Buah Zakar Turun Sebelah Apakah Bahaya? Kenali 4 Penyebab Medis dan Kapan Harus ke Dokter

1 Juli 2026, 20:21 WIB

Mengalami kondisi buah zakar turun sebelah sering kali memicu kekhawatiran mendalam mengenai kesehatan reproduksi dan kesuburan pria. Banyak pria bertanya-tanya mengenai "bahaya atau tidak testis kiri lebih rendah" dibandingkan dengan testis sebelah kanan dalam kehidupan sehari-hari. Secara anatomi, sedikit perbedaan posisi atau ukuran antara kedua testis sebenarnya merupakan hal yang normal dan dialami oleh sebagian besar pria.

Namun, jika perbedaan tersebut terjadi secara mendadak, disertai kantong buah zakar bengkak dan nyeri, atau ukurannya menjadi sangat kontras, hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah medis yang memerlukan evaluasi klinis. Artikel jurnalistik kesehatan ini akan mengulas secara mendalam berbagai penyebab medis di balik asimetri testis serta langkah penanganan yang berbasis bukti. Penting bagi Anda untuk memahami kapan kondisi ini bersifat fisiologis normal dan kapan membutuhkan intervensi dokter spesialis urologi.

Sebelum mengidentifikasi adanya gangguan, penting bagi setiap pria untuk mengetahui karakteristik ukuran organ reproduksi yang sehat. Pengetahuan ini membantu mendeteksi anomali secara mandiri sebelum melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Ukuran normal testis pria dewasa secara umum memiliki panjang berkisar antara 5–7,5 cm dengan lebar kurang lebih 2,5 cm. Organ ini mulai tumbuh secara signifikan ketika seorang pria memasuki masa pubertas, yang biasanya terjadi pada rentang usia 10–13 tahun.

Perbedaan posisi di mana salah satu testis menggantung lebih rendah, terutama testis sebelah kiri, sering kali disebabkan oleh struktur pembuluh darah yang lebih panjang di sisi tersebut, sehingga tidak selalu menandakan adanya penyakit.

Meskipun asimetri ringan adalah hal yang wajar, perubahan bentuk yang disertai rasa tidak nyaman tetap tidak boleh diabaikan. Pemantauan mandiri secara berkala sangat disarankan untuk mengenali adanya perubahan volume yang tidak biasa pada skrotum Anda.

Berbagai Faktor Penyebab Buah Zakar Turun Sebelah

Kondisi klinis yang menyebabkan salah satu testis tampak lebih turun atau membesar dapat bervariasi dari masalah pembuluh darah ringan hingga kondisi darurat medis. Berikut adalah beberapa penyebab utama yang paling sering didiagnosis oleh para ahli urologi.

1. Varikokel (Pelebaran Pembuluh Darah Vena)

Varikokel merupakan kondisi terjadinya pembengkakan atau varises pada pembuluh darah vena di dalam kantong skrotum. Kondisi ini paling sering ditemukan pada sisi sebelah kiri karena jalur aliran darah vena kiri yang lebih tegak lurus menuju vena ginjal.

Berdasarkan data statistik yang dipublikasikan oleh Urology Care Foundation, kondisi varikokel ini terjadi pada 15 dari 100 pria di dunia. Pelebaran pembuluh darah ini dapat memicu peningkatan suhu di sekitar testis, yang berpotensi memengaruhi kualitas dan produksi sperma jika tidak dipantau secara berkala.

2. Epididimitis (Inflamasi Saluran Sperma)

Epididimitis adalah peradangan yang terjadi pada epididimis, yaitu saluran bergelung yang terletak di belakang testis yang berfungsi menyimpan dan membawa sperma. Peradangan ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, termasuk infeksi menular seksual.

Kondisi medis ini biasa terjadi pada pria berusia 19–35 tahun. Selain membuat salah satu sisi tampak lebih turun atau membengkak, epididimitis sering kali memicu keluhan pembaca seperti "penyebab buah zakar sakit sebelah kiri" yang disertai rasa panas atau nyeri saat buang air kecil.

3. Kriptorkismus (Testis Tidak Turun pada Bayi)

Berbeda dengan pria dewasa yang mengalami pembengkakan, pada bayi laki-laki, kondisi asimetri skrotum sering disebabkan karena salah satu testis belum turun ke tempat semestinya. Kondisi medis ini dikenal secara ilmiah dengan istilah kriptorkismus.

Para orang tua kerap mencari tahu di mesin pencari mengenai "kenapa testis bayi belum turun ke kantong" skrotum setelah kelahiran. Kriptorkismus memiliki karakteristik dan statistik tersendiri yang membedakannya dari gangguan testis pada pria dewasa.

Untuk memberikan gambaran data klinis mengenai kriptorkismus, berikut adalah tabel statistik kejadian berdasarkan kompilasi data medis yang sahih.

Statistik dan Karakteristik Kasus Kriptorkismus pada Bayi Laki-Laki
Parameter Klinis Persentase / Data Statistik
Kejadian pada bayi lahir cukup bulan 1–3%
Kejadian pada bayi prematur / BBLR 15–30%
Kasus yang terjadi pada kedua testis (bilateral) 30%
Kasus yang terdiagnosis melalui perabaan fisik 70%
Lokasi tersering di kanalis inguinalis 72%
Lokasi di supraskrotal 20%
Lokasi di intraabdomen 8%

Kriptorkismus biasanya dapat sembuh sendiri dalam 6 bulan pertama kehidupan bayi. Testis bayi sering kali masih dapat turun secara spontan ke kantong skrotum pada usia 3–6 bulan tanpa memerlukan tindakan bedah segera.

4. Torsio Testis (Kondisi Gawat Darurat)

Torsio testis adalah kondisi ketika korda spermatika yang menyalurkan darah ke testis mengalami hambatan akibat terpelintir. Kondisi ini memicu nyeri hebat secara mendadak dan pembengkakan ekstrem pada salah satu sisi kantong buah zakar.

Para ahli medis menekankan adanya golden period penanganan torsio testis yang sangat ketat. Jika tidak diobati dalam waktu 6 jam, pasien bisa kehilangan testis yang terpelintir karena kerusakan permanen akibat kekurangan pasokan darah yang parah.

Oleh karena itu, jika muncul rasa nyeri hebat yang datang tiba-tiba, tindakan medis darurat ke rumah sakit harus segera dilakukan tanpa menunda waktu.

4 Penyebab Utama Buah Zakar Bengkak | KlikDokter

Metode Diagnosis dan Cara Mengatasi Testis Turun Sebelah

Langkah awal dalam menentukan cara mengatasi testis turun sebelah adalah menegakkan diagnosis yang akurat melalui pemeriksaan oleh dokter spesialis urologi. Penanganan tidak boleh dilakukan sembarangan atau menggunakan metode alternatif yang belum teruji secara klinis.

Dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik berupa palpasi (perabaan) pada area skrotum dan selangkangan. Pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi (USG) skrotum sering kali direkomendasikan untuk melihat visualisasi aliran darah, mendeteksi cairan berlebih, atau mengidentifikasi adanya massa internal.

  • Observasi Berkala: Dilakukan pada kasus varikokel ringan yang tidak menimbulkan nyeri atau gangguan kesuburan, serta pada bayi dengan kriptorkismus di bawah usia 6 bulan.
  • Terapi Antibiotik Generik: Diberikan oleh dokter jika hasil diagnosis menunjukkan adanya infeksi bakteri seperti pada kasus epididimitis akut.
  • Tindakan Bedah Orkopreksi: Prosedur pembedahan untuk menurunkan testis ke kantong skrotum pada kasus kriptorkismus anak yang menetap setelah usia 6 bulan, atau operasi darurat untuk mengurai lilitan pada kasus torsio testis.
  • Ligasi Varikokel: Prosedur pengikatan pembuluh darah vena yang melebar untuk memperbaiki aliran darah dan mengurangi tekanan di dalam skrotum.

Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap mitos seputar pengobatan herbal. Beberapa studi menunjukkan potensi zat antiinflamasi alami dapat membantu sebagai terapi pendamping untuk mengurangi ketidaknyamanan ringan, namun tidak dapat menggantikan tindakan kuratif medis seperti operasi pada kasus hernia, kriptorkismus, atau torsio testis.

Kapan Anda Harus Segera Menghubungi Dokter Spesialis?

Mengingat beberapa penyebab asimetri skrotum bersifat progresif, mengenali gejala peringatan dini dapat mencegah komplikasi jangka panjang seperti infertilitas (kemandulan) atau kehilangan organ testis secara permanen.

Anda disarankan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan jika mendapati pertanyaan klinis seperti "buah zakar bengkak dan nyeri apa obatnya" yang disertai gejala sistemik. Gejala yang dimaksud meliputi demam tinggi, mual atau muntah, adanya darah dalam urin, serta munculnya benjolan keras yang tidak terasa sakit namun terus membesar dalam beberapa minggu.

Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu. Penanganan dini yang tepat berdasarkan diagnosis yang akurat merupakan kunci utama untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi dan fungsi hormonal pria tetap optimal secara jangka panjang.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang