Tim ITS Kembangkan Fitur Mobil Listrik Otonom Inklusif

6 Agustus 2026, 02:31 WIB

Tim peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan teknologi fitur navigasi otonom pada kendaraan listrik guna menghadirkan moda transportasi tanpa pengemudi yang inklusif serta terjangkau di Indonesia pada Senin (3/8/2026), dilansir dari Detikcom. Pengembangan ini dipimpin oleh Dosen Departemen Teknik Elektro ITS, Dr Rudy Dikairono ST MT, yang memanfaatkan basis mobil listrik berfitur ADAS (Advanced Driver Assistance System) lalu menggantinya dengan sistem buatan tim. Rudy menilai bahwa integrasi sistem elektronik pada kendaraan listrik jauh lebih mudah dilakukan jika dibandingkan dengan mobil bermesin konvensional.

"Untuk mobil yang sudah memiliki ADAS (Advanced Driver Assistance System) seperti ini, kita lakukan pergantian sistemnya dengan kita matikan ADAS bawaan dari mobilnya," jelas Rudy Dikairono, Dosen Departemen Teknik Elektro ITS.

Pengembangan sistem otonom ini dirancang agar mobil dapat beroperasi fleksibel dalam mode manual maupun otomatis secara mandiri. "Kami ingin menghadirkan solusi otonom yang lebih inklusif dan terjangkau," ungkap Rudy Dikairono, Pakar Robotika dan Sistem Cerdas ITS.

Teknologi yang diusung mengaplikasikan konsep modular berbekal sensor Light Detection and Ranging (LiDAR) serta Global Positioning System (GPS) pemetaan untuk membaca lingkungan sekitar. "Sistem kami membuat mobil mampu mengenali lingkungan dan menentukan rute secara mandiri," papar Rudy Dikairono, Dosen Departemen Teknik Elektro ITS.

Uji coba sistem telah dilakukan di area kampus ITS, di mana kendaraan mampu merespons hambatan di jalan secara adaptif sesuai aturan regulasi lokal. "Kami terus meningkatkan aspek keamanan agar kendaraan semakin responsif terhadap kondisi jalan," tutur Rudy Dikairono, Manajer Senior STP ICT dan Robotika ITS. Pengembangan tahap berikutnya akan difokuskan pada kemampuan manuver menyalip dan pengaturan kecepatan otomatis, serta perluasan ke sektor industri dan pertanian.

"Kami terbuka untuk kolaborasi dengan industri agar inovasi ini bisa diimplementasikan lebih luas," ungkap Rudy Dikairono, Pakar Robotika dan Sistem Cerdas ITS.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang