Gianluca Pandeynuwu Cetak Rekor Assist Unik di BRI Super League

23 Juni 2026, 02:46 WIB

Pertandingan pekan ke-12 BRI Super League 2025/26 menghadirkan catatan sejarah baru. Penjaga gawang Persis Solo, Gianluca Pandeynuwu, berhasil membukukan rekor unik yang belum pernah terjadi sepanjang musim ini.

Seperti dilansir dari Papanskor, Gianluca Pandeynuwu menjadi kiper pertama yang sukses menyumbang umpan matang berbuah gol alias assist. Momen langka tersebut tercipta dalam laga sengit bertajuk Derby Mataram melawan PSIM Yogyakarta.

Umpan dari Gianluca Pandeynuwu tidak sekadar menjadi catatan statistik pribadi. Aksi penjaga gawang tersebut juga sukses menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri.

Dalam laga yang berjalan ketat itu, operan jarak jauh Gianluca Pandeynuwu dikonversi menjadi gol oleh Cleyton Santos. Gol tersebut mengubah papan skor menjadi 2-2 yang bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Gol penyelamat di Stadion Manahan Solo itu tercipta pada masa kritis, tepatnya menit ke-90+7. Gol telat ini langsung memicu gemuruh dari suporter tuan rumah yang memadati tribune stadion.

Sebelumnya, Persis Solo sempat tertinggal dua gol tanpa balas pada paruh pertama. PSIM Yogyakarta unggul lebih dulu melalui sepakan jarak jauh Deri Corfe di menit ke-26 dan aksi Ze Valente pada menit ke-42.

Memasuki babak kedua, Persis Solo langsung mengambil inisiatif serangan. Upaya memangkas jarak membuahkan hasil lewat gol Kodai Tanaka di menit ke-49, sebelum akhirnya disamakan menjelang laga usai.

Caretaker Pelatih Persis Solo, Tithan Suryata, mengakui bahwa tensi pertandingan Derby Mataram kali ini sangat menyulitkan anak asuhnya.

Namun, Tithan Suryata menilai armada Laskar Sambernyawa sebenarnya memiliki modal dan momentum yang cukup untuk mengamankan poin penuh atas PSIM Yogyakarta.

“Kita sedikit ada kerugian yang mungkin bisa menjadi peluang kita untuk gol. Dan itu cukup mempengaruhi pikiran pemain. Namun dengan spirit para pemain, kita mampu mengakhiri laga cukup baik,” kata Tithan Suryata.

Selain jalannya laga, Tithan Suryata membeberkan alasan teknis di balik keputusannya memasang Gianluca Pandeynuwu sejak awal laga dan memarkir M Riyandi.

Menurut sang pelatih, M Riyandi sengata diistirahatkan guna memulihkan kondisi psikologisnya setelah gagal meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir.

“Bagaimanapun Riyandi bermain baik tapi dari hasil pertandingan sebelumnya kita perlu mengistirahatkan agar psikologisnya baik. Meskipun pertandingan tidak mudah, Gianluca juga memberikan dampak yang bagus buat tim,” tutur Tithan Suryata.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang