Kontingen Indonesia berhasil melesat naik ke peringkat kedua dalam klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2025 hingga Minggu (14/12) pagi WIB di Thailand. Seperti dilansir dari Papanskor, pasukan Merah Putih kini mengoleksi total 31 medali emas. Lonjakan posisi ini dipicu oleh keberhasilan tim tenis Indonesia yang sukses mengawinkan medali emas pada kategori beregu putra dan putri.
Capaian tersebut menjadi sejarah baru karena sebelumnya tim putra dan putri selalu bergantian meraih emas di kategori ini. Tambahan dari cabang tenis membuat Indonesia secara keseluruhan mengamankan 11 medali emas pada Sabtu (13/12) kemarin. Angka ini menjadi perolehan harian tertinggi bagi kontingen Indonesia sepanjang gelaran berlangsung.
Pada hari pertama (10/12) Indonesia mengemas 5 emas, lalu diikuti 8 emas pada hari kedua (11/12). Selanjutnya, 7 medali emas diraih pada hari ketiga (12/12), sebelum akhirnya mencetak rekor harian 11 emas pada hari keempat (13/12).
Akumulasi perolehan medali harian Indonesia pada Sabtu kemarin mencapai 11 emas, 18 perak, dan 11 perunggu. Jumlah total 40 medali ini melampaui rekor harian tertinggi sebelumnya, yaitu 26 medali yang didapat pada hari Jumat. Melalui pencapaian ini, posisi Indonesia di klasemen merangkak naik dari urutan ketiga ke peringkat kedua. Indonesia sempat berada di pos kedua pada hari pertama sebelum digeser oleh Vietnam pada hari kedua dan ketiga.
Saat ini posisi Indonesia tepat berada di bawah tuan rumah Thailand. Perjuangan para atlet Merah Putih masih akan terus berlanjut di sejumlah arena pertandingan di kawasan Bangkok dan sekitarnya. Beberapa agenda krusial yang akan dihadapi antara lain babak semifinal bola voli yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi. Selain itu, tim sepak bola putri yang diperkuat Iris de Rouw dan kolega juga bakal berlaga di babak semifinal.
Peluang emas lainnya datang dari cabang olahraga bulutangkis yang telah memasuki fase final perorangan. Indonesia bahkan sudah mengunci satu medali emas di sektor tunggal putra melalui All Indonesian Final antara Alwi Farhan dan Zaki Ubaidillah. Potensi penambahan pundi-pundi medali emas dari cabang bulutangkis ini juga masih terbuka lebar melalui sektor ganda putra serta ganda putri.







