Sebanyak 12 wakil Indonesia siap memburu kemenangan di turnamen bulutangkis Hongkong Open 2025. Turnamen BWF World Tour level Super 500 ini resmi dimulai pada Selasa (9/9/2025). Dikutip dari Papanskor, para wakil Indonesia tersebut tersebar di empat sektor pertandingan.
Sektor yang diikuti meliputi tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, tanpa adanya perwakilan di tunggal putri. Hari pertama turnamen yang digelar sejak tahun 1982 ini akan menyajikan babak kualifikasi serta babak 32 besar. Berdasarkan data dari bwfbadminton.com, terdapat enam wakil Indonesia yang langsung turun bertanding.
Sektor tunggal putra akan mengawali perjuangan melalui Mohammad Zaki Ubaidillah. Pemain yang akrab disapa Ubed ini dijadwalkan menghadapi wakil tuan rumah, Jason Gunawan, pada laga kualifikasi di match 1 lapangan 1.
Masih di lapangan yang sama, pasangan ganda putra non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga akan berlaga. Finalis Hongkong Open tahun lalu ini menantang pasangan Denmark, William K Boe/Christian F Kjaer, pada match 9. Beralih ke lapangan 2, pasangan baru ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari bakal melakoni debut. Mereka dijadwalkan bersua dengan wakil Taiwan, Teng Chun Hsun/Yang Chu Yun, pada match 7.
Ganda putri Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, akan menghadapi ujian berat di lapangan 3. Pasangan baru ini ditantang oleh ganda putri asal China, Chen Qing Chen/Keng Shu Liang, pada match 12. Sementara itu, sebuah perang saudara langsung tersaji di sektor ganda putri pada match 8 lapangan 4. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum harus saling jegal dengan senior mereka, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Apriyani Rahayu.
Pertemuan prematur ini memastikan salah satu wakil Indonesia langsung tersingkir di babak awal. Di sisi lain, situasi ini juga menggaransi satu tiket bagi tim Merah Putih untuk melaju ke babak 16 besar. PBSI diketahui baru saja melakukan perombakan besar-besaran di sektor ganda putri pelatnas. Hongkong Open 2025 menjadi panggung perdana bagi tiga pasangan baru, sekaligus momen bersatunya kembali duet Apriyani Rahayu/Siti Fadia.






