Menulis karya ilmiah sering kali menghadapkan kita pada aturan rujukan yang membingungkan. Artikel ini akan menunjukkan cara menulis sitasi 3 orang secara tepat agar dokumen akademis Anda terbebas dari kesalahan format. Ketika menyusun skripsi atau jurnal, memahami "apa itu sitasi" menjadi fondasi utama yang tidak boleh diabaikan.
Sitasi merupakan cara menghargai ide orang lain sekaligus menjadi salah satu tips agar karya ilmiah tidak kena plagiat. Dalam pengalaman saya membimbing penulisan jurnal, bagian yang paling sering membuat mahasiswa keliru adalah ketika jumlah penulis berjumlah tepat tiga orang. Aturan penulisan untuk tiga orang memiliki keunikan tersendiri, terutama jika membandingkan berbagai gaya rujukan yang populer.
Dunia akademik terus memperbarui standarnya demi efisiensi penulisan ilmiah. Salah satu perubahan paling signifikan terjadi pada sistem American Psychological Association atau yang biasa dikenal sebagai APA Style.
Pada tahun 2019, American Psychological Association meluncurkan pedoman penulisan daftar pustaka terbaru edisi ke-7. Perubahan ini membawa dampak besar pada bagaimana kita menuliskan rujukan di dalam teks dan daftar rujukan akhir.
Penghapusan Lokasi Penerbit pada Standar Terbaru
Salah satu pembaruan penting dalam APA edisi ke-7 adalah tidak lagi mencantumkan nama tempat atau kota penerbit. Aturan ini memangkas birokrasi penulisan yang sebelumnya wajib mencantumkan kota asal penerbitan buku.
Format baru ini membuat penulisan menjadi lebih ringkas. Fokus rujukan kini bergeser penuh pada nama penulis, tahun, judul karya, serta nama lembaga penerbit itu sendiri.
Penerapan Aturan et al dalam Teks
Pada gaya APA edisi lawas, tiga nama penulis masih wajib dituliskan lengkap pada sitasi pertama di dalam teks. Namun, aturan terbaru menyamakan perlakuan untuk karya dengan tiga penulis atau lebih sejak sitasi pertama dibuat.
Dari pengalaman saya menangani penyuntingan jurnal nasional, banyak peneliti yang masih memakai gaya lama karena belum memperbarui aplikasi manajer referensi mereka. Hal ini sering memicu revisi berulang dari pihak editor jurnal.
Panduan Urutan Langkah Menulis Sitasi 3 Orang di Dalam Teks
Memasukkan sumber ke dalam narasi membutuhkan ketelitian agar pembaca bisa melacak dokumen asli dengan mudah. Berikut adalah langkah berurutan untuk menuliskan rujukan tiga nama di dalam teks ilmiah Anda.
- Identifikasi nama belakang atau nama keluarga dari ketiga penulis yang karyanya Anda kutip.
- Gunakan nama belakang penulis pertama diikuti dengan singkatan dkk atau et al sesuai bahasa pengantar karya ilmiah Anda.
- Tuliskan tahun terbitan di dalam kurung tepat setelah nama penulis atau singkatan tersebut.
Sebagai contoh nyata, mari kita ambil referensi buku berjudul Information behaviour concept: A basic introduction yang terbit pada tahun 2012. Buku tersebut ditulis oleh D. Dwee, H.
B. Dion, dan I. S.
Brown.
Jika Anda menggunakan format APA edisi ke-7, maka penulisan kutipan di dalam teks langsung diringkas menjadi Dwee et al. (2012) atau (Dwee et al., 2020) tergantung letak kalimat kutipannya. Tidak perlu lagi menuliskan ketiga nama tersebut secara berderet di dalam tubuh teks paragraf Anda.
Penerapan singkatan et al atau dkk langsung sejak kutipan pertama menghemat ruang halaman dan menjaga ritme bacaan agar tetap mengalir secara logis.
Cara Menyusun Daftar Pustaka untuk Tiga Penulis
Meskipun di dalam tubuh teks nama-nama penulis diringkas, aturan berbeda berlaku pada bagian akhir dokumen. Bagian akhir ini menuntut keterbukaan informasi yang lengkap mengenai siapa saja yang berkontribusi dalam karya tersebut.
Pertanyaan yang sering muncul dari para mahasiswa biasanya berbunyi "bagaimana cara menulis kutipan dari jurnal" untuk bagian daftar rujukan akhir? Prinsip dasarnya adalah Anda wajib mencantumkan seluruh nama dari ketiga penulis tersebut tanpa terkecuali.
Format Pembalikan Nama Penulis
Setiap nama penulis wajib dibalik, yaitu nama belakang ditulis terlebih dahulu baru diikuti dengan inisial nama depan mereka. Aturan pembalikan nama ini berlaku seragam bagi penulis pertama, kedua, hingga penulis ketiga.
Gunakan tanda koma untuk memisahkan antarpenulis. Sebelum nama penulis terakhir atau penulis ketiga, sisipkan tanda ampersand (&) untuk gaya internasional atau kata dan untuk jurnal berbahasa Indonesia.
Contoh Penerapan Format Daftar Pustaka
Mari kita gunakan contoh daftar pustaka nyata menggunakan data buku Teknik Merawat Tanaman yang terbit pada tahun 2004. Buku ini ditulis oleh Siti Ruhani, Dian Permana, dan Bambang Listyo.
Cara penulisan daftar pustaka yang benar untuk buku tersebut adalah: Ruhani, S., Permana, D., & Listyo, B. (2004). Teknik Merawat Tanaman. Flora Indonesia. Perhatikan bahwa kota penerbit sudah tidak dicantumkan lagi sesuai dengan kaidah modern.
Perbedaan Karakteristik Antar Gaya Penulisan Referensi
Penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa tidak semua institusi menggunakan format APA. Setiap jurnal atau universitas memiliki preferensi gaya selingkung masing-masing yang wajib dipatuhi oleh peneliti.
Secara umum, terdapat perbedaan daftar pustaka apa style dan chicago style yang cukup mencolok dalam memperlakukan jumlah penulis. Pemahaman ini krusial agar Anda tidak salah menerapkan format saat berpindah target publikasi jurnal.
| Gaya Referensi | Format Sitasi Teks | Format Daftar Pustaka |
|---|---|---|
| APA Edisi 7 | Dwee et al. (2012) | Dwee, D., Dion, H. B., & Brown, I. S. (2012). |
| Chicago Style | (Dwee, Dion, dan Brown 2012) | Dwee, D., H. B. Dion, dan I. S. Brown. 2012. |
| MLA Style | (Dwee et al. 12) | Dwee, D., et al. Information behaviour… |
Dalam kasus yang sering saya temui, Chicago Style masih mempertahankan penulisan ketiga nama secara lengkap di dalam teks kurung. Sementara itu, nama penulis kedua dan ketiga dalam Chicago Style tidak dibalik posisinya, berbeda dengan aturan ketat pada APA Style.
Mengatasi Jumlah Penulis yang Lebih Banyak
Terkadang, sebuah penelitian besar melibatkan lebih dari tiga orang dalam penyusunannya. Kondisi ini menuntut penyesuaian format yang sedikit berbeda agar daftar referensi Anda tetap rapi. Lalu, bagaimana "cara menulis nama penulis yang lebih dari 3 orang di daftar pustaka" tanpa merusak estetika akademis? Untuk gaya APA edisi ke-7, Anda tetap diizinkan menuliskan nama penulis secara lengkap hingga jumlah maksimal 20 orang nama penulis di daftar rujukan akhir.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah penulis buru-buru menggunakan et al di daftar pustaka karena mengira jumlah empat orang sudah terlalu banyak. Pastikan Anda hanya meringkas nama di daftar pustaka jika jumlah penulisnya sudah melampaui batas maksimal yang ditentukan oleh gaya penulisan tersebut. Memilih manajer referensi otomatis seperti Mendeley atau Zotero sangat disarankan untuk menghindari kesalahan manusiawi dalam penulisan manual. Alat digital ini memastikan konsistensi format dari baris pertama teks hingga lembar halaman daftar pustaka paling akhir.







