Pemerintah Imbau Warga Hentikan Aktivitas Tiga Menit pada 17 Agustus

20 Juni 2026, 02:31 WIB

Masyarakat diimbau oleh pihak Istana untuk menghentikan seluruh kegiatan sementara selama tiga menit pada saat pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi, Minggu, 17 Agustus 2025 pagi, seperti dilansir dari Papanskor.

Penghentian aktivitas secara berkala ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara agar momen peringatan dapat berjalan penuh khidmat. Pihak otoritas meminta warga mengambil sikap sempurna saat lagu kebangsaan berkumandang.

“Masyarakat diimbau untuk menghentikan seluruh aktivitasnya pada pukul 10.17 WIB sami pukul 10.20 WIB, sekitar 3 menit untuk mengambil sikap sempurna, ya,” ujar Ketua Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Kantor PCO, Kamis, 14 Agustus 2025.

Langkah penonaktifan kegiatan sejenak ini diberlakukan demi menghormati prosesi pengibaran bendera pusaka di Jakarta. Warga diharapkan menyatukan sikap dalam momentum sakral nasional tersebut.

“Jadi, menghentikan seluruh aktivitas, mengambil sikap sempurna selama berkumandangnya lagu Indonesia Raya dan penaikan bendera Merah Putih di Istana,” terang Hasan Nasbi.

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk memastikan khidmatnya jalannya perayaan hari kemerdekaan. Semangat sukacita dan kekhidmatan diharapkan hadir di tengah seluruh lapisan masyarakat.

“Imbauan dari Menteri Sekretaris Negara adalah kita semua memeriahkan peringatan 17 Agustus dengan khidmat dan penuh suka cita,” ucap Hasan Nasbi.

Pemerintah juga menegaskan komitmen berkelanjutan dalam merealisasikan cita-cita negara. Visi masa depan tersebut diselaraskan dengan amanat konstitusi dasar yang berlaku.

“Kita bertekad ke depan, pemerintah kita akan mewujudkan tujuan nasional kita seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar,” imbuh Hasan Nasbi.

Selain upacara formal, rangkaian perayaan kemerdekaan juga akan diramaikan dengan pesta rakyat yang diselenggarakan oleh pemerintah. Berbagai kementerian dan lembaga bakal menyelenggarakan karnaval kendaraan hias yang menampilkan berbagai pencapaian selama masa kepemimpinan Prabowo.

Mengenai pelaksanaan upacara di Istana Merdeka, acara tersebut dijadwalkan dihadiri oleh jajaran anggota kabinet, utusan negara-negara sahabat, serta sekitar 16.000 warga. Kuota kunjungan bagi masyarakat sipil mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menetapkan pembagian kuota kunjungan masyarakat menjadi dua sesi utama. Sebanyak 8.000 orang akan dialokasikan untuk menghadiri Upacara Detik-detik Proklamasi di pagi hari, sementara 8.000 orang sisanya ditempatkan pada Upacara Penurunan Bendera di sore hari.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang