Penyerang Manchester City, Erling Haaland, resmi menorehkan tinta emas sebagai penyerang paling subur dalam sejarah kompetisi tertinggi sepak bola Inggris. Penyerang asal Norwegia tersebut sukses melampaui catatan para striker legendaris setelah mengemas gol ke-100 miliknya.
Seperti dilansir dari Papanskor, kepastian rekor tersebut tercipta saat Manchester City bertamu ke markas Fulham. Erling Haaland mencetak gol pembuka lewat sepakan first time pada menit ke-17 setelah memanfaatkan umpan matang dari Jeremy Doku.
Pemain kelahiran 21 Juli 2000 ini hanya membutuhkan 111 pertandingan sejak didatangkan dari Borussia Dortmund pada 2022 untuk mencapai angka tersebut. Catatan ini sekaligus membuktikan bahwa ketatnya persaingan di ranah Inggris tidak menghentikan produktivitasnya.
Melalui pencapaian ini, Haaland resmi mematahkan rekor usang milik Alan Shearer yang bertahan selama 30 tahun. Legenda Newcastle United tersebut sebelumnya membutuhkan 124 pertandingan untuk mencetak 100 gol pada tahun 1995 silam.
Selain Shearer, penyerang bernomor punggung sembilan ini juga melewati rekor Harry Kane. Mantan striker Tottenham Hotspur tersebut tercatat mengemas gol ke-100 pada laga ke-141 saat menghadapi Liverpool pada tahun 2018.
Haaland juga mengungguli Mohamed Salah, satu-satunya pemain aktif di Premier League selain dirinya yang sudah menembus angka 100 gol. Berdasarkan data dari situs resmi kompetisi, bintang Mesir tersebut berada di peringkat keenam dan memerlukan 162 laga untuk mencapai rekor itu pada 2021.
"Ini pencapaian besar dan saya sangat bangga. Tugas saya adalah mencetak gol dan bisa mencetak 100 gol untuk klub ini tentu menjadi pencapaian menyenangkan," ujar Haaland dikutip dari premierleague.com.
"Saya akan mengingat pertandingan ini seumur hidup saya," imbuh Haaland.
Pertandingan di markas Fulham berjalan sangat sengit dan hampir membuat para pemain The Citizens frustrasi. Usai gol pembuka Haaland, Manchester City sempat memperlebar keunggulan menjadi 3-0 melalui aksi Tijjani Reijnders pada menit ke-37 dan Phil Foden pada menit ke-44.
Fulham sempat memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum melalui sundulan akrobatik Emile Smith Rowe pada menit ke-52. Namun, City kembali menjauh di awal babak kedua lewat gol kedua Phil Foden pada menit ke-48.
Keunggulan tim tamu semakin menjauh menjadi 5-1 setelah tendangan Jeremy Doku berbelok arah akibat membentur pemain bertahan Fulham, Sander Berge, pada menit ke-54.
Kendati tertinggal jauh, tuan rumah menolak menyerah dan langsung merespons tiga menit berselang. Alex Iwobi berhasil membobol gawang Gianluigi Donnarumma memanfaatkan bola liar hasil halangan kurang sempurna atas umpan silang Harry Wilson.
Melihat situasi yang mulai tidak aman, manajer Pep Guardiola mencoba menyegarkan lini permainan dengan memasukkan Savinho untuk menggantikan Doku. Selain itu, John Stones juga dimasukkan guna mengisi posisi gelandang bertahan yang ditinggalkan Nico Gonzalez.
Strategi tersebut belum sepenuhnya meredam agresivitas tuan rumah yang tampil menekan di sisa waktu paruh kedua. Samuel Chukwueze sempat menghidupkan asa publik Craven Cottage lewat dua gol cepat yang dicetaknya berturut-turut pada menit ke-72 dan menit ke-76.
Skor berubah menjadi 4-5 dan memicu ketegangan di kubu Manchester City pada menit-menit akhir babak kedua. Fulham bahkan nyaris memaksakan hasil imbang pada menit ke-98 andai Jvasko Gvardiol tidak sigap memotong umpan matang dari Kevin menuju Joshua King.
Pertandingan yang diwarnai drama sembilan gol tersebut akhirnya ditutup dengan kemenangan tipis Manchester City atas Fulham dengan skor akhir 5-4.






