Ajang bulutangkis China Open 2026 resmi memasuki babak pamungkas pada Minggu, 26 Juli 2026. Laga penentu gelar juara di turnamen BWF World Tour level Super 1000 ini digelar di Olympic Sports Centre Gymnasium, Changzhou, sebagaimana dilansir dari Papanskor.
Rangkaian pertandingan puncak dijadwalkan bergulir mulai pukul 12.00 WIB atau pukul 13.00 waktu setempat. Seluruh partai final dari lima sektor akan berlangsung secara berurutan di lapangan 1.
Partai pembuka menyajikan duel sesama wakil tuan rumah di sektor ganda campuran. Pasangan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping berhadapan dengan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. Feng/Huang berpeluang mencetak sejarah dengan meraih gelar juara tiga kali berturut-turut di ajang ini.
Pertandingan kedua berlanjut ke sektor ganda putri. Pasangan tuan rumah unggulan pertama, Liu Sheng Shu/Tan Ning, bertanding melawan ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Liu/Tan berupaya mempertahankan gelar sekaligus meneruskan dominasi wakil China di sektor ini sejak 2019.
Sektor Tunggal Putri dan Tunggal Putra
Laga ketiga menampilkan pertarungan sektor tunggal putri antara Chen Yu Fei dari China melawan Akane Yamaguchi asal Jepang. Chen Yu Fei mengejar gelar pertama China Open sepanjang kariernya, sedangkan Akane berambisi mengulang sukses yang pernah diraihnya pada 2017.
Sektor tunggal putra di partai keempat dipastikan memunculkan juara baru setelah bertumbangannya para pemain unggulan. Pebulu tangkis senior asal Taiwan, Chou Tien Chen (36 tahun), bertanding melawan wakil Prancis, Toma Junior Popov (26 tahun). Kedua pemain belum pernah merengkuh trofi di turnamen level Super 1000.
Fajar/Fikri Pertahankan Gelar Ganda Putra
Partai penutup menghadirkan laga final ideal di sektor ganda putra yang mempertemukan unggulan kedua asal Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, melawan unggulan pertama dari Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Pasangan Fajar/Fikri bertekad mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Saat pertama kali dipasangkan pada edisi lalu, Fajar/Fikri keluar sebagai juara usai mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, sekaligus mengakhiri dahaga gelar Indonesia di sektor ganda putra China Open sejak 2019.
Pertemuan ini menjadi ulangan laga final Japan Open 2025 Super 750 pekan lalu, yang saat itu dimenangkan oleh pasangan Fajar/Fikri.






