Laporan ESG Grab 2025 mencatat berbagai dampak positif bagi Indonesia melalui sejumlah inisiatif keberlanjutan. Program ini berfokus pada pemeliharaan lingkungan, kesejahteraan mitra, inklusivitas, serta pemberdayaan komunitas lokal, seperti dilansir dari Detik Finance.
Pengembangan ekosistem kendaraan listrik terus diakselerasi bersamaan dengan perlindungan kawasan gambut dan mangrove. Di samping itu, alokasi dana sebesar Rp100 miliar disalurkan untuk Mitra Pengemudi, disertai pemberdayaan lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas.
"Di Grab, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat membantu lebih banyak orang memperoleh kesempatan untuk tumbuh. Karena itu, kami terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan Mitra, memperluas akses ekonomi bagi kelompok minoritas, memberdayakan komunitas lokal, serta mendorong berbagai solusi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang. Kami berharap berbagai langkah ini dapat terus memberikan dampak positif bagi Indonesia," kata Director of Digital and Sustainability, Grab Indonesia, Rivana Mezaya dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Langkah dekarbonisasi diperkuat guna mendukung target netral karbon pada 2040. Operasional mobilitas rendah emisi ini mencakup perlindungan ekosistem gambut, restorasi pesisir pantai, hingga pengurangan sampah kemasan sekali pakai.
Saat ini, Grab mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik aktif yang didukung lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai di Indonesia. Armada tersebut terdiri atas lebih dari 11.000 unit roda dua dan 3.000 unit roda empat.
Melalui fitur Kontribusi Langkah Hijau atau Grab Green Programme sejak 2021, dana pengguna disalurkan untuk rehabilitasi PLTMH Ciganas di sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Program ini juga menyasar pengolahan biochar di Soppeng dan Medan, pemulihan 149.800 hektar hutan rawa gambut Katingan Mentaya di Kalimantan Tengah, serta penanaman mangrove di Pati dan Cilacap.
Kolaborasi bersama WRI Indonesia, Bestari Sustainability, dan Kementerian Lingkungan Hidup turut menghasilkan Sustainable Packaging Playbook. Panduan ini mendampingi Mitra Merchant UMKM untuk beralih ke kemasan ramah lingkungan.
Kesejahteraan Mitra dan Perlindungan Kerja
Secara regional di Asia Tenggara, pendapatan Mitra Pengemudi dan Merchant Grab mencapai 15,3 miliar dolar AS sepanjang 2025, atau naik 19 persen dari tahun sebelumnya. Untuk Indonesia, alokasi Rp100 miliar dikucurkan melalui komitmen perlindungan sosial, apresiasi, dan pengembangan kapasitas.
Alokasi dana tersebut direalisasikan lewat tiga pilar utama, yaitu pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi lebih dari 200.000 Mitra Pengemudi berprestasi, pembagian Bonus Hari Raya (BHR), serta keberangkatan umrah bagi 105 mitra. Pelatihan keterampilan juga diselenggarakan melalui GrabAcademy agar mitra dapat meningkatkan skala usahanya.
Perlindungan keselamatan operasional harian didukung oleh sistem Grab Emergency Response and Crisis Engagement Programme (GERCEP). Fitur ini menyediakan asistensi medis cepat, pendampingan psikologis pasca-insiden, dan peringatan dini area berisiko tinggi pada aplikasi mitra.
Inklusivitas Ekonomi dan Pemberdayaan Komunitas
Akses ekonomi bagi kelompok perempuan dan penyandang disabilitas tumbuh 40 persen pada 2025, dengan total pencapaian melebihi 189.000 orang. Kemitraan strategis dibangun bersama Single Moms Indonesia, Fatayat NU, Pusbisindo, Gerkatin, HWDI, serta BSI Maslahat untuk program GrabElectric.
Fasilitas keamanan mitra perempuan diperkuat dengan kamera dashboard KartaDashcam berfitur tombol SOS real-time, pelatihan anti-pelecehan seksual di GrabAcademy, dan forum diskusi Komunitas NGERUMPI.
"Dulu saya sering merasa khawatir memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga seorang diri. Bergabung dengan Grab memberi saya kesempatan untuk kembali percaya pada kemampuan diri sendiri," ujar salah satu Mitra Pengemudi perempuan Grab asal Tangerang, Saidah Anwar.
"Saya tidak hanya mendapatkan penghasilan, tetapi juga menemukan komunitas yang saling mendukung. Kini saya bisa menghidupi keluarga, membantu sesama ibu tunggal, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mandiri," sambungnya.
Di bidang pendidikan, beasiswa GrabScholar telah menyasar lebih dari 5.700 pelajar sepanjang 2022 hingga 2025 untuk mengurangi kendala finansial anak-anak mitra.
"Karena memiliki keterbatasan fisik, saya pernah merasa khawatir apakah saya bisa bersaing dan mewujudkan cita-cita. Dukungan GrabScholar memberi saya semangat untuk terus melangkah dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Berharap suatu hari nanti dapat menjadi guru dan membantu lebih banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar yang sama seperti yang saya rasakan hari ini," jelas penerima GrabScholar 2025 dari UIN Syekh Wasil Kediri, Aldo Triawan Saputra.
Sektor UMKM juga dijangkau melalui program Kota Masa Depan yang telah memfasilitasi lebih dari 200.000 pelaku usaha di 16 kota. Selain itu, program Kolaborasi Kebaikan (KOLAK) menggerakkan 760 Mitra Pengemudi untuk mendistribusikan lebih dari 11.000 takjil gratis di 25 kota selama bulan Ramadan.





