Jeff Bezos dan Leonardo DiCaprio Rilis Proyek USD 200 Juta untuk Satwa

7 Agustus 2026, 03:33 WIB

Inisiatif pemulihan lingkungan baru bertajuk Phoenix Species Project resmi diluncurkan untuk menyelamatkan 100 jenis satwa yang terancam punah, termasuk trenggiling yang habitatnya tersebar di Indonesia, seperti dilansir dari Detik iNET.

Pendanaan awal proyek filantropi ini mencapai USD 200 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Angka tersebut mencatatkan rekor sebagai komitmen filantropis terbesar yang didedikasikan khusus untuk pemulihan spesies terancam punah.

Suntikan dana tersebut bersumber dari yayasan Bezos Earth Fund yang dikepalai oleh Jeff dan Lauren Sanchez Bezos, serta organisasi Re:Wild milik aktor Leonardo DiCaprio.

Program pemulihan ini dirancang untuk mendampingi keberlangsungan hidup mamalia, amfibi, reptil, burung, ikan, invertebrata, hingga tumbuh-tumbuhan dari 30 negara, dengan rentang habitat dari wilayah lautan sampai dataran vulkanik.

Pelaksanaan inisiatif ini mengedepankan kolaborasi bersama masyarakat adat, komunitas lokal, ilmuwan, serta aktivis lingkungan. Langkah operasional yang disiapkan meliputi penangkaran konservasi, restorasi habitat asli, penanganan penyakit, dan penanganan spesies invasif.

Komisi Kelangsungan Spesies dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) turut dilibatkan untuk memberikan sokongan ilmiah. Lembaga IUCN mencatat saat ini ada lebih dari 49.000 spesies masuk dalam kategori terancam punah.

Daftar Satwa yang Menjadi Prioritas

Proyek pemulihan ini menyasar sejumlah spesies spesifik di berbagai belahan dunia:

  • Sifaka mahkota emas (lemur asal Madagaskar)
  • Salamander hijau Hickory Nut Gorge (penghuni pohon tanpa paru-paru di Carolina Utara)
  • Babi kutil Visayan (satwa endemik Filipina)
  • Tikus Cozumel (satwa endemik pulau di lepas pantai Semenanjung Yucatán, Meksiko)
  • Iguana darat merah muda (satwa yang hanya hidup di Gunung Berapi Wolf, Kepulauan Galapagos)
  • Trenggiling Malaya atau Trenggiling Sunda (satwa endemik Asia Tenggara)
  • Kura-kura panekuk (satwa asal Tanzania dengan cangkang pipih dan fleksibel)
  • Katak harlequin 'starry night' (satwa bercorak mirip langit malam dari pegunungan Kolombia)
  • Ekidna berparuh panjang Attenborough (mamalia bertelur dari Pulau Papua)

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang