Dejan Savicevic Kritik Jurnalis soal Franco Baresi dan Ballon d’Or

7 Agustus 2026, 11:17 WIB

Legenda AC Milan, Dejan Savicevic, mengungkapkan ketidakpercayaannya bahwa Franco Baresi tidak pernah memenangkan Ballon d'Or sepanjang kariernya, yang menurutnya disebabkan oleh pilihan para jurnalis pemilih penghargaan tersebut, seperti dilansir dari Bola.

Savicevic mengenang Baresi yang baru saja meninggal dunia pada usia 66 tahun dan menyatakan akan menghadiri pemakaman sang mantan rekan setim bersama legenda AC Milan lainnya.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Savicevic memuji Baresi bukan hanya sebagai pemain hebat tetapi juga pribadi luar biasa dengan pemahaman permainan yang sangat tinggi.

"Dia orang yang hebat, rekan setim yang luar biasa, dan pemain yang fantastis. Sepak bola mengalir dalam dirinya. Dia memahami segalanya dan memiliki visi permainan yang luar biasa," ujar Savicevic.

Savicevic juga mengenang atmosfer San Siro yang selalu penuh semangat dengan nyanyian "C'è solo un capitano" untuk Baresi yang memotivasi seluruh pemain Milan.

Savicevic menyamakan Baresi dengan Franz Beckenbauer sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah dan menempatkan Baresi bersama Paolo Maldini sebagai dua bek terbaik dunia.

"Baresi seperti Beckenbauer. Dia dan Paolo Maldini adalah yang terbaik di dunia. Franco memenangkan begitu banyak trofi dan sebenarnya masih bisa meraih lebih banyak lagi," kata Savicevic.

Kecewa atas fakta Baresi tidak pernah meraih Ballon d'Or, Savicevic secara bercanda menyalahkan para jurnalis yang memberikan suara.

"Bagaimana mungkin mereka tidak memberikan Ballon d'Or kepada Baresi? Itu salah kalian," ucap Savicevic.

Ia juga menilai pengakuan lebih sering diberikan kepada pemain Belanda AC Milan, meskipun Baresi merupakan sosok fenomenal.

"Dengan segala hormat kepada Frank Rijkaard, kita berbicara tentang gelandang yang bagus. Tetapi Baresi adalah sesuatu yang berbeda. Dia fenomena. Jangan bicara kepada saya soal Ballon d'Or karena itu membuat saya kesal," tegas Savicevic.

Hanya tiga bek yang pernah memenangkan Ballon d'Or sepanjang sejarah, yaitu Franz Beckenbauer, Matthias Sammer, dan Fabio Cannavaro.

Selain kemampuan di lapangan, Savicevic mengenang Baresi sebagai pemimpin yang selalu mendukung rekan-rekannya, terutama saat Savicevic sendiri mengalami masa sulit bergabung dengan AC Milan.

"Dia memeluk saya dan berkata, 'Bersabarlah. Di sini banyak pemain hebat. Kamu berada di Milan, tempat terbaik untuk bermain. Jangan marah dan jangan menyerah'," kenang Savicevic.

Sikap tenang, rendah hati, dan kepemimpinan Baresi membuatnya dikenang bukan hanya sebagai bek terbaik tetapi juga sosok yang dicintai oleh seluruh rekan setimnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang