Anda mungkin sedang mempertimbangkan Xiaomi POCO C65 sebagai pilihan ponsel murah saat ini. Di tengah gempuran teknologi baru pada 10 June 2026 ini, perangkat entry-level yang meluncur beberapa waktu lalu tersebut masih sering diperbincangkan di pasar anggaran ketat.
Ekspektasi tinggi seringkali muncul ketika melihat emblem POCO yang biasanya identik dengan performa kencang. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa Xiaomi POCO C65 dirancang dengan kompromi tertentu untuk menekan harga jualnya tetap ramah di kantong.
Saya melihat perangkat ini sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan dominasi di kelas bawah, meskipun ada beberapa catatan kritis yang tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Mari kita bedah secara mendalam bagaimana komponen gawai ini bekerja.
Layar Xiaomi POCO C65 hadir dengan ukuran yang cukup masif, yaitu 6,74 inci. Ukuran sebesar ini jelas memberikan kepuasan tersendiri saat Anda menggunakannya untuk menonton video atau sekadar menjelajahi media sosial.
Sayangnya, ukuran besar ini tidak diimbangi dengan resolusi yang tinggi. Ponsel ini hanya dibekali resolusi HD+ 1600×720 piksel dengan kerapatan yang tergolong rendah, yakni hanya 260 ppi.
Dari spesifikasinya, menurut saya kerapatan layar yang rendah ini membuat visual terasa kurang tajam jika Anda melihatnya dari jarak dekat.
Untuk tingkat kecerahan, layarnya mengusung 450 nits untuk kondisi tipikal dan bisa melonjak hingga 600 nits pada mode High Brightness Mode (HBM). Di bawah terik matahari, keterbacaan layar ini terasa pas-pasan namun masih bisa diandalkan.
Keberadaan Refresh Rate 90Hz yang Menolong Pergerakan
Satu hal yang patut diapresiasi adalah dukungan refresh rate hingga 90Hz. Fitur ini membuat animasi menu dan transisi antar-aplikasi terasa lebih mulus dibandingkan standar 60Hz tradisional.
Pergerakan layar yang lebih halus ini sedikit mengobati kekecewaan pada sektor resolusi yang masih tertahan di kelas HD+.
Sertifikasi Kenyamanan Mata untuk Penggunaan Lama
Bagi Anda yang sering menatap ponsel dalam durasi lama, Xiaomi POCO C65 sudah dilengkapi dengan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan Flicker-Free. Keberadaan sertifikasi ini sangat krusial.
Fitur perlindungan ini membantu mengurangi ketegangan mata akibat paparan cahaya biru dan kedipan layar, terutama saat digunakan dalam kondisi ruangan yang temaram.
Dapur Pacu MediaTek Helio G85 yang Mulai Menua
Jantung mekanis dari Xiaomi POCO C65 diserahkan kepada chipset MediaTek Helio G85. Prosesor ini dibangun dengan fabrikasi 12nm yang sudah terhitung senior untuk standar efisiensi saat ini.
Konfigurasi prosesor octa-core ini terdiri dari dua core performa Arm Cortex-A75 dengan kecepatan clock 2.0GHz, serta enam core efisiensi Arm Cortex-A55 berkecepatan 1.8GHz.
Untuk kebutuhan harian seperti bertukar pesan, menjelajahi web, dan membuka aplikasi ringan, performanya masih tergolong lancar. Namun, jangan harap Anda bisa memainkan game berat masa kini dengan lancar tanpa kendala lag.
Opsi RAM dan Penyimpanan yang Cukup Masif
Untungnya, keterbatasan chipset sedikit tertutupi oleh konfigurasi memori yang ditawarkan oleh pabrikan. Perangkat ini dipasarkan dalam dua varian kombinasi ruang penyimpanan yang cukup lega.
- Varian memori RAM 6GB dengan penyimpanan internal 128GB.
- Varian memori RAM 8GB dengan penyimpanan internal 256GB.
Jika ruang penyimpanan bawaan tersebut masih terasa kurang bagi Anda, Xiaomi menyediakan opsi ekspansi penyimpanan eksternal menggunakan kartu MicroSD hingga kapasitas 1TB.
Sistem Operasi MIUI 14 yang Butuh Resource Besar
Ponsel ini menjalankan sistem operasi MIUI 14 untuk POCO sejak awal peluncurannya. Antarmuka ini kaya akan fitur, namun terkenal cukup berat untuk hardware kelas entry-level.
Kombinasi MediaTek Helio G85 dan MIUI 14 terkadang menimbulkan sedikit stuttering saat memori mulai penuh atau ketika Anda membuka terlalu banyak aplikasi di latar belakang.
Kemampuan Fotografi dengan Peningkatan Kecepatan
Sektor kamera pada Xiaomi POCO C65 membawa konfigurasi sensor ganda di bagian belakang. Kamera utamanya memiliki resolusi 50MP dengan bukaan f/1.8 yang ditemani oleh lensa makro 2MP dengan bukaan f/2.4.
Berdasarkan data teknis dari pabrikan, kecepatan pemrosesan kamera malam pada ponsel ini meningkat 19,5% jika dibandingkan dengan pendahulunya, yaitu seri POCO C40. Tidak hanya itu, kecepatan pemrosesan mode portrait belakang juga diklaim melonjak signifikan sebesar 79%.
Peningkatan kecepatan rana ini tentu mempermudah Anda dalam mengambil momen tanpa harus menunggu proses pemuatan gambar yang menjengkelkan setelah tombol shutter ditekan.
Kualitas Rekaman Video yang Standar
Untuk urusan videografi, kamera belakang maupun kamera depan beresolusi 8MP (f/2.0) milik Xiaomi POCO C65 hanya mampu merekam video hingga resolusi maksimal 1080p pada kecepatan 30fps.
Ketiadaan fitur stabilitas gambar berbasis hardware maupun software membuat rekaman video rentan terhadap guncangan jika diambil sambil berjalan kaki.
Daya Tahan Baterai dan Fitur Pendukung Fisik
Sektor daya menjadi salah satu poin yang diandalkan oleh perangkat ini. Xiaomi membenamkan baterai berkapasitas besar, yakni 5000mAh, yang sudah menjadi standar industri untuk ketahanan seharian penuh.
Ponsel ini juga sudah mendukung teknologi pengisian daya cepat 18W. Angka ini memang tidak bisa dibilang instan, tetapi sudah jauh lebih baik daripada pengisian standar 10W tradisional.
Secara fisik, perangkat ini memiliki bobot sekitar 192 gram dengan dimensi total panjang 168mm, lebar 78mm, serta ketebalan bodi yang berada di angka 8,09mm.
Kehadiran Jack Audio yang Semakin Langka
Di saat banyak pabrikan mulai menghilangkan colokan audio pada ponsel modern, Xiaomi POCO C65 untungnya masih mempertahankan kehadiran jack headphone 3.5mm.
Fitur fisik ini tentu menjadi kabar baik bagi Anda yang masih setia menggunakan earphone atau headphone kabel tanpa perlu repot menggunakan dongle tambahan.
Analisis Komparasi Komponen Utama
Untuk memberikan gambaran yang lebih transparan dan scannable mengenai kompromi hardware yang ada pada perangkat ini, mari kita lihat data terstrukturnya.
| Komponen Perangkat | Spesifikasi Detail |
|---|---|
| Chipset Utama | MediaTek Helio G85 (12nm) |
| Konfigurasi CPU | 2x Cortex-A75 @2.0GHz & 6x Cortex-A55 @1.8GHz |
| Dimensi Fisik | 168mm x 78mm x 8.09mm |
| Bobot Total | 192 gram |
| Kamera Utama | 50MP (f/1.8) + 2MP Makro (f/2.4) |
| Kamera Depan | 8MP (f/2.0) |
| Kapasitas Baterai | 5000mAh |
| Daya Pengisian | 18W Fast Charging |
Melihat data di atas, terlihat jelas bahwa ponsel ini mencoba menyeimbangkan antara kapasitas baterai besar dan kamera beresolusi tinggi dengan penggunaan chipset yang sudah berumur.
Pertimbangan Akhir untuk Calon Pembeli
Membeli Xiaomi POCO C65 saat ini memerlukan pemahaman yang matang mengenai skala prioritas kebutuhan Anda. Jika fokus utama Anda adalah kapasitas penyimpanan besar untuk menyimpan dokumen, layar lapang untuk menonton, dan baterai awet, perangkat ini masih sanggup memenuhi tugas tersebut.
Namun, jika Anda mendambakan performa gaming yang responsif, efisiensi daya tingkat tinggi dari fabrikasi chipset modern, serta ketajaman layar yang mumpuni, keterbatasan MediaTek Helio G85 dan resolusi HD+ di ponsel ini akan terasa sangat membatasi mobilitas harian Anda.






