Tuan rumah GS Caltex memenangkan pertandingan melawan Red Sparks pada putaran kedua V League Korea 2025/26 yang berlangsung malam ini (28/11).
Seperti dilansir dari Papanskor, bermain di Jangchung Arena, Seoul, GS Caltex menaklukkan Red Sparks dengan skor telak 3-0 (25-22, 25-22, dan 25-23).
Kemenangan GS Caltex tidak hanya dipicu oleh penampilan pemain opposite asal Kuba, Gyselle Silva, yang mencetak 28 poin sebagai top skor pertandingan.
Banyaknya kesalahan sendiri atau beomsil yang dilakukan oleh para pemain Red Sparks turut menjadi faktor penentu hasil laga tersebut.
Berdasarkan data statistik di Naver, skuad Red Sparks mencatatkan total 21 kesalahan sepanjang laga berjalan. Angka tersebut hampir mencapai dua kali lipat dari jumlah kesalahan yang dibuat oleh tim tuan rumah yang hanya melakukan 11 kesalahan.
Elisa Zanette menjadi pendulang angka terbanyak bagi Red Sparks dengan torehan 18 poin. Namun, ia juga tercatat melakukan enam kesalahan, menjadikannya pemain dengan beomsil terbanyak di lapangan.
Kesalahan serupa juga diikuti oleh pemain Red Sparks lainnya. Middle blocker Jung Ho-young dan setter Choi Seo-hyun masing-masing membuat empat kesalahan, disusul oleh Lee Seon-woo dengan tiga kesalahan.
Sebagian besar kesalahan yang terjadi berasal dari servis yang gagal. Hal ini sering memutus momentum keunggulan Red Sparks, termasuk pada set ketiga saat mereka sempat memimpin angka 5-0 atas tuan rumah.
Momentum Red Sparks mulai goyah setelah servis Jung Ho-young keluar lapangan. Kejadian tersebut dimanfaatkan oleh GS Caltex untuk mengejar ketertinggalan poin hingga memperkecil jarak menjadi 4-5.
Kesalahan servis dari kubu Red Sparks juga dilakukan oleh Park Eun-jin. Bahkan setter Kim Chae-na, yang masuk menggantikan Choi Seo-hyun, tidak luput dari kesalahan tersebut.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan GS Caltex yang sebenarnya juga tergolong sebagai salah satu tim dengan catatan beomsil terbanyak musim ini bersama Red Sparks.
Pada laga ini, hanya Gyselle Silva yang tercatat banyak melakukan eror di kubu tuan rumah dengan total empat kesalahan.
Dari sepuluh pemain GS Caltex yang turun bertanding, tercatat hanya empat orang yang melakukan kesalahan sendiri. Mereka adalah Silva (4), Yoo Seo-yeon (3), Choi Yu-rim (2), dan Oh Se-yeon (2).
Sementara itu, dari sembilan pemain Red Sparks yang diturunkan oleh pelatih Ko Hee-jin, tujuh di antaranya melakukan kesalahan sendiri.
Rincian kesalahan pemain Red Sparks meliputi Zanette (6), Jung Ho-young (4), Choi Seo-hyun (4), Lee Seon-woo (3), Park Hye-min (2), Park Eun-jin (1), dan Kim Chae-na (1).
Banyaknya kesalahan tersebut membuat raihan 46 poin serangan, 8 poin pemblokiran, dan 2 poin servis milik Red Sparks sulit dikonversi menjadi kemenangan set.
Padahal, GS Caltex hanya mencetak 41 poin serangan, 9 poin pemblokiran, dan 4 poin servis.
Libero Red Sparks, Noh Ran, sebenarnya tampil apik dengan melakukan 28 galian dari total 80 galian sukses milik timnya. Namun, performa tersebut kerap gagal dimaksimalkan oleh rekan setimnya untuk menjadi poin melalui serangan balik.
Hasil pertandingan ini membuat Red Sparks melewati dua laga putaran kedua pada pekan ini tanpa meraih poin sama sekali. Sebelumnya, mereka juga menelan kekalahan 1-3 saat menjamu Hyundai Hillstate di kandang sendiri.
Akibat kekalahan ini, Red Sparks gagal menjauh dari kejaran IBK Altos yang baru saja melakukan pergantian pelatih. Di sisi lain, tambahan poin penuh membuat GS Caltex kini berhasil menyamai perolehan poin dari AI Peppers.
Setelah pertandingan ini, jadwal kompetisi pekan ini akan mempertemukan Hyundai Hillstate melawan Pink Spiders pada Sabtu (29/11) besok siang pukul 14.00 WIB yang bertempat di Suwon Gymnasium.







