Lupa Sholat karena Tertidur? Ini Panduan Lengkap Cara Mengqodho Dzuhur ke Ashar

1 Juli 2026, 16:47 WIB

Mengalami situasi di mana Anda terpaksa mencari tahu "bagaimana cara qodho sholat dzuhur di waktu ashar" merupakan hal yang sering terjadi akibat rutinitas yang padat atau kelelahan. Sholat lima waktu merupakan rukun Islam kedua yang pelaksanaannya wajib bagi setiap Muslim, sehingga jika terlewat, ibadah tersebut harus segera diganti.

Dalam dinamika kehidupan modern saat ini, melewatkan waktu ibadah secara tidak sengaja seperti tertidur setelah aktivitas pagi yang melelahkan adalah tantangan nyata. Artikel ini akan mengupas tuntas langkah-langkah teknis, bacaan niat, hingga aturan fikih berdasarkan sumber otoritatif agar Anda tidak ragu lagi saat menunaikannya.

Sebelum masuk ke teknis pelaksanaan, kita perlu meluruskan pandangan mengenai legalitas mengganti ibadah yang terlewat dalam hukum Islam. Berdasarkan penjelasan dari Al-Khin dan Al-Bagha yang dirilis melalui Laman resmi Nahdlatul Ulama / NU Online, hukum pelaksanaan qadha sholat terbagi menjadi dua ketentuan berdasarkan penyebabnya.

Ketentuan pertama berlaku bagi mereka yang meninggalkan sholat karena udzur yang sah seperti tertidur atau lupa. Sedangkan ketentuan kedua berlaku untuk mereka yang sengaja meninggalkannya tanpa alasan syar'i.

Hukum lupa sholat karena tertidur tidak membebaskan seseorang dari kewajiban sholat tersebut, melainkan ia wajib menggantinya begitu terbangun atau ingat.

Dasar hukum ini sangat kuat dan bersandar pada Hadits Riwayat Bukhari yang menegaskan aturan tersebut secara gamblang:

"Barang siapa meninggalkan sholat karena tertidur atau lupa, maka laksanakanlah sholat saat ia ingat. Tidak ada denda baginya kecuali hal tersebut."

Selain itu, terdapat pula penegasan dalam Hadits Riwayat Muslim yang menyatakan hal serupa, yaitu:

“Siapa yang lupa sholat (dan meninggalkannya), atau tertidur, maka kafaratnya ialah ia harus mengerjakannya ketika ia ingat”

Perbedaan Ketentuan Berdasarkan Alasan

Dalam kasus yang sering saya temui di lapangan, banyak orang menunda qodho karena merasa sudah terlambat hari. Ini adalah kekeliruan besar karena esensi dari kafarat atau pengganti adalah kesegeraan setelah kesadaran itu kembali.

Jika Anda tertidur sebelum waktu Dzuhur tiba dan baru terbangun saat adzan Ashar berkumandang, Anda masuk dalam kategori udzur syar'i. Namun, jika Anda sengaja menunda-nunda waktu Dzuhur demi urusan pekerjaan yang bisa ditinggalkan hingga waktunya habis, maka Anda berdosa dan tetap wajib segera melakukan

niat sholat qadha

.

Ketentuan Teknis Jumlah Rakaat Sholat Qodho

Kesalahan umum yang saya lihat adalah anggapan bahwa sholat Dzuhur yang dikerjakan di waktu Ashar boleh dijamak atau dikurangi jumlah rakaatnya secara otomatis. Anda harus mencatat dengan baik prinsip utama dalam ibadah pengganti ini.

Jumlah rakaat dan bacaan sholat qodho tidak mengalami perubahan, tetap sama seperti sholat yang ditinggalkan. Karena sholat Dzuhur memiliki jumlah 4 rakaat, maka ketika Anda mengqodhonya di dalam waktu Ashar, Anda wajib melaksanakannya penuh sebanyak 4 rakaat dengan tata cara yang sama seperti biasa.

Aturan Dasar Jumlah Rakaat Ibadah Pengganti
Jenis Sholat Waktu Asli Jumlah Rakaat Asli Jumlah Rakaat Qodho
Dzuhur Siang hari 4 4
Ashar Sore hari 4 4

Tidak ada diskon rakaat atau perubahan gerakan dalam sholat pengganti ini. Satu-satunya perbedaan mendasar hanya terletak pada lafal niat yang Anda ucapkan di dalam hati sebelum melakukan takbiratul ihram.

Niat Shalat Qadha Dzuhur di Waktu Ashar | Admufa

Tata Cara Mengqodho Dzuhur ke Ashar Langkah demi Langkah

Laman resmi Nahdlatul Ulama / NU Online menjelaskan bahwa disunnahkan melaksanakan sholat qodho sebelum sholat yang hadir. Artinya, ketika Anda berada di waktu Ashar dan ingin mengganti Dzuhur, urutan yang paling utama adalah mengerjakan sholat Dzuhur (qodho) terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan sholat Ashar.

Ahmad Sarwat (Penulis buku "Qodho Sholat yang Terlewat Haruskah?") menguatkan pendapat ini dengan mengutip Hadits Riwayat Bukhari mengenai Rasulullah SAW dan para sahabat. Beliau mengisahkan bagaimana Rasulullah SAW dan para sahabat yang mengqodho sholat Ashar setelah matahari terbenam pada hari peperangan Khandaq, kemudian dilanjutkan dengan sholat Maghrib.

Berikut adalah urutan langkah logis yang dapat Anda eksekusi langsung di rumah atau di masjid:

  1. Melakukan Wudhu dengan Sempurna: Pastikan Anda telah membersihkan diri dari hadats kecil sesuai dengan rukun wudhu standar.
  2. Berdiri Menghadap Kiblat: Posisikan tubuh Anda tegak menghadap arah kiblat dengan mantap.
  3. Membaca Niat Sholat Qodho Dzuhur: Lafalkan niat secara lisan atau di dalam hati sebelum takbiratul ihram.
  4. Melaksanakan Sholat Dzuhur 4 Rakaat: Jalankan sholat empat rakaat seperti biasa, mulai dari takbir, membaca Al-Fatihah, ruku, sujud, hingga tahiyyat akhir dan salam.
  5. Istirahat Sejenak (Opsional): Anda bisa mengambil jeda sebentar untuk membaca istighfar.
  6. Melaksanakan Sholat Ashar: Berdiri kembali dan lakukan sholat Ashar 4 rakaat seperti biasa sebagai ibadah wajib pada waktu tersebut.

Panduan Lafal Niat Qodho Dzuhur

Untuk mempermudah Anda yang belum hafal teks Arab, berikut adalah

niat qodho sholat dzuhur tulisan latin

yang merujuk pada teks standar dari para ulama:

"Usholli fardhaz zhuhri arba'a raka'atin mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala."

Arti dari lafal tersebut adalah: "Aku niat sholat fardhu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat secara qodho karena Allah Ta'ala." Fokuskan niat ini di dalam hati bersamaan dengan gerakan takbir pertama Anda.

Urutan Pelaksanaan Saat Waktu Ashar Sudah Sempit

Dari pengalaman saya menangani berbagai pertanyaan seputar fikih ibadah praktis, ada satu kondisi khusus yang sering membuat bingung. Bagaimana jika Anda terbangun dan waktu Ashar ternyata tinggal 10 menit lagi sebelum matahari terbenam?

Jika Anda dihadapkan pada situasi krusial ini, urutan sunnah di atas harus diubah demi menyelamatkan sholat yang waktunya sedang berjalan. Anda wajib mendahulukan sholat Ashar terlebih dahulu agar sholat tersebut tidak ikut menjadi qodho.

Setelah sholat Ashar selesai ditunaikan dengan selamat di dalam waktunya, barulah Anda berdiri kembali untuk melakukan

cara mengganti sholat yang terlewat

dengan melaksanakan sholat Dzuhur secara qodho. Metode fleksibel ini menjaga agar Anda tidak menumpuk dosa baru akibat kelalaian waktu yang berjalan saat itu.

Fleksibilitas Pelaksanaan bagi Kaum Wanita

Pembahasan mengenai

cara mengqadha sholat dzuhur bagi wanita

Jika waktu Dzuhur telah berjalan sekira satu rakaat sebelum darah haid keluar, maka setelah suci nanti wanita tersebut wajib mengqodho sholat Dzuhur tersebut. Pelaksanaannya di waktu Ashar setelah mandi wajib tetap mengikuti urutan pengerjaan yang sama, yaitu mendahulukan Dzuhur baru kemudian Ashar, selama waktunya masih lapang.

Kesegeraan dalam mengganti hutang ibadah ini mencerminkan tingkat ketakwaan dan keseriusan kita dalam menjaga hubungan dengan Sang Pencipta. Selama Anda memiliki niat yang tulus untuk memperbaiki kelalaian yang tidak disengaja, pintu kemudahan syariat selalu terbuka lebar untuk menuntun ibadah Anda menjadi sah dan bernilai pahala.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang