Daniel Marthin Absen Tiga Bulan Usai Jalani Operasi Lutut Kiri

17 Juni 2026, 02:01 WIB

Pebulutangkis ganda putra Indonesia Daniel Marthin dipastikan harus menepi dari lapangan selama tiga bulan ke depan setelah menjalani operasi bedah minimal invasif pada lutut kirinya. Pengumuman mengenai kondisi terkini sang atlet disampaikan oleh PP PBSI pada Jumat (26/6), seperti dilansir dari Papanskor.

Langkah medis berupa tindakan arthroscopic debridement ini terpaksa diambil untuk membersihkan serta memperbaiki kerusakan atau peradangan pada sendi lutut kiri Daniel. Setelah operasi selesai dilakukan, atlet yang dikenal dengan smash kencangnya tersebut kini memasuki fase awal pemulihan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menjelaskan bahwa proses penanganan cedera Daniel masih membutuhkan beberapa tahapan sebelum sang pemain bisa kembali beraktivitas normal di pelatnas.

"Proses selanjutnya menunggu pemulihan dilanjutkan dengan fisioterapi dan penguatan otot. Butuh waktu sekitar 1-2 minggu untuk membuka jahitan dan setelah itu bisa dilakukan fisioterapi," kata Eng Hian.

Eng Hian menambahkan bahwa proses pemulihan cedera ini memakan waktu yang cukup panjang agar kondisi lutut sang pemain benar-benar pulih total sebelum kembali berlatih secara intensif.

"Namun, harus bertahap," pungkas Eng Hian.

Masalah pada lutut kiri tersebut mulai dirasakan Daniel saat ia dan pasangannya, Muhammad Shohibul Fikri, bertanding melawan wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dalam babak penyisihan grup Piala Sudirman 2025 di Xiamen, China, pada awal Mei 2025 lalu. Pasangan Indonesia sebenarnya berhasil menang straight games 21-16, 21-18 untuk membawa Indonesia menjadi juara Grup D, namun Daniel mengalami salah pendaratan saat melompat.

"Saya melompat lalu mendaratnya tidak pas, jadi sekarang merasa ada tidak nyaman di lutut kiri. Kalau bertumpu di kaki kanan masih bisa tapi kalau tumpuannya kaki kiri masih sulit," tutur Daniel.

Rasa nyeri tersebut sempat ditahannya demi mengamankan poin kemenangan bagi tim Indonesia sebelum akhirnya pemeriksaan medis menunjukkan adanya kerusakan yang memerlukan tindakan bedah.

"Tadi saya tidak mau terlalu memikirkan hal ini, saya hanya fokus menyelesaikan pertandingan dan memberikan yang terbaik untuk menang," Daniel menambahkan.

Dampak dari absennya Daniel Marthin membuat PBSI merombak susunan pemain untuk turnamen Japan Open 2025 yang digelar pada Juli mendatang. Muhammad Shohibul Fikri akan dipasangkan sementara dengan pemain senior Fajar Alfian, mengingat partner asli Fajar, yaitu Muhammad Rian Ardianto, sedang absen karena urusan keluarga.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang