Harapan Timnas Italia untuk membujuk Pep Guardiola sebagai pelatih anyar dinilai sangat tipis dan membutuhkan keajaiban. Kegagalan negosiasi ini berpotensi memicu pencarian kandidat lain untuk mengisi kursi kepelatihan Gli Azzurri, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keinginan merekrut mantan manajer Manchester City tersebut menguat setelah Direktur Teknik Paolo Maldini dan penasihatnya, Leonardo, menggelar pertemuan langsung di Barcelona. Namun, juru taktik asal Spanyol itu dilaporkan memilih beristirahat usai satu dekade melatih klub Inggris.
Pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa peluang Italia untuk mengubah pendirian Guardiola sangat kecil karena alasan keluarga.
"Kenyataannya, berdasarkan informasi dari orang-orang terdekat Guardiola, Pep ingin meluangkan waktu bersama keluarganya dan belum berencana langsung kembali melatih," kata Romano melalui kanal YouTube miliknya.
Romano menambahkan bahwa proses meyakinkan sang pelatih akan menjadi tugas yang amat berat bagi manajemen federasi.
"Kalau mereka berhasil meyakinkannya, itu akan menjadi sebuah keajaiban sekaligus mahakarya, karena peluangnya sangat kecil," kata Romano.
Jika upaya memboyong Guardiola dipastikan kandas, Andrea Pirlo serta Roberto Mancini kini menjadi kandidat terdepan yang disiapkan untuk memimpin Timnas Italia.







