Gudang Buku SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar Akibat Korsleting Listrik

7 Agustus 2026, 15:16 WIB

Gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terbakar pada Kamis (6/8/2026) pukul 11.36 WIB. Insiden ini dipicu dugaan korsleting listrik, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Api pertama kali diketahui oleh penjaga gudang bernama Andi (48) yang mencium bau asap saat berada di lapangan sekolah. Ia mendapati api telah membesar di dalam ruangan berukuran 120 meter persegi tersebut akibat tumpukan lembaran buku.

Upaya awal pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan namun tidak berhasil memadamkan kobaran api. Warga sekitar kemudian segera menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk penanganan lebih lanjut.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 15 unit mobil pemadam dan 60 personel ke lokasi kejadian. Seluruh siswa langsung dievakuasi dan dipulangkan lebih awal sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Proses pemadaman selesai pada pukul 12.34 WIB.

"Penjaga gudang berlari ke sumber bau asap lalu melihat api di dalam gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional," kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jaksel Sjukri Bahanan.

Proses evakuasi para siswa di lokasi kejadian berhasil dilakukan dengan cepat tanpa kendala hingga seluruh area dinyatakan aman.

"Alhamdulillah (pelajar) sudah (dievakuasi)," kata Sjukri.

Petugas pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa indikasi awal penyebab munculnya titik api berasal dari gangguan pada instalasi kelistrikan di dalam gudang.

"Dugaan penyebab kebakaran fenomena listrik," kata Sjukri.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa aktivitas sekolah di SDN 04 Srengseng Sawah akan kembali berjalan normal pada esok hari setelah dipastikan tidak ada kerusakan struktur yang membahayakan.

"Yang pertama untuk SD Negeri Srengseng Sawah 04 yang terjadi kebakaran kurang lebih jam 11.36 WIB. Alhamdulillah cepat bisa dipadamkan dan tidak ada korban sama sekali," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menurunkan Kepala Dinas Pendidikan untuk memeriksa langsung kondisi fasilitas sekolah usai pemadaman selesai.

"Besok proses belajar-mengajar akan normal karena tadi secara khusus saya minta kepada Ibu Kepala Dinas untuk mengecek, dan setelah dicek memang tidak ada hal yang serius. Sehingga besok proses belajar-mengajar akan berjalan dengan normal," lanjutnya.

Pihak Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan juga menyiapkan fasilitas khusus berupa skema pembelajaran campuran untuk mengantisipasi kondisi psikologis para siswa.

"Untuk mengantisipasi apabila besok ada murid-murid yang masih belum bersedia datang belajar secara langsung, kami juga memberikan kesempatan untuk secara online. Tentunya kami akan memberikan pembelajaran jarak jauh juga besok. Jadi kita berikan kesempatan secara hybrid," jelas Santoso, Perwakilan Sudindik Wilayah I Jakarta Selatan.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang