Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti mengonfirmasi langkah perombakan skuad Selecao usai tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026, seperti dilansir dari Bola. Keputusan tersebut secara resmi mengakhiri masa bakti deretan pemain veteran termasuk Neymar, Casemiro, dan Danilo.
Pengunduran diri dari arena internasional sebelumnya telah disampaikan oleh Neymar dan Danilo setelah kekalahan atas Norwegia awal bulan ini. Di sisi lain, Casemiro yang sempat absen 18 bulan sebelum dipanggil kembali pada pertengahan 2025 kini harus menerima keputusan penghentian karier timnas dari sang pelatih.
Penegasan mengenai akhir perjalanannya bersama tim nasional disampaikan oleh Neymar saat memberikan keterangan kepada media pascamain bersama Santos di Venezuela.
"Saya rasa perjalanan saya bersama tim nasional sudah selesai. Saya sudah mencatatkan sejarah di sana dan sangat bahagia dengan semua yang saya alami. Saya memberikan darah dan hidup saya, serta selalu berjuang demi seragam kuning. Namun, saya rasa saya tidak ingin melanjutkannya lagi," kata Neymar, penyerang legendaris Timnas Brasil.
Fokus utama Timnas Brasil kini langsung dialihkan pada persiapan menyongsong Copa America 2028 serta Piala Dunia 2030. Ancelotti menilai pergantian era ini menjadi fase yang sangat krusial untuk membangun kekuatan baru.
"Saya pikir Piala Dunia ini menjadi akhir dari sebuah generasi pemain yang sangat penting. Dimuldu dari Neymar, kemudian Danilo dan Casemiro, semua pemain yang berusia di atas 30 tahun saat Piala Dunia," kata Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Meski merencanakan perombakan, mantan pelatih Real Madrid tersebut tidak akan merombak total seluruh komposisi tim. Sejumlah pilar berpengalaman seperti Marquinhos tetap dipertahankan untuk menjaga keseimbangan skuad.
"Kami akan mencari pemain-pemain baru yang bisa masuk. Saya tidak mengatakan secara khusus untuk Piala Dunia 2030, tetapi mereka sudah harus mampu bersaing demi target pertama kami, yaitu Copa America 2028," kata Ancelotti.
Ancelotti menekankan bahwa keberadaan figur pemain senior seperti Marquinhos merupakan hal vital dalam masa transisi ini.
"Saya tidak mengatakan akan mengganti seluruh skuad. Kami akan mempertahankan beberapa pemain penting yang masih bisa melanjutkan pekerjaan ini, seperti Marquinhos. Saya pikir penting bagi pemain seperti dia untuk tetap berada di tim sebagai simbol kesinambungan. Namun, ide kami adalah melakukan perubahan dan menghadirkan generasi baru," kata Ancelotti.
Proses regenerasi diproyeksikan bakal mengubah susunan pemain di berbagai lini, terutama pertahanan dengan kembalinya Eder Militao serta masuknya pemain muda seperti Lucas Beraldo, Vitor Reis, dan Wesley. Sementara itu, posisi Casemiro di lini tengah disiapkan untuk Joao Gomes dan Andrey Santos, serta sektor penjaga gawang mulai memunculkan nama Bento sebagai kandidat baru.






