Cara Mengutip dari Kutipan Orang Lain Tanpa Takut Terkena Plagiarisme

22 Juni 2026, 04:38 WIB

Menemukan data tepercaya dari buku lama yang sudah tidak dicetak lagi sering kali menjadi kendala besar saat menulis karya ilmiah. Kondisi ini memaksa Anda menggunakan sumber sekunder, yaitu mengutip pernyataan ahli yang sudah ditulis oleh orang lain di buku atau jurnal terbitan terbaru. Memahami cara mengutip dari kutipan orang lain secara benar adalah kunci utama agar karya tulis Anda tetap dianggap kredibel dan terbebas dari jerat plagiarisme.

Sebelum masuk ke langkah teknis, kita harus memahami apa yang dimaksud dengan kutipan itu sendiri agar tidak salah kaprah dalam menyusun kalimat.

Dilansir dari laman Yayasan Administrasi Indonesia, Sally Azaria, S.Sos., M.PPO. yang merupakan Dosen Departemen Mata Kuliah Umum Universitas Kristen Petra memberikan penjelasan mendalam.

Kutipan adalah semua kalimat dan atau paragraf yang bukan berasal dari ide/tulisan penulis. Tetapi mengambil tulisan, ide, argumen, analisa, dan atau hasil penelitian orang lain untuk menjadi bagian dalam tulisannya.

Dalam dunia akademik, menyalin pendapat orang lain tanpa menyebutkan pemilik aslinya merupakan pelanggaran kode etik yang sangat berat.

Pertanyaan seperti "bagaimana cara mengutip dari jurnal?" sering kali muncul ketika sumber asli yang Anda cari ternyata sudah dikutip oleh penulis kedua.

Ketika menghadapi situasi ini, Anda wajib mencantumkan nama pengarang asli dan nama pengutipnya agar pembaca tahu alur perpindahan informasi tersebut.

Mengetahui Apa Bedanya Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

Secara umum, metode pengambilan ide teks terbagi menjadi dua kategori utama yang memiliki perlakuan format yang sangat berbeda di lembar kerja Anda. Berdasarkan informasi dari sevima.com, kategori pertama adalah kutipan langsung pendek yang memiliki batasan jumlah kata di bawah 40 kata saja.

Jenis kutipan pendek ini ditulis langsung menyatu dalam paragraf Anda dan wajib diapit oleh tanda petik ganda di awal dan akhir kalimat. Kategori kedua adalah kutipan langsung panjang yang memiliki jumlah 40 kata atau lebih, yang dapat memakan hingga 3 baris dari satu paragraf. Untuk jenis panjang ini, Anda harus membuat blok paragraf baru yang menjorok ke dalam tanpa perlu menggunakan tanda petik dua lagi.

Sementara itu, cara membuat kutipan tidak langsung dilakukan dengan melakukan parafrase atau menuliskan kembali ide tersebut menggunakan gaya bahasa Anda sendiri.

Langkah demi Langkah Mengutip dari Sumber Sekunder

Berdasarkan pengalaman saya menangani berbagai draf jurnal mahasiswa, kesalahan paling fatal adalah hanya mencantumkan nama pengarang pertama tanpa menyebut buku yang dibaca. Tindakan tersebut dianggap memalsukan data referensi karena Anda seolah-olah membaca langsung buku asli yang sebenarnya tidak pernah Anda pegang. Ikuti urutan langkah logis berikut untuk menuliskan sitasi dari sumber sekunder secara jujur, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.

Cara Mengutip Kutipan dalam Kutipan atau yang Dikutip Orang Lain | Lulu Ilma'nunah
  1. Identifikasi nama pengarang asli atau pemilik ide pertama yang pernyataannya ingin Anda masukkan ke dalam dokumen tugas akhir.
  2. Temukan nama penulis kedua, yaitu orang yang menerbitkan buku atau jurnal yang saat ini sedang Anda baca secara langsung.
  3. Catat tahun penerbitan serta nomor halaman spesifik tempat kutipan tersebut berada di dalam sumber sekunder yang Anda gunakan.
  4. Gunakan kata hubung penanda seperti "dalam" atau "sebagaimana dikutip oleh" untuk menjembatani identitas kedua penulis tersebut dalam teks.
  5. Tuliskan sumber sekunder secara lengkap di dalam daftar pustaka, sedangkan nama pengarang asli cukup ditulis di dalam body teks saja.

Mari kita lihat contoh kasus konkret penulisan manajemen yang bersumber dari deepublishstore.com dan Gramedia untuk memperjelas penerapan langkah di atas. Bayangkan Anda membaca buku karya Budianto yang terbit tahun 2005, lalu di halaman 17 buku itu, Budianto mengutip teori manajemen milik Hendry.

Jika Anda ingin menggunakan teori Hendry tersebut, maka penulisan sitasi dalam teks Anda yang benar adalah seperti contoh berikut ini. "Menurut Hendry (dalam Budianto, 2005: 17), manajemen logistik yang efisien dapat memangkas biaya operasional perusahaan hingga tingkat paling minimum."

Perhatikan format angka dalam contoh kutipan tersebut, di mana tanda titik dua memisahkan tahun terbitan dengan nomor halaman referensi fisik tempat data ditemukan. Dengan metode ini, pembaca tahu bahwa ide itu milik Hendry, tetapi Anda mengetahuinya karena membaca buku yang ditulis oleh Budianto.

Penerapan Format Angka dan Contoh Kasus Riil

Aturan penulisan tanda baca dan tahun ini sudah disepakati dalam berbagai gaya penulisan ilmiah internasional untuk menjaga konsistensi pengerjaan dokumen.

Kesalahan kecil seperti salah meletakkan tanda kurung atau keliru menuliskan tahun bisa membuat algoritma pemeriksa plagiarisme menganggap tulisan Anda cacat format. Mari kita pelajari contoh lain yang menggunakan data historis jurnal komunikasi untuk melihat bagaimana cara menulis kutipan dengan struktur berbeda. Misalnya, terdapat pernyataan dari Doug Newsom dan James A. Wollert yang dipublikasikan pada tahun 1985 silam mengenai definisi produk jurnalistik.

Kedua tokoh tersebut menyatakan, "berita adalah apa saja yang ingin dan perlu diketahui orang atau lebih luas lagi oleh masyarakat)".

Jika pernyataan tahun 1985 tersebut dikutip kembali oleh penulis lain di era modern, Anda tetap wajib menjaga keaslian teks aslinya. Format penulisan yang menyertakan tahun dan halaman seperti "(1985: 11)" harus ditulis dengan cermat di bagian awal atau akhir kalimat kutipan.

Untuk memudahkan Anda membedakan berbagai elemen format penulisan ini, mari kita cermati struktur data batasan dan penulisan dalam tabel berikut.

Aturan Batasan Kata dan Penulisan Format Kutipan Ilmiah
Kategori Kutipan Batasan Jumlah Kata Format Penulisan Teks
Kutipan Langsung Pendek Di bawah 40 kata Menyatu dengan paragraf dan menggunakan tanda petik
Kutipan Langsung Panjang 40 kata atau lebih Paragraf terpisah menjorok ke dalam tanpa tanda petik
Format Sitasi Riil Budianto (2005: 17)
Format Sitasi Riil Newsom Wollert (1985: 11)

Melalui pemahaman tabel di atas, Anda kini memiliki panduan visual yang jelas saat harus memilah cara menulis sitasi jurnal yang benar.

Dalam kasus yang sering saya temui di lapangan, mahasiswa sering bingung menentukan apakah harus memakai kutipan langsung atau teknik parafrase tidak langsung.

Saran praktis dari saya adalah selalu utamakan cara membuat kutipan tidak langsung dengan melakukan parafrase agar skor indikasi plagiarisme Anda tetap rendah.

Strategi Menyusun Daftar Pustaka dari Sumber Kedua

Satu hal yang wajib diingat dengan baik adalah aturan pengisian halaman bibliografi atau daftar pustaka di lembar paling akhir karya tulis Anda. Jangan pernah memasukkan nama pengarang pertama yang tidak Anda baca sendiri dokumennya ke dalam susunan alfabetis daftar pustaka Anda. Lembaga perpustakaan kampus seperti lib.ub.ac.id selalu mengingatkan bahwa daftar pustaka hanya berisi buku atau jurnal yang benar-benar dibuka oleh peneliti.

Jadi, dalam kasus contoh manajemen sebelumnya, Anda hanya perlu mencantumkan detail buku milik Budianto secara lengkap di halaman daftar pustaka.

Nama Hendry selaku pemilik ide pertama sama sekali tidak perlu muncul di daftar pustaka karena Anda tidak pernah membaca buku asli Hendry. Prinsip kejujuran akademik ini mempermudah penguji atau pembaca lain untuk melacak keaslian dokumen sekunder yang Anda jadikan sebagai landasan teori. Gunakan aplikasi manajemen referensi modern untuk membantu mengunci data pustaka ini agar tidak ada sumber sekunder yang terlewat untuk ditulis.

Memperbanyak membaca jurnal utama dari tangan pertama tetap merupakan pilihan terbaik untuk menjaga kualitas objektivitas analisis ilmiah yang Anda lakukan.

Terapkan formula kombinasi nama penulis pertama dan kedua ini secara konsisten di setiap bab penelitian agar draf Anda lolos uji verifikasi kampus.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang