Federico Chiesa Siap Huni Posisi Baru di Liverpool demi Menit Bermain

5 Agustus 2026, 16:31 WIB

Penyerang sayap asal Italia Federico Chiesa menegaskan komitmennya untuk bertahan di Liverpool meski sempat melewati dua musim yang kurang memuaskan. Langkah ini diambil seiring kehadiran Andoni Iraola yang kini resmi menduduki kursi manajer The Reds.

Seperti dilansir dari Bola, pemain berusia 28 tahun tersebut menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dengan skema anyar demi mengamankan tempat di skuad utama pada musim 2026/2027.

Liverpool memboyong Chiesa dari Juventus pada era kepemimpinan Arne Slot dengan nilai transfer mencapai 12,5 juta pound sterling. Namun, performa mantan pemain Fiorentina itu belum maksimal akibat minimnya waktu bermain di Anfield.

Selama dua musim berselang, Chiesa hanya membukukan sembilan kali penampilan sebagai starter dari total 50 laga di seluruh kompetisi. Ia sebenarnya berpeluang hengkang pada bursa transfer Januari lalu, tetapi pihak klub menahan kepindahannya usai Alexander Isak dihantam cedera dan Mohamed Salah harus membela Timnas Mesir di Piala Afrika.

Kendati minim jam terbang, Chiesa mengaku tidak berniat meninggalkan klub dalam waktu dekat.

"Saat ini saya bahagia berada di Liverpool. Saya mencintai klub ini, mencintai para suporter, saya mencintai semuanya. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik agar mendapat kesempatan bermain," kata Chiesa.

Eksperimen Peran Baru di Bawah Iraola

Proses komunikasi awal antara Chiesa dan Iraola berfokus pada diskusi taktik serta mekanisme penekanan presisi tinggi. Kebijakan anyar sang manajer langsung terlihat ketika Liverpool memetik kemenangan 4-2 atas Sunderland dalam pertandingan pramusim.

Pada laga tersebut, Chiesa diturunkan sebagai juru gedor utama dan berhasil menyumbang satu gol. Keputusan menempatkannya di posisi penyerang tengah diambil lantaran krisis lini depan, mengingat Hugo Ekitike masih menjalani pemulihan cedera tendon Achilles serta Alexander Isak yang belum pulih total dari patah tulang fibula.

Chiesa menegaskan fleksibilitasnya untuk mengisi pos yang ditinggalkan para koleganya tersebut.

"Pelatih memainkan saya sebagai striker dan memang menginginkan saya di posisi itu. Sepanjang karier saya bermain sebagai winger, tetapi saya juga senang jika harus menjadi striker," ujar Chiesa.

Ia memaklumi keputusan Arne Slot yang jarang menurunkannya pada musim lalu. Kini, Chiesa menyambut positif filosofi Iraola yang mengandalkan intensitas tinggi, duel satu lawan satu, dan tekanan agresif di seluruh area permainan.

Ujian berikutnya bagi Chiesa untuk membuktikan kapasitasnya bakal tersaji saat Liverpool menjajal kekuatan Wrexham dalam laga pramusim di Yankee Stadium, New York.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang