Penyerang muda Timnas U23 Indonesia, Jens Raven, mengukir catatan spektakuler dalam karier internasionalnya. Pemain naturalisasi asal Belanda tersebut menunjukkan konsistensi tinggi dalam urusan membobol gawang lawan pada ajang resmi bersama skuad Garuda kelompok umur. Dikutip dari Papanskor, penyerang yang memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah, Bjorn Raven, ini resmi memegang paspor Indonesia sejak 27 Juni 2024.
Garis keturunan tersebut berasal dari neneknya, Willy Maudy Baumgarten, yang lahir di Yogyakarta pada 6 April 1944. Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Jens Raven tercatat selalu mencetak gol dalam empat turnamen resmi yang ia ikuti. Karena usianya yang baru akan menginjak 20 tahun pada 12 Oktober 2025, ia lebih banyak bermain untuk tim kelompok umur mulai dari U19, U20, hingga U23.
Ketajaman Raven dimulai saat melakoni debut resmi bersama Timnas U19 Indonesia di Piala AFF U19 2024 di Surabaya. Di bawah arahan pelatih Indra Sjafri kala itu, ia tampil penuh dalam lima pertandingan dan mengemas 4 gol, termasuk gol tunggal di laga final yang membawa Indonesia menjadi juara.
Tren positif tersebut berlanjut ke kualifikasi Piala Asia U20 2025 pada September 2024 di Stadion Madya Jakarta. Pemain didikan SV Nootdorp dan Dordrecht ini mencetak 3 gol dari tiga laga saat melawan Maladewa, Timor Leste, dan Yaman. Pada putaran final Piala Asia U20 2025 di China, Raven kembali menjadi tumpuan di lini depan. Skuad Garuda memang menelan kekalahan 1-3 dari Uzbekistan di fase grup, namun Raven berhasil mencetak satu-satunya gol bagi Indonesia di turnamen tersebut.
Kini, Jens Raven naik kelas ke Timnas U23 Indonesia di bawah asuhan pelatih Gerald Vanenburg. Turnamen Piala AFF U23 2025 yang digelar di DKI Jakarta mulai Selasa, 15 Juli, menjadi panggung baru bagi kekasih pemain Timnas Putri Indonesia, Estella Loupatty ini. Pada pertandingan pertama Grup A di Stadion Gelora Bung Karno, Raven langsung mencatatkan debut luar biasa melawan Brunei Darussalam. Ia sukses menyarangkan 6 gol dalam satu pertandingan sekaligus membawa total koleksinya menjadi 14 gol dari empat turnamen resmi.
Torehan 6 gol yang dicetak pemain baru Bali United ini langsung melewati catatan para peraih gelar top skor pada edisi-edisi sebelumnya. Sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 2005, jumlah gol tertinggi seorang top skorer hanya mentok di angka 3 gol, seperti yang terjadi pada edisi 2019, 2022, dan 2023. Produktivitas gol pada edisi-edisi terdahulu cenderung merata karena mayoritas gol dalam satu laga dicetak oleh pemain yang berbeda.
Sebagai contoh, saat Kamboja menang 5-0 atas Brunei pada fase grup edisi 2023, lima gol tersebut disumbangkan oleh empat pemain berbeda. Rasio gol per pertandingan pada Piala AFF U23 2025 kali ini juga mencatatkan angka tertinggi dengan 5 gol per laga dari empat pertandingan awal. Angka ini melampaui rekor rasio tertinggi sebelumnya sebesar 4,5 gol per laga pada edisi 2005 silam.
Sebagai perbandingan, statistik produktivitas pada edisi 2019 hanya menyentuh 2,13 gol per laga, kemudian meningkat menjadi 2,79 gol pada 2022, dan mencapai 2,94 gol per laga pada edisi 2023.
Melalui ledakan performa di awal turnamen ini, Jens Raven berpeluang besar menyamai prestasi Marinus Wanewar. Skuad Garuda sebelumnya baru sekali menempatkan wakilnya sebagai top skor turnamen lewat Marinus Wanewar pada edisi 2019 dengan koleksi 3 gol. Saat itu, Marinus berbagi gelar pencetak gol terbanyak bersama Saringkan Promsupa dari Thailand dan Tran Danh Trung dari Vietnam. Sesuai jadwal, kompetisi yang juga dikenal dengan nama Piala ASEAN U23 2025 ini akan berlangsung hingga 29 Juli mendatang.






