Indosat Luncurkan Zankore untuk Bangun Infrastruktur AI Asia Pasifik

7 Agustus 2026, 14:31 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA meluncurkan Zankore by Indosat pada Kamis (6/8/2026) untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan generasi terbaru di kawasan Asia-Pasifik, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Inisiatif ini dirancang guna menjawab lonjakan permintaan komputasi berskala besar sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi regional. Proyek tersebut menetapkan target kapasitas NVIDIA DSX AI Factory sebesar 1 Gigawatt (GW) untuk mendukung adopsi sistem Agentic AI dan Enterprise AI.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid menyambut baik sinergi strategis tersebut untuk memperkuat daya saing ekonomi digital nasional.

"Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun melayani kawasan yang lebih luas. Melalui perpaduan kekayaan sumber daya dan talenta Indonesia, keahlian global, dan kemitraan strategis, kita dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat serta bermanfaat bagi bisnis dan masyarakat. Pemerintah siap mendukung penuh inisiatif yang memperkuat daya saing digital Indonesia, sekaligus memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara adil dan merata di seluruh penjuru negeri," ujar Meutya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2026).

Dalam struktur kerja sama ini, Ooredoo Group berperan sebagai sponsor utama penyedia modal jangka panjang, sedangkan Indosat mengelola infrastruktur digital dan penguasaan pasar lokal.

Group Chief Executive Officer Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo menekankan pentingnya investasi dini pada fondasi ekonomi digital.

"Infrastruktur AI kini telah menjadi fondasi utama dalam ekonomi digital. Kami percaya bahwa peluang terbaik akan lahir dari investasi berskala besar yang dilakukan lebih awal bersama mitra yang tepat. Melalui Zankore by Indosat, kami menggabungkan keunggulan dari Ooredoo Group, Indosat, NVIDIA, dan Nokia. Langkah ini bertujuan membangun platform yang menciptakan pertumbuhan jangka panjang, sekaligus mendukung ambisi pengembangan AI di Asia Tenggara," kata Aziz.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyebutkan bahwa integrasi ekosistem menjadi kunci utama peralihan AI ke ranah industri.

"Seiring berkembangnya pemanfaatan AI dari tahap eksperimen menuju penerapan nyata di berbagai industri, kebutuhan akan daya komputasi pun terus meningkat menjadi ekosistem AI yang terintegrasi. Dengan kapabilitas AI yang menyeluruh, mulai dari model AI seperti Sahabat-AI hingga kemampuan jaringan cerdas melalui AI Grid dan AI-RAN, Zankore by Indosat menghadirkan fondasi tepercaya untuk mempercepat adopsi AI dalam skala besar," papar Vikram.

Fasilitas ini menargetkan ketersediaan kapasitas komputasi 200 Megawatt (MW) pada paruh pertama tahun 2027 menggunakan superkomputer NVIDIA GB300 NVL72 dan teknologi NVIDIA DSX MaxLPS.

President and CEO Nokia Justin Hotard menggarisbawahi peran krusial konektivitas jaringan cerdas dalam mendukung platform tersebut.

"Seiring berkembangnya penerapan AI di dunia nyata, berbagai negara dan pelaku usaha semakin fokus membangun kemampuan AI yang berdaulat, aman, scalable, serta tepercaya. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan orkestrasi cerdas antara komputasi, konektivitas, dan kontrol di seluruh AI factory, pusat data, dan perangkat yang digunakan. Teknologi jaringan yang AI-native dari Nokia menyediakan konektivitas tepercaya yang menjadi penopang utama generasi baru infrastruktur AI ini. Bersama Indosat, Ooredoo Group, dan NVIDIA, kami membangun salah satu platform infrastruktur AI tercanggih di Asia Tenggara," jelas Justin.

Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta meyakini bahwa infrastruktur ini akan mentransformasi peta industri kawasan.

"AI factory merupakan infrastruktur esensial bagi setiap negara dan industri. Dengan dukungan accelerated computing serta model AI yang terbuka dan aman dari NVIDIA, Zankore by Indosat akan mendorong kemampuan Asia Tenggara dalam membentuk masa depan AI yang berkelanjutan secara signifikan. Inisiatif ini akan mentransformasi berbagai industri dan menciptakan peluang baru, sehingga manfaat AI dapat dirasakan oleh setiap komunitas dan pelaku usaha di seluruh kawasan dan sekitarnya," ujar Ronnie.

Operasional Zankore dipimpin oleh Vikram Sinha sebagai Director and Chairman of the Board serta Ulf Ewaldsson selaku Chief Executive Officer (CEO), yang didukung jajaran direksi seperti Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang