Sebuah bangunan di Jalan Cikini Raya, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mengalami kebakaran pada Rabu (5/8/2026) siang. Informasi musibah ini diterima oleh petugas pemadam kebakaran dari laporan warga sekitar pukul 14.45 WIB.
Insiden tersebut sempat membuat sekitar 8 orang pekerja terjebak di area atap gedung. Berdasarkan pantauan dilansir dari Detikcom sekitar pukul 16.00 WIB, para pekerja yang menggunakan helm serta seragam kerja tersebut berusaha mencari jalan keluar guna mengindari kobaran api dan kepulan asap pekat.
Kendati area atas bangunan mulai diselimuti asap tebal, situasi di lokasi terpantau relatif terkendali tanpa kepanikan berlebih dari para pekerja. Mereka tetap berada di atap untuk menantikan kedatangan bantuan dari tim penyelamat.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan kekuatan penuh guna menanggulangi titik api. Sebanyak 20 unit mobil pemadam beserta 76 personel diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.
Guna menjangkau area kebakaran yang berada di ketinggian, petugas mengoperasikan mobil pemadam yang dilengkapi tangga hidrolik panjang atau Bronto Skylift. Penanganan intensif tersebut membuat para pekerja yang sebelumnya berada di lantai atas sudah tidak terlihat di atap dalam kurun waktu 20 menit kemudian.
Operasi pemadaman oleh petugas damkar telah dimulai sejak pukul 14.52 WIB. Penanganan kemudian berlanjut ke tahap penjinakan api agar tidak menyebar lebih luas.
"Status kebakaran, proses pendinginan," kata petugas command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta per pukul 15.49 WIB.
Upaya pendinginan terus difokuskan sejak pukul 15.45 WIB dengan menyemprotkan air ke titik-titik rawan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan mencegah munculnya penyalaan ulang.
Hingga pukul 16.10 WIB, kepulan asap masih terlihat membumbung dari bangunan tersebut sementara petugas terus menyelesaikan proses pemadaman di lokasi. Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran, kronologi kejadian, maupun ada tidaknya korban jiwa masih belum diketahui.







