Mengapa publikasi ilmiah yang sudah terbit di jurnal bereputasi tidak kunjung muncul di profil Sinta Anda? Pertanyaan seperti "kenapa score sinta masih nol" sering kali menjadi keluhan utama para dosen dan peneliti ketika memeriksa perkembangan matriks akademis mereka.
Masalah ini biasanya terjadi karena sistem belum melakukan penarikan data otomatis dari pangkalan data internasional maupun lokal. Melakukan pembaruan secara mandiri merupakan langkah krusial agar seluruh rekam jejak penelitian Anda terekam dengan akurat oleh kementerian.
Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari panduan lengkap mengenai cara update sinta, mulai dari sinkronisasi Google Scholar hingga memperbaiki data publikasi yang keliru.
Sebelum masuk ke langkah teknis, Anda perlu memahami fondasi utama dari platform ini. Berdasarkan informasi resmi, apa itu sinta jurnal merujuk pada Science and Technology Index atau Sistem Informasi dan Manajemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Platform ini dikembangkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) dan dikelola oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenkemdikbud.
Sinta berfungsi memetakan kinerja ilmiah para akademisi di Indonesia. Salah satu fungsi utamanya adalah menilai kategori akreditasi jurnal ilmiah nasional berdasarkan regulasi Permenkemdikbud Nomor 9 tahun 2018 dan Perdirjen Risbang no 19 tahun 2018.
Penilaian tersebut menghasilkan klasterisasi peringkat 1 sampai 6, atau yang populer dengan sebutan Sinta 1 hingga Sinta 6. Perolehan nilai akreditasi untuk masing-masing tingkatan memiliki rentang yang sangat spesifik.
| Peringkat Jurnal | Nilai Akreditasi Minimal | Nilai Akreditasi Maksimal |
|---|---|---|
| Sinta 1 | 85 | 100 |
| Sinta 2 | 70 | 84,9 |
| Sinta 3 | 60 | 69,9 |
| Sinta 4 | 50 | 59,9 |
| Sinta 5 | 40 | 49,9 |
| Sinta 6 | 30 | 39,9 |
Sistem ini menyalin artikel atau publikasi dari repositori besar seperti Google Scholar dan Scopus secara berkala. Ketika data identitas jurnal terindeks, Sinta akan membaca kode unik publikasi dan bidang fokus jurnal (P-ISSN, E-ISSN, serta Subject Area). Cakupan bidangnya sangat luas, meliputi agama, humaniora, pendidikan, seni, sosial, pertanian, sains, teknik, dan ekonomi.
Tahapan Sinkronisasi Google Scholar ke Sinta secara Mandiri
Banyak dosen mengira bahwa setelah mendaftar akun sinta dosen, seluruh artikel akan masuk dengan sendirinya. Faktanya, dari pengalaman saya menangani verifikasi data dosen, Anda harus memicu proses sinkronisasi secara manual terlebih dahulu di dashboard pribadi.
Proses penarikan data internasional yang disalin ini membutuhkan urutan langkah yang benar agar tidak terjadi kegagalan sistem. Berikut adalah tahapan sinkronisasi google scholar ke sinta yang bisa Anda praktikkan langsung:
- Buka situs resmi Sinta melalui peramban Anda dan masuk menggunakan akun dosen yang telah terverifikasi.
- Masuk ke menu 'Author Dashboard' yang terletak di pojok kanan atas setelah Anda berhasil login.
- Pilih opsi 'My Sinta' pada bilah menu samping, lalu klik sub-menu 'Publications'.
- Klik pada tab 'Google' untuk melihat daftar artikel yang bersumber dari Google Scholar Anda.
- Perhatikan tombol 'Req Synchronization' yang berwarna hijau di bagian atas tabel publikasi.
- Klik tombol tersebut untuk mengirimkan permintaan penarikan data terbaru ke server Sinta.
- Tunggu proses antrean sinkronisasi selesai, yang biasanya memakan waktu beberapa hari kerja tergantung pada beban server kementerian.
Kesalahan umum yang saya lihat adalah dosen langsung menekan tombol sinkronisasi tanpa memeriksa apakah artikel tersebut sudah masuk ke profil Google Scholar pribadinya. Sinta hanya menyalin data yang sudah eksis di Google Scholar Anda, sehingga pastikan profil Scholar Anda sudah diperbarui terlebih dahulu.
Cara Memasukkan Jurnal ke Sinta Melalui Pencarian ID
Bagaimana jika artikel Anda sudah terbit di jurnal terakreditasi Sinta tetapi belum juga muncul setelah melakukan sinkronisasi? Anda bisa mencoba metode pencarian ID spesifik untuk menarik artikel tersebut ke dalam daftar karya ilmiah Anda.
Metode ini sangat efektif untuk mengaitkan artikel yang mungkin terlewat oleh algoritma pemindai otomatis karena adanya sedikit perbedaan penulisan nama penulis atau afiliasi kampus.
Langkah mengenai cara memasukkan jurnal ke sinta ini memerlukan ketelitian dalam menyalin ID artikel asli Anda:
- Pastikan Anda telah menyalin ID unik artikel dari Scopus atau tautan permanen dari Google Scholar.
- Di dalam dashboard Sinta, pilih bagian publikasi sesuai dengan basis data artikel tersebut (Scopus/Google/Garuda).
- Gunakan fitur 'Add Publications' atau pencarian berbasis ID yang disediakan pada halaman tersebut.
- Masukkan ID publikasi atau judul artikel secara lengkap ke dalam kolom pencarian yang tersedia.
- Setelah artikel ditemukan oleh sistem, klik opsi klaim atau tautkan artikel ke profil Anda.
Dalam kasus yang sering saya temui, kendala ini muncul karena nama Anda di artikel menggunakan format yang berbeda dengan nama yang terdaftar di Sinta. Penyelarasan ID secara manual ini menjadi solusi paling jitu untuk mengatasi kendala pembacaan sistem.
Cara Edit Data Publikasi di Sinta yang Salah
Terkadang, masalahnya bukan artikel tidak muncul, melainkan data yang ditarik oleh sistem mengalami kecacatan atau galat. Hal ini bisa berupa salah ketik judul, hilangnya nama penulis pendamping, hingga kesalahan kategori jurnal.
Anda tidak perlu panik jika menemukan kekeliruan ini. Sinta menyediakan mekanisme perbaikan data agar rekam jejak akademis Anda tetap valid dan menjaga integritas data nasional.
Berikut adalah cara edit data publikasi di sinta yang salah agar informasi jurnal Anda kembali akurat:
- Masuk ke dashboard profil Sinta Anda dan menuju ke daftar publikasi yang bermasalah.
- Periksa apakah ada tombol edit (ikon pensil) di sebelah artikel tersebut; jika ada, Anda bisa langsung memperbaiki teks yang keliru.
- Jika tombol edit tidak tersedia secara mandiri, Anda harus mencatat detail kesalahan dan menyiapkan bukti tautan artikel yang benar.
- Hubungi verifikator Sinta yang ada di lembaga atau perguruan tinggi tempat Anda bernaung.
- Verifikator kampus memiliki hak akses khusus untuk mengubah data publikasi dosen yang salah langsung dari akun institusi.
Melakukan pengecekan berkala terhadap data publikasi di Sinta sangat penting karena data dari platform ini akan ditarik secara berkala ke dalam sistem SISTER untuk keperluan penilaian angka kredit dan sertifikasi dosen.
Pastikan Anda menyelesaikan perbaikan data ini jauh-jauh hari sebelum periode pelaporan beban kerja dosen dimulai. Proses verifikasi di tingkat institusi terkadang membutuhkan waktu verifikasi internal yang tidak sebentar.
Melalui penerapan langkah pembaruan data dan sinkronisasi yang tepat, profil akademis Anda akan selalu menyajikan data yang mutakhir. Perolehan skor Sinta yang akurat tidak hanya berdampak positif pada reputasi individu, tetapi juga berkontribusi langsung pada pemeringkatan performa riset institusi Anda di tingkat nasional.







