Krisis lini belakang mengancam Liverpool menjelang bergulirnya musim baru Liga Inggris 2026/2027. Bek serbabisa Joe Gomez dipastikan harus menepi akibat cedera otot yang didapatnya dalam laga pramusim, sebagaimana dilansir dari Bola.
Masalah fisik tersebut dialami Gomez saat memperkuat The Reds pada pertandingan uji coba melawan Sunderland di Nashville. Pemain asal Inggris itu terpaksa ditarik keluar dan hanya sempat merumput selama delapan menit.
Dampak dari masalah otot itu membuat Gomez diparkir saat Liverpool meraih kemenangan 1-0 atas Wrexham. Tim medis memproyeksikan sang pemain bakal mengorbankan laga pembuka Premier League menghadapi Newcastle United pada 23 Agustus mendatang.
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mengonfirmasi bahwa cedera sang pemain terdeteksi sejak Gomez merasakan rasa tidak nyaman di lapangan. Iraola menyebut masa pemulihan sang pemain membutuhkan waktu yang tidak singkat.
"Joe mengalami cedera otot. Itu sudah terlihat jelas karena dia langsung mengeluh setelah merasakannya, jadi dia akan absen selama beberapa pekan," ujar Iraola.
Juru taktik asal Spanyol tersebut mengestimasi proses rehabilitasi Gomez memakan waktu hingga satu bulan. Ia memprediksi tipis kemungkinan sang pemain pulih tepat waktu sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Sulit menentukan waktunya. Biasanya sekitar satu bulan. Kalau pemulihannya berjalan sangat baik mungkin sedikit lebih cepat, tetapi jika tidak berjalan sesuai harapan bisa lebih lama," tutur Iraola.
"Cedera ini tidak terlalu parah, tetapi saya rasa mustahil dia siap untuk awal musim karena waktunya sudah sangat dekat," lanjut Iraola.
Kondisi ini mempergenting situasi lini pertahanan Liverpool. Pilihan pemain di sektor bek tengah kian terbatas setelah kepindahan Ibrahima Konate ke Real Madrid dan Virgil van Dijk yang masih menikmati masa libur pasca-Piala Dunia.
Pemain anyar Jeremy Jacquet juga belum dipastikan tampil lantaran masih memulihkan cedera bahu. Sepanjang pramusim, staf pelatih terpaksa mempromosikan sejumlah pemain muda untuk mengisi pos pertahanan utama.
"Anda bisa melihat dalam beberapa pertandingan terakhir bahwa kami memang sangat kekurangan pemain di posisi bek tengah," kata Iraola.
Minimnya opsi di lini belakang membuat tim pelatih mengandalkan deretan pemain muda seperti Mor Talla Ndiaye, Ifeanyi Ndukwe, hingga Luke Chambers untuk mengawal area pertahanan.
"Kami masih belum memiliki Virgil. Bek tengah yang tersedia saat ini hanya Mor Talla Ndiaye dan Ifeanyi Ndukwe yang baru berusia 18 tahun. Luke Chambers juga bermain di sana meski bukan bek tengah murni, dan dia tampil sangat baik," kata Iraola.
"Sampai beberapa pemain kembali, Jeremy sudah hampir siap bermain. Kami juga akan segera mendapatkan kembali Virgil, dan saya senang melihat para pemain muda tetap tampil tenang serta solid di lini belakang," tutup Iraola.







