Harga cabai rawit merah di wilayah Provinsi Jawa Timur mencatatkan kenaikan signifikan pada Senin (6/7/2026). Berdasarkan data terbaru, komoditas pangan utama ini mengalami lonjakan yang cukup memukul daya beli konsumen di berbagai pasar tradisional setempat.
Kenaikan harga cabai terbaru ini menjadi sorotan utama mengingat fluktuasinya yang sangat dinamis dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, sejumlah kebutuhan pokok seperti beras premium dan minyak goreng subsidi pemerintah terpantau masih bergerak stabil.
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar Rp1.352 per kilogram atau sekitar 3,29 persen. Komoditas tersebut kini bergerak dari harga semula Rp41.153 menjadi Rp42.505 per kilogram.
Sementara itu, catatan dari sumber data sekunder menunjukkan angka yang sedikit lebih tinggi. Komoditas cabai rawit merah di beberapa titik pasar bahkan menyentuh angka Rp43.194 per kilogram setelah mengalami kenaikan hingga Rp2.041 atau setara 4,96 persen.
Perkembangan Harga Cabai Merah Besar dan Keriting
Tidak hanya cabai rawit merah, kelompok cabai merah lainnya juga kompak merangkak naik. Harga cabai merah besar tercatat naik Rp236 menjadi Rp30.354 per kilogram. Sumber data lain di wilayah yang sama juga menunjukkan harga cabai merah besar berada di angka Rp32.083 per kilogram setelah naik sebesar Rp365 atau 1,21 persen.
Untuk komoditas cabai merah keriting, grafik pergerakan harga menunjukkan tren serupa. Siskaperbapo Jatim mendata adanya kenaikan sebesar Rp161 sehingga harganya menjadi Rp31.330 per kilogram. Di tempat terpisah, komoditas ini dilaporkan bertengger di angka Rp32.083 per kilogram akibat kenaikan sebesar Rp914 atau sekitar 2,93 persen.
Pergerakan Harga Bawang Merah dan Bawang Putih
Komoditas bumbu dapur seperti bawang merah juga mengalami sedikit pergeseran nilai jual. Di pasar kelolaan Pemprov Jatim, bawang merah naik tipis sebesar Rp44 menjadi Rp37.027 per kilogram. Sementara itu, pantauan paralel dari data Detikcom mencatat harga rata-rata bawang merah berada di angka Rp36.522 per kilogram, sedangkan bawang putih stabil pada posisi Rp35.461 per kilogram.
Daftar Harga Sembako Jawa Timur 2026 Terbaru
Secara keseluruhan, fluktuasi komoditas ini membentuk dinamika pasar yang beragam antara sektor hortikultura dan sektor protein hewani. Perubahan berkala ini direkapitulasi secara berkala guna mempermudah pengawasan pasokan pangan daerah.
Berikut adalah tabel perbandingan komoditas sembako di Jawa Timur untuk memberikan gambaran riil mengenai situasi harga terkini di tingkat pedagang eceran pasar tradisional:
| Nama Komoditas Sembako | Harga Siskaperbapo Jatim (per Kg/Liter) | Harga Sumber Paralel (per Kg/Liter) |
|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | Rp42.505 | Rp43.194 |
| Cabai Merah Besar | Rp30.354 | Rp32.083 |
| Cabai Merah Keriting | Rp31.330 | Rp32.083 |
| Bawang Merah | Rp37.027 | Rp36.522 |
| Bawang Putih | – | Rp35.461 |
| Beras Premium | Rp14.970 | Rp15.071 |
| Beras Medium | Rp12.936 | Rp12.953 |
| Minyak Goreng Subsidi | Rp16.189 | Rp15.982 |
| Daging Ayam Ras | Rp30.963 | Rp29.816 |
| Daging Sapi Paha Belakang | – | Rp122.797 |
Dinamika Harga Protein Hewani dan Beras
Sektor daging dan protein nabati menunjukkan pergerakan yang variatif, di mana beberapa komoditas justru menunjukkan penurunan harga yang signifikan. Fenomena ini memberikan sedikit ruang napas bagi para konsumen di tengah naiknya harga bumbu-bumbuan.
Daging ayam ras mencatatkan dua tren berbeda di lapangan. Data Siskaperbapo mengindikasikan kenaikan tipis Rp50 menjadi Rp30.963 per kilogram. Namun, rilis data ekonomi lain justru memperlihatkan penurunan sebesar Rp1.096 atau 3,55 persen yang membawa komoditas daging ayam ras turun ke angka Rp29.816 per kilogram.
Di sisi lain, daging ayam kampung merosot tajam sebesar Rp4.779 atau menyusut hingga 6,81 persen, membuat harganya kini berada di angka Rp65.365 per kilogram. Penurunan juga dialami oleh komoditas daging sapi paha belakang yang menyusut Rp2.727 atau sekitar 2,17 persen, sehingga harganya kini mantap di angka Rp122.797 per kilogram.
Untuk sektor pangan pokok, update harga beras terpantau bergerak lambat. Beras premium dilaporkan stabil di angka Rp14.970 per kilogram, meski laporan lain menyebut adanya kenaikan tipis Rp100 atau sebesar 0,67 persen menuju level Rp15.071 per kilogram. Sementara itu, harga beras medium turun tipis Rp3 menjadi Rp12.936 per kilogram, berlawanan dengan data sekunder yang menyebut naik tipis Rp14 menjadi Rp12.953 per kilogram.
Untuk menjaga stabilitas pasokan harian, minyak goreng subsidi pemerintah dilaporkan bertahan pada angka Rp16.189 per liter berdasarkan pantauan resmi, sementara laporan pasar berkala mencatat rata-rata ecerannya berada pada kisaran angka Rp15.982 per liter.







