada trik khusus yang sempat viral di media sosial Threads pada hari Rabu, 25 Februari 2026. Banyak pengguna membagikan metode mengepel lantai keramik pakai air panas untuk hasil maksimal.

Metode khusus ini menggunakan air panas sebanyak 1.500 ml yang disiram ke kain pel datar (flat mop) di dalam ember bersih. Uap dan suhu tinggi dari air panas terbukti efektif mengangkat sisa lemak yang menempel pada lantai.

Namun, Anda harus berhati-hati saat memeras kain pel agar tangan tidak terluka akibat suhu air. Pastikan menggunakan alat pel datar yang memiliki mekanisme pemeras otomatis agar lebih aman saat diaplikasikan.

Mengatasi Masalah Bau Amis dan Lantai Lengket

Pertanyaan miring seperti "kenapa lantai rumah habis dipel bau amis?" sering kali dilontarkan oleh penghuni rumah yang merasa kecewa dengan hasil kerjanya. Masalah ini biasanya muncul karena ember atau kain pel yang digunakan dalam kondisi kotor.

Untuk menerapkan cara mengatasi lantai lengket setelah dipel, pastikan Anda selalu membilas kain pel secara berkala. Jangan gunakan air pel yang sudah hitam dan keruh untuk membersihkan ruangan lain.

Sisa detergen yang terlalu banyak dari cairan pembersih juga bisa meninggalkan lapisan lengket. Lapisan lengket inilah yang kemudian menangkap debu baru dengan cepat sehingga keramik kembali kusam.

Bahaya Kandungan Kimia Korosif pada Keramik

Dalam kasus yang sering saya temui, banyak orang nekat menggunakan cairan pembersih toilet yang keras untuk membersihkan noda membandel di lantai ruang tamu. Tindakan ini sangat berbahaya bagi kelangsungan lantai rumah Anda.

Kandungan asam sulfat atau asam klorida pada cairan pembersih memiliki sifat korosif yang kuat. Formula keras tersebut dapat menghilangkan lapisan glazur, yaitu mineral pembentuk kaca yang dibuat dengan suhu tinggi pada permukaan keramik.

Ketika lapisan glazur ini rusak atau hilang, lantai keramik akan kehilangan kilaunya secara permanen. Lantai akan berubah menjadi sangat kasar dan pori-porinya terbuka lebar sehingga noda berikutnya akan lebih mudah meresap.

Cara Menghilangkan Noda Minyak Membandel

Dapur merupakan area yang paling sering terkena tumpahan minyak sisa memasak. Jika Anda mencari cara menghilangkan noda minyak di lantai, jangan langsung menyekanya dengan kain pel basah karena minyak akan menyebar.

Solusi terbaik adalah menggunakan bahan dapur bertekstur bubuk kering seperti tepung terigu. Taburkan tepung terigu secukupnya di atas noda tumpahan minyak hingga tertutup sempurna.

Waktu reaksi tepung terigu membutuhkan waktu didiamkan selama 1-2 jam setelah ditaburkan di atas noda sebelum akhirnya dibersihkan. Tepung akan menyerap seluruh molekul minyak secara optimal sehingga lantai keramik bisa langsung disapu dan dipel tanpa menyisakan rasa licin.

Rekomendasi Pembersihan Rutin Berdasarkan Jenis Keramik

Setiap hunian terkadang menggunakan jenis keramik yang berbeda-beda untuk setiap ruangan. Jenis-jenis keramik yang populer di pasaran saat ini meliputi keramik biasa, keramik porselen, keramik granit alam, keramik marmer, hingga homogenous tile.

Untuk keramik biasa dan porselen, perawatan harian cukup menggunakan cairan pembersih lantai standar dengan takaran baku. Sementara untuk granit alam dan marmer, hindari cairan yang mengandung asam sama sekali agar pola alaminya tidak rusak.

Pembersihan berkala minimal dua kali seminggu menggunakan kain pel microfiber terbukti efektif menjaga kilau alami seluruh jenis lantai tersebut. Pastikan sirkulasi udara di dalam ruangan berjalan baik agar lantai yang baru saja dipel bisa mengering dengan sempurna dalam waktu singkat tanpa meninggalkan bekas guratan air.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang