Harga Robot Anjing Xiaomi CyberDog 2 Dibanderol Rp30 Juta Menjadi Sorotan Pasar

21 Juni 2026, 12:41 WIB

Harga robot anjing Xiaomi CyberDog 2 kini memicu perbincangan hangat di masyarakat setelah dipatok pada kisaran Rp29 juta hingga Rp30 juta per unit. Nilai jual komersial perangkat pintar buatan Xiaomi ini dinilai sangat kontras jika disandingkan dengan pengadaan robot taktis militer di dalam negeri.

Konteks harga tersebut mencuat setelah Kepolisian Republik Indonesia memamerkan lebih dari 20 unit robot anjing, termasuk robot taktis i-K9, pada perayaan HUT Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). Robot taktis operasional tersebut ditaksir memiliki nilai pengadaan yang jauh lebih tinggi.

Menurut laporan Tribunnews, satu unit robot taktis sejenis i-K9 di luar negeri memiliki harga dasar sekitar 260.000 USD atau setara Miliaran Rupiah, meski biaya tersebut belum bersifat baku. Perbedaan nominal yang masif ini langsung memicu reaksi dari berbagai pegiat sosial di media sosial.

Salah satu reaksi datang dari pegiat sosial Mardigu Wowiek Prasantyo, atau yang akrab disapa Bossman. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis (3/7/2025), ia menyatakan rasa terkejutnya terhadap perbandingan harga operasional robot taktis milik Polri dengan versi komersial yang tersedia di pasar.

Sebagai perbandingan nyata bagi konsumen, berikut adalah rincian estimasi harga serta lini robot anjing komersial yang beredar di pasar digital saat ini:

Daftar Perbandingan Harga dan Lini Robot Komersial 2026
Nama Perangkat Varian Model Estimasi Harga Pasar
Xiaomi CyberDog Generasi 1 Rp29.000.000
Xiaomi CyberDog 2 Generasi 2 Rp30.000.000
Robot Taktis i-K9 Versi Militer / Polisi 260.000 USD (Harga Dasar)

Meskipun memiliki selisih harga yang sangat signifikan, fungsionalitas antara robot komersial massal dan robot taktis khusus kepolisian dinilai berada pada segmen yang sepenuhnya berbeda. Robot taktis membutuhkan spesifikasi material yang jauh lebih kokoh.

Spesifikasi dan Kemampuan Manuver Xiaomi CyberDog 2

Xiaomi CyberDog 2 dirancang sebagai robot pintar untuk keperluan hobi dan riset konsumen. Dilansir dari Suara.com, produk ini memiliki kemampuan mobilitas yang impresif, termasuk melakukan atraksi salto mendarat di permukaan datar, hingga berpatroli secara mandiri.

Namun, dalam beberapa pengujian nyata, robot komersial ini masih memiliki keterbatasan mekanis. Ketika diuji berjalan di atas permukaan atau jalanan yang licin, kaki-kaki robot pintar ini kerap terpeleset karena tidak dibekali cengkeraman sekuat robot taktis militer.

Ini Dia Robot Xiaomi, CyberDog 2, Lucu Ngegemesin | GadgetIn

Di sisi lain, proses manufaktur untuk robot kelas profesional memerlukan standarisasi yang ketat. Berdasarkan data teknis produksi, waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit robot taktis i-K9 secara utuh memerlukan durasi sekitar 3 hingga 4 bulan pengerjaan.

Implementasi Robotik di Instansi Keamanan Global

Pihak kepolisian sendiri menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi robotik dalam mendukung tugas aparat keamanan bukan hal baru di dunia internasional. Langkah pengadaan robotik ini mengadopsi tren digitalisasi keselamatan yang sudah diterapkan oleh berbagai negara maju.

Beberapa contoh pemanfaatan robot polisi di dunia internasional meliputi:

  • Thailand: Menggunakan robot humanoid untuk pelayanan publik.
  • Dubai: Mengoperasikan robot pembantu tugas kepolisian di area publik.
  • China: Menjalankan uji coba robot polisi khusus patroli wilayah.
  • Singapura: Memanfaatkan kecoak cyborg untuk misi penyelamatan (SAR).

Pihak berwenang menyatakan bahwa adopsi robot taktis seperti i-K9 ditujukan untuk meminimalkan risiko korban jiwa dari personel kepolisian saat melakukan operasi penjinakan bom atau penyergapan berbahaya di medan konflik berat.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang