Dr. Andika Cibro Jadi Pemateri Teras Literasi Pascasarjana UINSU Medan

5 Agustus 2026, 20:31 WIB

Alumni Program Doktor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Dr. Andika Novriadi Cibro, M.Ag, kembali ke almamaternya sebagai narasumber Teras Literasi Pascasarjana UINSU Medan, seperti dikutip dari Info. Forum ilmiah bertema “Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Inovatif dan Berkelanjutan di Era Society 5.0” ini dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026 di Kampus Pascasarjana UINSU Medan.

Kegiatan tersebut mempertemukan dosen, mahasiswa, peneliti, guru, dan praktisi pendidikan guna mendiskusikan inovasi serta tantangan digitalisasi pendidikan. Undangan kepada akademisi asal Aceh ini menjadi bentuk apresiasi atas kiprahnya di bidang pendidikan Islam, manajemen pesantren, dan pengembangan inovasi berbasis digital.

Dalam forum Teras Literasi, Dr. Andika membagikan pengalamannya terkait penelitian berbasis Research and Development (R&D), penguatan budaya literasi akademik, serta pentingnya inovasi yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Kehadiran ini memberikan ruang baginya untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa dan peneliti di kampus tempatnya menimba ilmu.

Sebelumnya, Dr. Andika lulus dengan predikat Cumlaude dan dinobatkan sebagai Wisudawan Terpuji pada Wisuda ke-87 UINSU Medan, 18 November 2025. Disertasinya menghasilkan Aplikasi Pramuka Pesantren, sebuah produk digital untuk mendukung pembinaan karakter santri melalui kepramukaan di dayah.

Penelitian tersebut mengintegrasikan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah ke dalam model pembinaan santri berbasis kepramukaan digital. Dr. Andika menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE yang melahirkan berbagai luaran penelitian resmi.

"Penelitian saya menggunakan metode Research and Development model ADDIE. Dari penelitian itu lahir aplikasi digital beserta buku panduan, buku materi, buku manual, hingga buku hasil konversi disertasi. Seluruh produk tersebut telah saya daftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual," ujar Dr. Andika.

Direktur Pascasarjana UINSU, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, menilai Dr.

Andika sebagai alumni yang membuktikan bahwa penelitian mampu melahirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat. Keberhasilannya juga terlihat dari kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga, pemerintah, dan pengguna.

"Kami melihat Dr. Andika sangat antusias dalam penelitiannya. Selain mengangkat digitalisasi pendidikan yang produktif, ia juga berhasil membangun kolaborasi dengan banyak pihak serta memperoleh dukungan dari pemerintah dan berbagai institusi.

Bahkan saat sidang promosi doktornya, sejumlah pimpinan pesantren dan unsur Gerakan Pramuka dari Sumatera Utara hadir memberikan dukungan sekaligus menyatakan kesiapan mengimplementasikan produk yang dikembangkannya," kata Prof. Nurussakinah.

Pascaseleksi studi doktoral, Dr. Andika aktif mendiseminasikan hasil penelitian lewat seminar nasional dan forum akademik. Pendekatan ini menginspirasi lahirnya karya berbasis produk di beberapa perguruan tinggi, seperti pengembangan SKPI Digital oleh mahasiswa Doktor Manajemen Pendidikan FITK UINSU yang didukung Kopertais Wilayah V Aceh serta PTKIS di Aceh.

Di tingkat magister, Dr. Andika turut mendampingi penelitian R&D yang melahirkan aplikasi SADA (Satu Data Dayah), E-Masrupat untuk administrasi keuangan dan unit usaha pesantren, serta E-Book Panduan TKK Keagamaan untuk kegiatan pramuka di sekolah Islam dan pesantren.

Integritas Peneliti Menurut Direktur Pascasarjana

Prof. Nurussakinah menegaskan bahwa keunggulan Dr. Andika terletak pada integritasnya dalam menjalankan seluruh tahapan penelitian, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, hingga uji coba pengguna secara konsisten.

"Dr. Andika menjalankan seluruh tahapan tersebut secara konsisten. Produk yang dihasilkannya bukan sekadar menarik secara visual, tetapi telah melalui proses ilmiah yang matang sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan penelitian ditentukan oleh kemampuan peneliti meyakinkan pengguna bahwa inovasi tersebut memberi manfaat nyata, bukan dari kemewahan produk semata.

Pada gelaran Teras Literasi tersebut, Dr. Andika tampil bersama Guru Besar Teknologi Pendidikan UINSU, Prof. Dr.

Mardianto, M.Pd. Acara ini juga didampingi oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr.

Nurussakinah Daulay serta Wakil Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Salamuddin, M.A.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang