Infantino terancam kenaikan gaji 525 persen gagal

5 Agustus 2026, 18:47 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino disebut bakal menerima kenaikan gaji 525 persen jika wacana jual saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE) berhasil, namun rencana tersebut batal setelah mendapat penolakan luas, dilansir dari Detik Sport. Menurut laporan Detik Sport, FIFA berencana mendirikan FFE sebagai anak usaha yang mengatur hak siar, penjualan tiket, hingga penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta. Detik Sport melaporkan, Infantino akan terima kenaikan gaji dari 2,6 juta Euro per tahun (setara Rp 53 miliar) menjadi 26 juta Euro per tahun (setara Rp 539 miliar) bila FFE sukses.

Detik Sport juga menyebut, dari 211 negara anggota yang melakukan voting untuk FFE, lebih dari setengah di antaranya menolak wacana tersebut.

Situasi itu membuat posisi Gianni Infantino juga tidak aman, sebagaimana diuraikan oleh Detik Sport. FIFA akan mengadakan kongres pemilihan presiden baru pada Maret 2027 di Maroko, dan Infantino semula menjadi favorit tetapi dukungannya berkurang, dilansir dari Detik Sport.

Detik Sport menambahkan, Presiden UEFA Aleksander Ceferin absen di final Piala Dunia 2026 dan hubungan UEFA dengan FIFA disebut mengalami bentrokan sejak beberapa tahun terakhir.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang