Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar/Felisha, menampilkan performa luar biasa pada babak perempat final SEA Games 2025. Pertandingan tersebut berlangsung di Gymnasium 4, Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand, pada Jumat (12/12). Seperti dikutip dari Papanskor, Jafar/Felisha berhasil menundukkan pasangan asal Myanmar, Hein Hut/Thet Htar Thuzar.
Mereka mengamankan kemenangan lewat skor mencolok 21-8 dan 21-5. Hasil meyakinkan ini mengantarkan Jafar/Felisha melangkah ke babak semifinal. Kemenangan tersebut sekaligus menjaga harapan tim Merah Putih untuk membawa pulang medali dari nomor perorangan.
Pencapaian ini menjadi titik balik penting setelah performa kurang meyakinkan pada laga perdana, Kamis (11/12/2025). Saat itu, ganda campuran unggulan ketiga ini hampir tersingkir ketika menghadapi Wesley Koh/Li Zheng Yan dari Singapura.
Pada laga pembuka tersebut, Jafar/Felisha sempat kehilangan game pertama dengan skor tipis 19-21. Mereka kemudian bangkit pada game kedua dengan keunggulan 21-8, sebelum akhirnya menyudahi laga sengit di game ketiga dengan skor 21-19. Jafar yang kini berusia 22 tahun dan Felisha yang berumur 20 tahun menjadi satu-satunya tumpuan Indonesia pada sektor ganda campuran. Pasangan Merah Putih lainnya sudah gugur terlebih dahulu.
Amri Syahnawi/Nita Violina harus angkat koper lebih awal pada pertandingan pertama. Mereka dipaksa menyerah oleh wakil Singapura, Terry Hee/Yin Yujia, melalui dua game langsung 18-21 dan 14-21. Pada babak semifinal, Jafar/Felisha akan menantang wakil tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Pasangan Thailand ini merupakan unggulan kedua turnamen sekaligus menempati peringkat 3 dunia.
Dechapol/Supissara melenggang ke semifinal setelah menghentikan perlawanan ganda campuran Malaysia. Mereka mengalahkan Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin dengan skor akhir 21-12 dan 21-15.
Kekuatan Skuad Indonesia di Nomor Perorangan
Indonesia mengirimkan total 10 wakil untuk bertarung pada nomor perorangan bulutangkis SEA Games 2025. Setiap sektor diwakili oleh dua pasangan atau pemain.
Sektor tunggal putra mengandalkan Alwi Farhan yang menjadi unggulan kedua, serta Moh Zaki Ubaidillah. Langkah Alwi akan mendapat tantangan berat dari unggulan pertama asal Singapura, Loh Kean Yew. Pada sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani ditempatkan sebagai unggulan teratas.
Juara tersebut ditemani oleh pemain debutan, Ni Kadek Dinda Amarthya Pratiwi. Sektor ganda putra bertumpu pada Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani serta Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando. Sementara ganda putri diperkuat oleh Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilyssa Trias Puspitasari.







