Klub Premier League Chelsea secara resmi mengakhiri kerja sama dengan manajer Enzo Maresca pada Kamis (1/1) malam WIB. Keputusan mendadak ini diumumkan langsung melalui laman resmi klub asal London tersebut pada hari pertama Tahun Baru 2026, sebagaimana dilansir dari Papanskor.
Pihak manajemen klub memutuskan berpisah dengan arsitek asal Italia berusia 45 tahun itu demi menyelamatkan sisa musim kompetisi. Langkah radikal ini diambil meskipun Maresca sebelumnya sukses mempersembahkan trofi Liga Conference 2024/25 dan juara Piala Dunia Antarklub 2025 untuk publik Stamford Bridge.
Manajemen The Blues menjelaskan bahwa perubahan di kursi kepelatihan diperlukan agar tim tetap mampu bersaing memperebutkan tiket kompetisi tertinggi Eropa.
"Dengan tujuan kunci masih bermain di empat kompetisi termasuk kualifikasi Liga Champions, Enzo dan klub percaya bahwa perubahan akan memberikan tim kesempatan terbaik untuk mendapatkan musim kembali ke jalurnya," bunyi rilis klub asal London.
Pemberhentian mantan asisten Pep Guardiola itu disinyalir kuat akibat posisi Chelsea yang masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 30 poin. Skuad London Barat tersebut kini terpaut tiga angka dari Liverpool yang menduduki batas akhir zona Liga Champions, walau kompetisi masih menyisakan 19 pertandingan.
Pada kompetisi lain, Chelsea sebenarnya masih mengantongi 10 poin di fase liga Liga Champions dan hanya tertinggal dua angka dari Atletico Madrid di peringkat kedelapan untuk lolos langsung ke babak 16 besar. Enzo Fernandez dan kolega juga sudah mencapai babak semifinal Piala Liga melawan Arsenal serta bersiap menghadapi putaran ketiga Piala FA pada 10 Januari mendatang.
Pemecatan ini menegaskan tingginya tensi di internal klub sejak kepemilikan beralih dari Roman Abramovich ke Todd Boehly pada Mei 2022. Tercatat sudah ada lima manajer definitif yang menakhodai tim dalam periode tersebut, yakni Thomas Tuchel, Graham Potter, Frank Lampard selaku interim, Mauricio Pochettino, hingga akhirnya Enzo Maresca.
Sektor kepelatihan baru Chelsea dipastikan langsung menghadapi ujian berat karena dihadapkan pada jadwal padat sepanjang Januari 2026. Jadwal tersebut mencakup sembilan pertandingan penting, di antaranya laga kontra Manchester City pada 5 Januari, derbi melawan Arsenal di semifinal Piala Liga pada 15 Januari, serta bentrokan melawan Napoli di Liga Champions pada 29 Januari.






