Kompetisi sepak bola kasta kedua Indonesia yang kini bertajuk Pegadaian Championship 2025/26 resmi bergulir pada Jumat, 12 September. Pertandingan di hari pertama langsung menyajikan tiga laga ketat yang tersebar di tiga kota berbeda.
Dilansir dari Papanskor, persaingan sengit langsung terjadi di Grup 1 wilayah Barat serta Grup 2 wilayah Timur. Sejumlah tim sukses mengamankan poin penuh pada laga pembuka musim ini.
Tuan rumah FC Bekasi City tampil perkasa saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Candrabhaga pada Jumat malam WIB. Tim berjuluk Black Horse tersebut sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor akhir 4-0.
Penyerang senior Ezechiel Ndouasel menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol awal pada menit ke-22 dan 45. Dua gol tambahan dicetak oleh Madon pada menit ke-61 serta M. Fadly pada menit ke-86.
Kemenangan telak ini mengantarkan FC Bekasi City memimpin klasemen sementara Grup 1. Hasil positif tersebut menjadi modal penting untuk mengejar target promosi ke BRI Super League.
Kekalahan Dramatis PSMS Medan
Hasil kontras dialami oleh PSMS Medan yang gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah di Stadion Utama Sumatera Utara. Tim Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan tim tamu, Persekat Tegal.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan tipis PSMS Medan lewat skor 0-1. Gol kemenangan Persekat Tegal dicetak secara dramatis oleh Edward Rocky Mandosir saat laga memasuki masa injury time, tepatnya di menit ke-90+6.
Lewat hasil ini, FC Bekasi City dan Persekat Tegal kini berada di papan atas klasemen Grup 1 dengan koleksi masing-masing 3 poin.
Debut Manis Teco Bersama Barito Putera
Beralih ke pertandingan di Grup 2, PS Barito Putera juga sukses mengamankan poin penuh pada laga perdana mereka. Menjamu Kendal Tornado FC di Stadion Demang Lehman, Martapura, Barito Putera menang tipis dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan tim tuan rumah lahir lewat aksi pemain asing Renan Alves pada menit ke-90+1. Gol di menit-menit akhir tersebut memastikan tiga poin penting di hadapan para pendukung.
Hasil ini sekaligus menandai debut manis bagi sang pelatih, Stefano Cugurra alias Teco, yang musim ini memilih berkarier di kompetisi kasta kedua setelah sebelumnya sukses membawa Persisja dan Bali United menjuarai Liga 1.







