Gavin Lee Menyiapkan Strategi Khusus untuk Meredam Mitchell Baker

8 Agustus 2026, 07:46 WIB

Pelatih Singapura Gavin Lee telah menyiapkan taktik khusus untuk meredam pergerakan penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker. Lini pertahanan The Lions menyatakan kesiapannya untuk beradu fisik melawan juru gedor skuad Garuda tersebut, seperti dilansir dari Detik Sport. Pertandingan pamungkas Grup A Piala AFF 2026 ini akan digelar di Stadion Jalan Besar pada Jumat (7/8/2026) malam WIB.

Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang atas Singapura demi mengamankan tiket menuju babak semifinal. Posisi Tim Merah Putih di tabel klasemen sementara Grup A masih tertahan di peringkat ketiga dengan raihan enam poin. Skuad Garuda saat ini tertinggal satu angka dari Singapura dan Vietnam yang menempati posisi dua teratas.

Pelatih Indonesia John Herdman diperkirakan tetap mengandalkan Mitchell Baker di lini depan. Penyerang berusia 19 tahun tersebut diharapkan mampu mencetak gol untuk mengamankan tiga poin penuh bagi Indonesia.

Performa Baker sepanjang turnamen tergolong sangat impresif dengan torehan empat gol. Catatan tersebut menempatkan dirinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala AFF 2026 bersama penyerang Myanmar Win Naing Tun. Kendati demikian, kubu Singapura mengaku tidak gentar menghadapi ketajaman sang juru gedor. Gavin Lee memahami betul bahwa Baker sering diandalkan untuk menerima umpan-umpan lambung berkat keunggulan posturnya.

Lee optimistis para pemain belakangan Singapura sanggup mengantisipasi keunggulan fisik Baker. Pengalaman menghadapi pemain berpostur tinggi saat menjalani pemusatan latihan di Jepang menjadi modal berharga bagi timnya. Strategi utama yang disiapkan Singapura adalah memotong jalur distribusi bola sebelum mencapai Baker. Langkah ini dinilai sebagai kunci paling efektif untuk mematikan pergerakan sang penyerang di dalam kotak penalti.

"Mitchell jelas memiliki profil yang berbeda, tapi keuntungan bagi kami adalah kami sempat menghadapi lawan asal Jepang yang memiliki postur tubuh sebesar itu selama pemusatan latihan sebelum turnamen, jadi itu menjadi latihan yang bagus," ujar Lee dikutip dari Detik Sport. "Ini bukan soal bertahan menghadapi satu pemain, melainkan menghadapi permainan tim lawan secara keseluruhan. Jadi, bagi kami, kuncinya adalah bagaimana kami bisa mematahkan upaya mereka dalam mengalirkan bola kepadanya," jelasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang