Badai cedera kembali menghampiri persiapan pramusim Real Madrid untuk menghadapi kompetisi 2026/2027. Gelandang muda Thiago Pitarch kini harus menepi dari lapangan akibat mengalami masalah pada lututnya, seperti dilansir dari Bola. Kabar buruk ini memukul sang pemain yang sedang berjuang mencuri perhatian pelatih anyar Jose Mourinho.
Pitarch mengalami masalah fisik tersebut saat menjalani sesi latihan pramusim bersama Los Blancos di Valdebebas. Kondisi ini menambah panjang daftar pemain yang tumbang di awal masa kerja Jose Mourinho. Sebelum Pitarch cedera, skuad Real Madrid sudah lebih dulu dipastikan kehilangan Eder Militao dan Rodrygo Goes.
Persiapan tim sendiri telah berjalan selama dua pekan di bawah arahan Mourinho. Kendati demikian, juru taktik asal Portugal tersebut belum bisa menurunkan kekuatan penuh karena mayoritas pemain utama masih menjalani libur usai tampil pada turnamen internasional.
Di tengah terbatasnya pilihan pemain, Pitarch sebenarnya mendapatkan keuntungan karena bisa bergabung lebih awal. Kehadirannya di pramusim terjadi setelah sang pemain sukses membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Eropa U-19. Namun, momen untuk memikat hati pelatih anyar itu sirna seketika. Pitarch menderita cedera ligamen kolateral medial di bagian lutut kiri sewaktu mengikuti menu latihan.
Proses pemulihan cederanya diprediksi memakan waktu cukup lama. Berdasarkan laporan Diario AS, Pitarch membutuhkan rentang waktu pemulihan sekitar enam hingga delapan pekan. Estimasi waktu medis tersebut menandakan sang gelandang baru berpeluang merumput kembali pada September 2026. Situasi ini mematikan peluangnya untuk tampil membela klub pada laga-laga pembuka musim.
Absennya Pitarch memberi dampak ganda bagi sang pemain maupun pihak klub. Ia kehilangan panggung pramusim yang sangat krusial untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan Mourinho.
Rencana Peminjaman Terancam Batal
Sebelum insiden cedera ini terjadi, manajemen Real Madrid telah merancang skenario peminjaman. Langkah tersebut disiapkan agar lulusan akademi La Fabrica itu memperoleh menit bermain reguler di klub lain.
Peluang Pitarch menembus skuad utama memang terbilang berat akibat ketatnya persaingan di lini tengah. Mourinho lebih memprioritaskan nama-nama mapan seperti Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Bernardo Silva, dan Eduardo Camavinga. Persaingan di sektor tengah berpotensi makin sesak apabila klub berhasil mendaratkan Rodri dari Manchester City pada bursa transfer musim panas ini.
Masalah lutut ini turut mengancam kelancaran proses kepindahannya ke klub peminat. Klub-klub yang sebelumnya berminat meminjam Pitarch berpeluang menunda atau membatalkan rencana mereka akibat durasi pemulihan yang panjang.
Kini Pitarch dituntut fokus pada proses rehabilitasi fisiknya. Setelah pulih nanti, tantangan berat sudah menanti sang pemain muda untuk kembali memikat perhatian Mourinho demi mendapatkan tempat di skuad utama Real Madrid.







