Hokky Caraka Somasi Lima Akun Media Sosial

19 Juni 2026, 01:16 WIB

Penyerang Timnas Indonesia U23 Hokky Caraka melayangkan somasi terbuka kepada lima pemilik akun Instagram yang diduga melakukan pelecehan terhadap kekasihnya, Jessica Rosmaureena, pada Selasa, 22 Juli 2025. Langkah hukum ini diambil menyusul tindakan penghinaan melalui pesan langsung dan kolom komentar setelah laga melawan Malaysia di Piala AFF U23 2025, seperti dilansir dari Papanskor.

Pemain Garuda Muda tersebut menegaskan bahwa upaya hukum yang ditempuh bukan bentuk pembelaan diri atas kritik performa sepak bolanya di lapangan hijau. Hokky menyatakan tindakan netizen telah melampaui batas dengan menyasar ranah pribadi dan melakukan pelecehan terhadap perempuan.

"Siang semua saya di sini mau meluruskan permasalahan tersebut, bukan maksud saya untuk membela diri dari kritikan atau semacamnya," kata Hokky Caraka, Penyerang Timnas Indonesia U23.

Tindakan tegas ini diambil karena fokus unggahan netizen sudah tidak lagi berkaitan dengan evaluasi taktis permainan sepak bola. Ia memandang pelecehan seksual di media sosial merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi.

"Tetapi ini sudah masuk dalam pelecehan seks kepada perempuan, dan kita semua tahu di mana pun tempatnya semua itu sama. Pelecehan tidak bisa ditolerir," kata Hokky Caraka, Penyerang Timnas Indonesia U23.

Melalui pernyataan yang diunggah di Instagram Story, Hokky juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang mendukung keputusannya. Sikap tersebut dinilai menunjukkan kepedulian terhadap kehormatan perempuan.

"Di sini saya mau berterima kasih kepada semua orang yang support saya dan pasangan saya untuk masalah kali ini, ternyata masih banyak orang yang berpendidikan dan beradab," kata Hokky Caraka, Penyerang Timnas Indonesia U23.

Ia menegaskan kembali alasan mendasar di balik pengajuan somasi terhadap lima akun tersebut. Menurutnya, tindakan para netizen didasari motif pelecehan yang berlindung di balik kedok kritik olahraga.

"Satu hal yang membuat saya melakukan hal semacam ini karena mereka tidak mengkritik tentang permainan sepak bola, melainkan melecehkan dengan alasan mengkritik," kata Hokky Caraka, Penyerang Timnas Indonesia U23.

Langkah hukum pemain muda ini memicu reaksi dari warganet di media sosial, di mana sebagian besar memberikan dukungan moral atas perlindungan wilayah privasi pemain.

"Banyak yang suka komentar di luar konteks. Padahal bahas permainannya saja tanpa melibatkan hal-hal personal," kata akun @mbanu24, Netizen.

Dukungan senada juga mengalir dari pengguna media sosial lain yang setuju bahwa batasan kritik seharusnya hanya mencakup performa di dalam lapangan.

"Setuju Hokky, kritik boleh tapi harus kritik dalam hal permainan sepak bola jangan yang lain," kata akun @al_sundawi10, Netizen.

Surat somasi yang sempat diunggah di akun pribadi Hokky tersebut memberikan tenggat waktu yang ketat bagi para pemilik akun untuk merespons tindakan mereka. Kelima akun Instagram itu dituntut untuk segera menemui pihak korban dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung dalam waktu satu hari.

"Kami memberi kesempatan waktu 1×24 jam (satu hari kalender sejak postingan somasi/teguran terbuka ini kepada para pemilik akun Instagram tersebut di atas untuk bertemu dan meminta maaf secara langsung kepada kami," kata Hokky Caraka, Penyerang Timnas Indonesia U23.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang