Grup B Turnamen Badminton PB King Sidoarjo Hadapi Laga Hidup Mati

20 Juni 2026, 11:01 WIB

Fase grup turnamen badminton ganda putra yang digelar oleh PB King Sidoarjo kini telah memasuki babak penentuan. Seperti dilansir dari Papanskor, tiga pasangan di Grup B akan bersaing ketat pada matchday ketiga untuk memperebutkan tiket ke babak semifinal. Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di GOR LKK Sidoarjo pada Rabu (20/8) malam.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh komunitas bapak-bapak PB King Sidoarjo dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Secara total, turnamen ini diikuti oleh delapan pasangan ganda putra yang terbagi ke dalam dua grup. Di Grup B, persaingan masih terbuka bagi tiga pasangan untuk mengamankan posisi dua besar demi melaju ke babak empat besar.

Tiga pasangan yang masih berpeluang lolos adalah Pak Afada/Pak Nur Huda, Pak Naryo/Pak Parmu, dan Pak Wangsit/Pak Agus. Di sisi lain, pasangan Pak Iwan/Pak Mus dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan beruntun.

Pak Afada/Pak Nur Huda yang menempati posisi unggulan teratas kini mengantongi 2 poin dari dua kemenangan. Sementara itu, Pak Naryo/Pak Parmu baru mengoleksi 1 poin dari satu pertandingan, dan Pak Wangsit/Pak Agus mengemas 1 poin dari dua laga. Berdasarkan situasi tersebut, Pak Naryo/Pak Parmu menyisakan dua pertandingan, sedangkan dua pasangan lainnya tinggal menyisakan satu laga. Nanti malam, Pak Afada/Pak Nur Huda akan ditantang oleh Pak Naryo/Pak Parmu, yang kemudian juga akan menghadapi Pak Wangsit/Pak Agus.

"Woro-woro, nanti malam penyisihan terakhir Grup B. Pasangan yang tidak hadir dinyatakan kalah WO (walk out)," ujar Pak Mus.

Hasil Akhir Grup A

Berbeda dengan Grup B, persaingan di Grup A telah selesai dan sudah memastikan dua wakilnya di semifinal. Pasangan Pak Muzak/Pak Theo keluar sebagai juara grup dengan poin sempurna, yaitu 3 poin dari tiga kemenangan. Posisi runner-up Grup A ditempati oleh Pak Dimas/Pak Hendy dengan raihan 2 poin.

Adapun pasangan Pak Hendrik/Pak Hadi serta Pak Elvin/Pak Lurah harus tereliminasi dari turnamen. Kegagalan Pak Elvin/Pak Lurah menjadi kejutan besar karena status mereka merupakan unggulan utama di Grup A. Ketatnya persaingan di grup tersebut diakui langsung oleh para peserta.

"Persaingan di Grup A unpredictable. Selamat untuk pasangan yang lolos ke semifinal," ujar Pak Elvin.

Babak semifinal mendatang akan menggunakan sistem silang. Juara Grup A bakal berhadapan dengan runner-up Grup B, sedangkan juara Grup B akan ditantang oleh runner-up Grup A.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang