IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.319 Setelah Saham Perbankan Naik

6 Agustus 2026, 06:32 WIB

Laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berhasil mengakhiri perdagangan Selasa (4/8) di zona hijau. Dikutip dari Detik Finance, indeks bursa saham domestik ini mencatatkan penguatan sebesar 1,37% hingga bertengger di posisi 6.319,61. Lonjakan IHSG disokong oleh apresiasi harga saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin penguatan dengan kenaikan 3,17%, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang naik 2,16%, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 1,32%. Sebaliknya, beberapa saham justru mengalami tekanan jual tajam pada hari yang sama. Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) terkoreksi 6,07%, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) melemah 5,37%, dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) turun 1,20%.

Aktivitas pemodal mancanegara juga mewarnai pergerakan pasar melalui transaksi beli bersih. Investor asing mencatatkan net buy senilai Rp741,19 miliar di pasar reguler dan mengumpulkan Rp623,48 miliar di seluruh pasar.

Aliran dana asing sebagian besar mengalir ke saham BBCA dengan nilai mencapai Rp404,43 miliar. Selain itu, saham BMRI mengantongi Rp129,87 miliar, BBRI sebesar Rp116,06 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sejumlah Rp94,05 miliar. Dari 11 sektor yang ada di pasar modal, sebanyak sembilan sektor berhasil finis di zona hijau. Sektor properti membukukan peningkatan tertinggi sebesar 2,72%, sedangkan sektor barang konsumsi non-primer mengalami penurunan paling dalam walau hanya menyusut 0,10%.

Kinerja positif IHSG juga beriringan dengan penguatan bursa global, khususnya Amerika Serikat. Indeks Dow Jones ditutup melonjak 1,71%, S&P 500 naik 1,79%, dan Nasdaq bertambah 2,59%, yang kemudian mendorong EIDO naik 2,00% serta MSCI Indonesia menguat 2,16%. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan pendapatan konsolidasi US$866,75 juta pada semester I-2026, atau bertumbuh 27,85% dibandingkan semester I-2025 yang senilai US$677,93 juta. Pencapaian ini didorong oleh kenaikan volume produksi batu bara sebesar 7,10% menjadi 38,50 juta ton dan volume penjualan yang naik 11,70%.

Rata-rata harga jual batu bara BUMI meningkat menjadi US$62,90 per ton dari sebelumnya US$61,30 per ton. Perseroan juga mencatat efisiensi strip ratio menjadi 7,5 kali dari periode sebelumnya 8,1 kali. Kenaikan pendapatan mendorong laba bruto BUMI tumbuh 36,32% menjadi US$145,90 juta dengan margin usaha naik ke level 9,60%.

Laba sebelum pajak melonjak 102,49% menjadi US$104,32 juta, sementara laba bersih entitas induk melesat 188,39% menjadi US$58,85 juta, didukung pula oleh masuknya kontribusi aset dari Australia. Di sisi lain, PT Green Power Group Tbk (LABA) membidik pendapatan sebesar Rp40 miliar dan laba bersih Rp5 miliar pada 2026. Perseroan menyiapkan belanja modal Rp6 miliar untuk pengadaan mesin injeksi, molding, serta fasilitas operasional pendukung.

LABA mengandalkan penjualan produk molding, aktivitas perdagangan, dan bisnis ekosistem baterai termasuk battery swap cabinet sebagai mesin pertumbuhan baru. Saat ini pergerakan harga saham LABA masih berkonsolidasi pada rentang Rp90–100 per saham.

Sementara itu, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) siap membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp3,9 per saham dengan total nilai mencapai Rp70,25 miliar. Aksi korporasi ini merefleksikan rasio pembayaran dividen 48,94% dari laba bersih semester I-2026. Pembagian dividen AMAR ditopang perolehan laba bersih sebesar Rp143,56 miliar, saldo laba ditahan Rp246,91 miliar, serta total ekuitas Rp3,44 triliun.

Dengan harga saham AMAR di posisi Rp224 pada 4 Agustus, potensi dividend yield yang ditawarkan sekitar 1,74%. Berdasarkan jadwal resmi perseroan, tanggal cum dividen AMAR untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 11 Agustus 2026. Selanjutnya, pencairan pembayaran dividen interim akan didistribusikan kepada pemegang saham yang berhak pada 28 Agustus 2026.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang