FIFA Batalkan Rencana Pembentukan FIFA Forward Enterprise

7 Agustus 2026, 06:01 WIB

FIFA resmi mencabut rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) pada 1 Agustus 2026 setelah menghadapi gelombang penolakan keras dan ancaman boikot dari sejumlah konfederasi, seperti dilansir dari Bola. Proyek komersialisasi kompetisi unggulan tersebut sebelumnya memicu kontroversi sejak pertama kali diperkenalkan pada 28 Juli 2026, hingga akhirnya Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan pembatalan secara bertahap sejak 31 Juli 2026. Penolakan masif muncul pada 30 Juli 2026 ketika 55 asosiasi anggota UEFA secara bulat mengancam akan memboikot turnamen mendatang, termasuk Piala Dunia Wanita 2027 dan Piala Dunia 2030. Penolakan serupa disuarakan oleh CONCACAF bersama 41 asosiasi anggotanya serta mendapat dukungan solidaritas dari AFC yang menyoroti masalah transparansi, tata kelola, dan keterlibatan investor swasta.

Rancangan FFE sendiri digagas sebagai anak perusahaan untuk mengonsolidasikan hak komersial dan operasional ajang besar FIFA dengan mengincar pendanaan hingga $4,2 miliar melalui penjualan 20 persen saham ke investor swasta seperti Thrive Eternal. Demi menggalang dukungan, Infantino sempat menjanjikan penggalangan insentif dana pengembangan bagi asosiasi anggota dari $10 juta menjadi $20 juta selama empat tahun.

Gelombang tekanan dari berbagai belahan dunia akhirnya memaksa pimpinan FIFA untuk menghentikan proyek komersial tersebut secara menyeluruh. "Piala Dunia tidak dapat diperlakukan sebagai produk investasi," tegas UEFA.

Organisasi sepak bola Eropa tersebut menggarisbawahi posisi mendasar mereka terkait komersialisasi ajang tertinggi sepak bola dunia tersebut. "Piala Dunia bukan untuk dijual," tambah UEFA.

Keputusan pembatalan ini diambil guna mencegah perpecahan yang semakin meluas di tingkat global. "menciptakan perpecahan yang sifatnya, terlepas dari tingkat dukungan, tidak lagi demi kepentingan tujuan yang ditetapkan sejak awal," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA. Ia menegaskan komitmen awal organisasi dalam memajukan sepak bola internasional.

"Tujuan kami selalu – dan akan selalu – untuk menyatukan dan meningkatkan. Akibatnya, proposal ini tidak akan dilanjutkan," tutur Gianni Infantino.

Dampak dari kontroversi ini juga berlanjut pada perubahan jajaran internal organisasi pascapencabutan proposal FFE. "kesepakatan buruk untuk sepak bola," kata Carlos Cordeiro, mantan Penasihat Senior FIFA. Eks Presiden Federasi Sepak Bola AS yang mengundurkan diri pada 31 Juli 2026 tersebut melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan komersial FIFA.

Ia menuduh FIFA telah "menggadaikan masa depan sepak bola tanpa pembenaran yang meyakinkan."

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang