Chelsea dilaporkan telah menyusun rencana masa depan untuk winger asal Ukraina, Mykhaylo Mudryk. Manajemen klub memutuskan untuk melepas pemain tersebut melalui skema peminjaman pada musim 2026/2027, seperti dilansir dari Bola. Kepastian langkah The Blues mengemuka setelah sanksi larangan bermain akibat kasus doping yang menjerat Mudryk resmi dicabut pada Jumat lalu.
Pencabutan sanksi memungkinkan dirinya kembali beraktivitas profesional usai menjalani masa hukuman lebih dari 18 bulan. Mudryk sempat terbang ke Hong Kong demi bergabung bersama skuad Chelsea di bawah asuhan Xabi Alonso. Sang manajer sebenarnya mengagumi bakat mantan pemain Shakhtar Donetsk tersebut.
Meski mendapatkan simpati dari tim pelatih, manajemen klub menilai opsi peminjaman menjadi langkah paling realistis. Kebijakan ini diambil demi memberikan menit bertanding yang konsisten bagi pemain berusia 25 tahun itu.
Absen dari laga resmi sejak November 2024 membuat kondisi kebugaran bertanding Mudryk belum berada di level optimal. Pemulihan ritme permainan secara bertahap hanya bisa dicapai jika ia tampil secara reguler di kompetisi resmi. Di sisi lain, Chelsea memikul target besar untuk menembus zona Liga Champions pada musim depan. Persaingan ketat di skuad utama dinilai membatasi ruang bagi Mudryk untuk mendapatkan jaminan jam bermain secara rutin di Stamford Bridge.
Langkah menyekolahkan sang winger dipandang sebagai jalan keluar terbaik. Strategi ini membantu pemain memulihkan kebugaran tanpa mengganggu ambisi target kompetitif klub.
Strasbourg Menjadi Tujuan Utama
BlueCo selaku pemilik Chelsea mengarahkan Strasbourg sebagai opsi utama pelabuhan baru Mudryk. Kendati demikian, terdapat tiga klub Premier League yang turut memantau situasi sang pemain. Hubungan kepemilikan antara Chelsea dan Strasbourg mempermudah proses negosiasi kepindahan tersebut.
Jika kesepakatan terwujud, Mudryk akan menjadi salah satu bintang berprofil tinggi yang berlaga di Ligue 1 Prancis. Kedua klub tercatat sering memanfaatkan kerja sama peminjaman pemain dalam beberapa musim terakhir. Mereka berpeluang kembali memaksimalkan kuota batas tiga pemain pinjaman dalam satu waktu.
Apabila memilih hengkang ke Prancis, Mudryk bakal mengisi satu dari enam slot kuota peminjaman luar negeri yang diizinkan oleh regulasi FIFA. Opsi ini menjaga pemenuhan kebutuhan sang pemain sekaligus mematuhi aturan transfer yang berlaku.







