Karakter megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo kembali menjadi topik perbincangan hangat. Dilansir dari Detik Sport, Javier Hernandez atau yang akrab disapa Chicharito memberikan pembelaan terhadap mantan rekan setimnya tersebut. Chicharito secara tegas menepis anggapan publik yang sering menuduh pemain asal Portugal itu sebagai sosok yang sombong.
Penilaian masyarakat luas dinilai tidak mencerminkan kepribadian asli Ronaldo di dalam maupun luar lapangan. Kedua pemain tersebut pernah berbagi ruang ganti di Real Madrid pada musim 2014/2015. Saat itu, penyerang asal Meksiko tersebut membela klub raksasa Spanyol dengan status pinjaman dari Manchester United.
Pernyataan ini disampaikan Chicharito saat menjadi bintang tamu dalam tayangan podcast 'Rio Ferdinand Presents'. Pembawa acara Rio Ferdinand menanyakan pandangan pribadi sang striker mengenai kepribadian Ronaldo selama mereka bermain bersama.
Mantan penyerang Real Madrid itu menegaskan bahwa tuduhan arogan sama sekali tidak berdasar. Pengalaman berjuang bersama di klub Spanyol membuat Chicharito memahami sisi lain dari sang kapten timnas Portugal. "Saya tidak pernah merasa Ronaldo arogan. Saya berkesempatan bermain bersamanya, dia penuh kerendahan hati," ujar Chicharito.
Lebih lanjut, Chicharito membeberkan bahwa Ronaldo merupakan figur yang memiliki ambisi sangat tinggi. Hasrat besar untuk terus menjadi yang terbaik mendorong sang pemain selalu bekerja keras melampaui batas. Menurut Chicharito, kebiasaan Ronaldo menyuarakan hal-hal positif mengenai dirinya sendiri bukanlah bentuk kesombongan. Sikap percaya diri tersebut merupakan bagian dari mentalitas pemenang yang dibentuk melalui perjuangan panjang.
"Ronaldo selalu melawan arus, melawan segalanya," kata Chicharito. Chicharito memberikan gambaran bagaimana pola pikir Ronaldo ketika berhasil meraih suatu pencapaian besar dalam kariernya. Kejujuran serta keyakinan pada kemampuan diri kerap disalahartikan oleh publik sebagai keangkuhan. "Jadi, ketika dia meraih sesuatu dan Anda bertanya, 'Hei, kamu berhasil mencapai ini?' dia akan menjawab, 'Ya, benar.' 'Apakah kamu merasa dirimu yang terbaik?' 'Ya'," tutur Chicharito.
Penyerang bertubuh gempal ini menilai bahwa standar sosial masyarakat sering kali keliru dalam mendefinisikan rasa percaya diri. Berbicara secara jujur mengenai potensi diri seharusnya tidak dikategorikan sebagai tindakan yang negatif.
"Masyarakat tidak terbiasa melihat orang berbicara positif tentang diri mereka sendiri karena hal itu dianggap sebagai kesombongan. Padahal, kesombongan adalah ketika Anda mengatakan sesuatu yang tidak benar," kata Chicharito. Penjelasan Chicharito ini memberikan sudut pandang baru mengenai karakter asli Cristiano Ronaldo. Etos kerja, rasa percaya diri, serta kerendahan hati di balik layar menjadi kunci utama keberhasilan Ronaldo di panggung dunia.







