Pengurus Provinsi PABSI Jawa Barat mengukuhkan dominasi dalam Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior Pupuk Indonesia 2026. Kejuaraan nasional yang berlangsung di Hotel Khas Semarang, Jawa Tengah, tersebut resmi ditutup pada Jumat (24/7/2026).
Dua atlet Jawa Barat, Raihan Adesta Putra Perdana dan Arsya Dewi Saputera, sukses merebut gelar The Best Lifter di kelompok remaja, seperti dilansir dari Bola.
Raihan Adesta Putra Perdana tampil mendominasi di kelas 75 kilogram putra dengan menyapu bersih tiga medali emas. Ia mencatatkan angkatan snatch 147 kilogram, clean and jerk 172 kilogram, serta total angkatan 319 kilogram.
Prestasi serupa diraih Arsya Dewi Saputera pada sektor putri kelas 53 kilogram. Arsya mengamankan tiga medali emas lewat angkatan snatch 65 kilogram, clean and jerk 90 kilogram, dan total 155 kilogram.
Dominasi Jawa Barat berlanjut di kategori junior putra melalui Muhammad Rizal Abdillah yang tampil di kelas 60 kilogram. Atlet yang pernah mengamankan emas Asian Youth Games 2025 di Manama, Bahrain, tersebut mengukir snatch 111 kilogram, clean and jerk 135 kilogram, dan total 246 kilogram untuk menyapu tiga emas.
Sementara itu, predikat lifter terbaik junior putri diraih oleh atlet Jawa Timur, Amel Candra Novitasari, di kelas 57 kilogram. Amel mencatatkan snatch 81 kilogram, clean and jerk 98 kilogram, serta total angkatan 182 kilogram.
Atas deretan pencapaian individu tersebut, Pengprov PABSI Jawa Barat dinobatkan sebagai Pengprov Terbaik pada edisi Kejurnas tahun ini.
Ajang Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior Pupuk Indonesia 2026 ini diikuti sebanyak 297 peserta yang mencakup atlet serta ofisial dari 23 provinsi. Rincian persaingan melingkupi 105 atlet di kategori remaja dan 115 atlet pada kategori junior.
Kategori remaja putra mempertandingkan kelas 56 kg, 60 kg, 65 kg, 70 kg, dan +70 kg. Kategori remaja putri melingkupi kelas 45 kg, 49 kg, 53 kg, 57 kg, serta +57 kg.
Adapun kategori junior putra memperlombakan kelas 60 kg, 65 kg, 70 kg, 75 kg, dan +75 kg, sedangkan junior putri mempertandingkan kelas 49 kg, 53 kg, 57 kg, 61 kg, hingga +61 kg.
Sekretaris Jenderal PB PABSI, Djoko Pramono, memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas para atlet muda yang ditandai dengan maraknya pemecahan rekor nasional.
Mengapa kami senang, karena mereka adalah penerus dari Rizki Juniansyah, Eko Yuli Irawan, serta para lifter senior lainnya yang saat ini berada di Pelatnas, kata Djoko Pramono.
Djoko menambahkan bahwa lifter peraih predikat terbaik dalam Kejurnas ini diprioritaskan masuk ke Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
Jadi sudah pasti mereka adalah prioritas pertama jika kita menyiapkan lifter-lifter ke berbagai event internasional. Atlet yang meraih gelar The Best yang akan ke Pelatnas, tegas Djoko.






